Regional

Zuraida Hanum Pembunuh Hakim Jamaluddin Terus Menangis Dituntut Hukuman Penjara Seumur Hidup

Zuraida Hanum, otak pembunuhan hakim Jamaluddin dituntut hukuman penjara seumur hidup. Zuraida Hanum nampak meneteskan air mata saat jaksa membacakan tuntutannya. Tuntutan dibacakan dalam sidang kasus pembunuhan hakim Jamaluddin yang digelar melalui video conference Rabu (10/6/2020) sebagai antisipasi penularan virus corona (Covid 19).

Tuntutan tersebut dibacakan di hadapan majelis hakim Erintuah Damanik. Zuraida Hanum nampak menundukkan kepalanya. Pandangannya kosong, seolah pasrah.

Ia juga nampak sesekali mengusap air matanya dengan tisu. Ia tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Sebelum jaksa sampai pada kesimpulan dan tuntutan, terlihat Zuraida Hanum berusaha kembali tegar.

Ia fokus mengikuti persidangan. DiketahuiZuraidaHanum, dituntuthukuman seumur hidup oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Parada Situmorang. Zuraida Hanum dituntut bersama sama dua eksekutor lainnya.

Menurut Jaksa, ketiga terdakwa tersebut telah tega menghilangkan nyawa korbanJamaluddinselaku Hakim Pengadilan Negeri Medan. Dalam nota tuntutannya, tim jaksa tidak menemukan hal yang meringankan pada diri ketiga terdakwa. Dalam sidang sebelumnya, Jumat (15/5/2020), terungkap alasanJefri Pratama (42) membanduZuraidaHanummembunuh hakimJamaluddin.

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Erintuah Damanik, Jefri Pratama mengaku sangat sayang denganZuraidaHanum, istri dari hakimJamaluddin. Jefri juga merasa tidak tega melihatZuraidaHanumyang kerap curhat karena merasa tertekan dengan perilaku hakimJamaluddin. "Saya sayang sama dia (Zuraida Hanum) Yang Mulia," katanya.

Selain faktor sayang dan tak tega, Jefri juga mengaku dijanjikan sesuatu olehZuraidaHanum. "Yang pertama kasihan, kedua karena saya sayang, ketiga saya dijanjikan," katanya. Hakim pun kemudian membacakan isi BAP Jefri tentang janji janji yang diberikanZuraidaHanum, antara lain satu unit rumah, mendirikan kantor pengacara, dan umrah.

"Di dalam BAP, kamu dijanjikan akan dibelikan rumah, mobil Pajero Sport putih, dan membuka kantor pengacara, benarkah?" tanya Hakim dan dibenarkan Jefri. Kemudian Jefri pun menceritakan beberapa fakta terkait kejadian pembunuhan tersebut. Setelah batalnya rencana pembunuhan seolah olah serangan jantung, mereka sempat cekcok untuk menentukan apakah membuang mayat hakimJamaluddinatau tidak.

"Jadi setelah ditemukan memar di hidung dan perut,ZuraidaHanummeminta kami membuang mayat itu," katanya Jefri kepada majelis hakim. Namun, Jefri menolak karena tidak sesuai dengan rencana awal. "Saya menolak membuang, karena itu sudah bukan rencana awal lagi, namun Hanum tetap memaksa kami untuk membuang mayat korban," katanya.

Zuraida Hanum meminta kepada Jefri dan Reza Fahlevi (eksekutor lainnya) untuk membuang mayat tersebut ke Berastagi atau Belawan. "Namun kami memilih, untuk membuangnya ke Berastagi. Karena macet kami balik, takut ada razia," katanya. Dipotong oleh Hakim Imanuel Tarigan, setelah kejadian ini, apakah uang yang dijanjikan olehZuraidaHanumsudah diambil, dia menjawab belum.

"Itulah kau kan, kena PHP kau, tadi diketerangannya Zuraida mengatakan kalau mobil dan lain lain itu bisa jadi dikasih bisa jadi tidak," kata Imanuel. Hakim juga mempertanyakan apakah terdakwa merasa dimanfaatkan? "Tidak Yang Mulia," ucap Jefri.

"Kau sarjana hukum, caleg, anggota OKP, tapi kau kenapa mau disuruh membunuh," kata Hakim. Hakim pun membandingkan Jefri Pratama dengan Liber Junianto Hutasoit, mantan sopirZuraidaHanumyang sebelumnya menjadi saksi. "Hutasoit, orang Tanjung Morawa, sekolah enggak jelas, tapi dia enggak mau membunuh, diambilnya saja uangnya. Ini kau, udah uang enggak dikasih, membunuh lagi," kata Imanuel.

