Nasional

Vox Point Indonesia Soroti Data Penerima Bansos Diskusi Virtual

Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Vox Point Indonesia menyoroti permasalahan terkait penyaluran bantuan sosial di masa pandemi Covid 19. Ketua Umum Vox Point Indonesia, Yohanes Handojo Budhisedjati mengatakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dinilai belum valid. Sehingga menurut Yohanes Handojo Budhisedjati data perlu diperbaharui agar bansos tepat sasaran.

“Inilah persoalan yang terjadi, yakni tidak adanya kesesuaian data milik pemerintah sehingga banyak bantuan sosial tidak tepat sasaran,” ujarnya, sebagai narasumber dalam Diskusi Politik (Dispol) Vox Point Indonesia Seri 16 melalui zoom meeting, Kamis (28/5/2020). Ia menyebut tidak adanya sinkronisasi dan update data di pemerintah menyebabkan penyaluran bansos itu tidak tepat waktu dan salah sasaran. Bahkan, kata dia, ada warga yang mestinya tidak berhak mendapat bantuan tapi malah menerima.

“Sehingga yang dibutuhkan saat ini adalah pemerintah dari tingkatan paling bawah merevisi dan mengupdate kembali data penduduk, sehingga bantuan apa pun dari pemerintah tepat sasaran,” ujarnya. Handojo, Vox Point Indonesia telah meminta semua jajaran pengurus baik di tingkat nasional, daerah dan wilayah untuk ikut memantau, memonitor masalah bansos serta mengusulkan perbaikannya kepada pihak yang tepat. “Vox Point Indonesia harus ikut kawal, bisa langsung ke para pengurus di lingkungan yang mendata atau ke Ketua RT dan RW. Kami berharap data data warga penerima bansos sesuai yang diinginkan Presiden Jokowi,” ungkapnya.

Handojo mengungkapkan persoalan yang ditemukan yakni sering terjadinya benturan kebijakan. Kemudian ia menilai tidak ada sinkronisasi antar kementerian, antar pemerintah pusat dan daerah sehingga membuat masyarakat bingung. Ia menyebut pandemi Covid 19 mestinya menjadi momentum yang baik untuk berkolaborasi dan saling tolong menolong, bukan malah saling menjatuhkan.

“Sebenarnya bantuan sosial dari pemerintah sangat mulia karena tujuannya jelas untuk bantu warga. Tapi, diduga ada pihak tertentu yang ingin memanfaatkan dengan mengklaim sebagai bantuan yang berasal dari kelompok tertentu. Kemudian tidak adanya. Ini sesungguhnya yang sangat merugikan kredibiltas Pemerintah Pusat,” ujarnya. Vox Point Indonesia memberikan rekomendasi agar bantuan sosial harus dikelola berdasarkan lima pilar yang disingkat TARIF. TARIF adalah singkatan dari Tranparan, Accountable, Resposibilty, Independency, Fairness.

Dispol ini mengangkat tema: Bansos Pandemi Covid 19, Bencana atau Berkah?. Diskusi tersebut dihadiri tiga narasumber yakni Ketua Umum Vox Point Indonesia Yohanes Handojo Budhisedjati, Pengamat Sosial Politik Ray Rangkuti dan Tim Teknis Menteri Sosial RI Restu Hapsari. Peserta adalah para pengurus dan anggota Vox Point Indonesia dari seluruh Indonesia dan masyarakat umum.

Berita Terkait

Masyarakat Diimbau Pakai Masker Kain Saat di Luar Rumah Bisa Tangkal Virus Corona hingga 70 Persen

Nurofia Fauziah

Ida Fauziyah Resmikan Inkubasi Bisnis di BBPPK & PKK Lembang

Nurofia Fauziah

Juliari hingga Tim Menteri Ekonomi Disebut Berpeluang Direshuffle oleh Jokowi Terawan

Nurofia Fauziah

Beredar Surat Tahanan Kepada Pimpinan KPK Minta Disediakan Kompor & Kulkas Agar Makanan Tidak Basi

Nurofia Fauziah

BIN Tidak Lagi di Bawah Koordinasi Kemenko Polhukam Sejak 3 Juli 2020

Nurofia Fauziah

‎Kepala BSSN : Silakan Gabung dengan Kami di STSN, Belajar Empat Tahun Free

Nurofia Fauziah

Djoko Tjandra Diduga Pakai Paspor Palsu atau Masuk melalui Jalur Tikus Jika betul Sudah di Indonesia

Nurofia Fauziah

Kemenkumham ‘Diserbu’ 2406 5 Instansi & 10 Formasi Paling Banyak Dilamar Pendaftar CPNS 2019

Nurofia Fauziah

Cek Nama Anda Disini! BIN Rilis Nama-Nama yang Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2019

Nurofia Fauziah

Setelah Melahirkan Diperkosa Mertua Bocah 13 Tahun di Denpasar Diperkosa Sepupu hingga Hamil

Nurofia Fauziah

Presiden Jokowi dan Agus Rahardjo Cs Diminta Duduk Bersama Bahas Nasib KPK

Nurofia Fauziah

Leave a Comment