Hakim juga kembali mempertanyakan Jefri apakah masih ingin melanjutkan rencana permikahan denganZuraidaHanumsetelah membunuh hakimJamaluddin. "Iya Yang Mulia, rencananya seperti itu," jawab Jefri. Kemudian hakim pun mempertanyakan faktor perceraian Jefri dengan istrinya.

"Kau menceraikan istrimu karena si Zuraida inikan? Kamu menceraikannya pada bulan delapan, dan kamu dekat denganZuraidaHanumsejak pertengahan tahun 2019," kata Hakim. "Kemudian tadi kamu jelaskan sudah sering berhubungan badan, apakah itu juga menjadi pengaruh kamu menceraikan dan membunuh Hakim?" kejar hakim Namun hal itu dibantah Jefri.

Ia mengatakan bahwa perceraian dengan istrinya tidak ada hubungannya. Terungkap juga di persidangan, bahwa Jefri danZuraidaHanumsering berhubungan intim. Bahkan pernah melakukan perbuatan terlarang itu di dalam mobil di daerah Johor.

Hal itu terungkap saat Hakim anggota Imanuel Tarigan menyinggung adanya hubungan intim antaraZuraidaHanumdengan Jefri Pratama. "Kamu pernah berhubungan suami istri dengan Zuraida? Kamu jujur, soalnya ini di BAP kamu sudah jelas," kata Imanuel Tarigan. Hal tersebut dibenarkan oleh Jefri.

"Iya, yang mulia, pernah," katanya. Selanjutnya diungkap hakim Imanuel, bahwa Jefri dan Zuraida sudah sering melakukan hal tersebut. Kemudian ditambahkan ketua majelis hakim Erintuah Damanik dengan mengatakan keduanya juga pernah melakukan hubungan intim di dalam mobil.

"Sudah ada lima kali lebih saya melakukan hubungan badan itu dengan Zuraida," kata Jefri. "Sempat juga kalian melakukan itu di dalam mobil kan? Jujur saja kalian," ucap Erintuah. "Iya pak Hakim, pernah kami bermain di Johor," aku Jefri.

Selanjutnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Parada Situmorang juga menyinggung frekuensi hubungan intim keduanya. "Lupa pak, tapi lima kali lebih," kata Jefri. JPU kemudian mempertanyakan apakah itu menjadi alasan untuk membunuh, namun Jefri menampiknya.

Ia mengaku hanya iba melihat Zuraida tertekan oleh suaminya.

Berita Terkait

Fakta Baru PNS Dinas hingga Kini Sehat Tegas Bupati Beri Hukuman Ini buat 2 PNS Pingsan di Mobil

Nurofia Fauziah

Ini Penjelasan Gubernur Khofifah Kasus Covid-19 di Jawa Timur Tertinggi di Indonesia

Nurofia Fauziah

Remaja di Gresik Tewas Tersengat Listrik di Penggilingan Padi

Nurofia Fauziah

Potensi Gelombang Tinggi Lebih dari 2 Meter Peringatan Dini BMKG Kamis 18 Juni 2020 di Lombok

Nurofia Fauziah

Pembunuh Perangkat Desa di Kebumen Ini Akhirnya Ditangkap 6 Tahun Jadi Buron

Nurofia Fauziah

Pasien Covid-19 di Tasikmalaya Ini Diduga Terpapar di Lembang Sehari Dirawat Lalu Meninggal

Nurofia Fauziah

Ngaku menuju Keluarga Sudah Sembuh Pria Positif Corona Nekat Mudik & Main Voli di Kampung

Nurofia Fauziah

Video Detik-detik Tri Risma Tumbang | Suami Paksa Istri Bersetubuh dengan Tetangga POPULER Regional

Nurofia Fauziah

Waspada Potensi Tinggi Gelombang Capai 2 Meter Info BMKG Peringatan Dini Rabu 3 Juni 2020 di Lombok

Nurofia Fauziah

Seorang Dokter RSUD Soetomo Surabaya Meninggal dengan Indikasi Covid-19 IDI kembali Berduka

Nurofia Fauziah

Sempat Berlindung Pakai Sepeda Kesaksian Warga Lihat Pak RT Duel dengan Tetangganya Hingga Tewas

Nurofia Fauziah

1.573 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Longsor di Sukajaya & Cigudeg Rampung Dibangun

Nurofia Fauziah

Leave a Comment