Internasional

Viral Pemilik Butik Terancam Dipenjara Setahun karena Pemotretan Gaun Pengantin di Pemakaman

Kisah viral hari ini, tentang pemotretan yang menggunakan lahan pemakaman di Batu Pahat, Johor, Malaysia. Meski telah meminta maaf, namun pemilik butik kini justru terancam hukuman satu tahun penjara. Berikut klarifikasi dari pemilik butik soal pemotretan gaun miliknya di lingkungan pemakaman.

Berniat mencari sesuatu yang unik, pemotretan di pemakaman justru berujung berurusan dengan hukum. Di awal November 2019 beredar foto viral pemotretan gaun pernikahan. Namun ada yang berbeda dari sesi pemotretan tersebut.

Rupanya kegiatan pemotretan untuk bridal gaun penikahan ini menggunakan lahan pemakaman. Bahkan beberapa foto pun didapat setelah sempat menginjak injak beberapa makam. Dilansiroleh World of Buzz, Sabtu (9/11/2019), pemotretan tersebut dilakukan di lokasi pemakaman Batu Pahat, Johor, Malaysia.

Setelah ditelusuri rupanya pemotretan tersebut dilakukan untuk kepentingan sebuah butik gaun pengantin. Sadar beberapa fotonya akhirnya viral di sosial media Twitter, sang pemilik butik langsung meminta maaf. Sayangnya permintaan maaf sang pemilik butik tak bisa diterima begitu saja.

Kini semua orang yang terlibat dalam foto pemotretan tersebut harus berurusan dengan pihak berwajib. Seperti diberitakan sebelumnya, kegiatan tersebut menjadi viral setelah menggunakan lahan pemakaman sebagai tempat pemotretan. Nampak beberapa model pun berfoto di atas pusara makam.

Bahkan ada pula yang demi mendapatkan foto bagus, sang model pun tidur di antara dua makam. Sedangkan sang pengambil gambar pun harus menginjak makam demi mendapatkan foto dari atas. Sontak setelah beredarnya foto tersebut, banyak warganet yang memberi kritik pedas.

Bahkan beberapa hujatan pun ditujukan pada beberapa orang yang turut melakukan pemotretan tersebut. Termasuk pemilik akun Twitter @chrissytwittwit yang menuliskan rasa keberatannya atas kegiatan pemotretan tersebut. Dilansir World of Buzz, pengguna Twitter @chrissytwittwit membagikan foto foto itu pada tanggal 5 November 2019 lalu.

Dengan menggunakan Bahasa Melayu, ia menulis keterangan foto yang berarti: "Bod*h. Tak ada tempat lain untuk pemotretan? Tidak menghormati tanah pekuburan orang, milik umat Kristiani pula.

Orang orang mau melakukan apapun hanya untuk dapat perhatian. Kalau kau duduk di atas kuburan keluarga aku, akan kucari kau!" Usai postingan tersebut semakin ramai hingga diretweet lebih dari 24 ribu kali, Nur Amirah sang pemilik butik pun angkat suara.

Melalui unggahannya Nur Amirah meminta maaf kepada para netizen. Dirinya pun mengatakan akan bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi. "Saya ingin minta maaf pada semua lapisan masyarakat, entah itu Muslim atau non Muslim.

Tapi terutama bagi umat Kristen, saya minta maaf telah mengunggah foto foto itu di media sosial, ucapnya. Lebih lanjut Nur Amirah mengaku ia tak memiliki niat untuk menyinggung siapa pun. Ia pun tak menyangka jika harus mendapat berbagai hujatan pedas dari para netizen.

Saya akan bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi." "Jangan salahkan atau libatkan para model dan fotografer." Dalam sebuah wawancara dengan Harian Metro, Amirah menjelaskan mengapa ia memilih pemakaman sebagai tempat photoshoot.

Nur beralasan hanya ingin membuat fotonya unik. Ia memilih pemakaman karena terinspirasi dari foto yang diambil oleh fotografer Barat. Sayangnya permintaan maaf Nur Amirah tak bisa menghapus kesalahannya begitu saja.

Dilansir The Star, Kepala Departemen Investigasi Kriminal Johor, Md Yusof Ahmad berkata mereka telah memanggil orang orang yang terlibat dan memberi mereka pertanyaan. Namun belum ada yang ditahan. "Sejauh ini belum ada yang ditahan, kami hanya memberi beberapa pertanyaan," ucap Md Yusof Ahmad Kamis (7/11/2019) lalu.

"Meski pemilik butik sudah meminta maaf kepada publik, tapi polisi akan melanjutkan investigasi kasus ini." "Aksi menerobos masuk ke pemakaman agama lain menjadi masalah sensitif," tambahnya. Md Yusof Ahmad berkata pihak yang terlibat bisa dikenai hukuman penjara satu tahun, denda, atau keduanya.

Berita Terkait

Media Asing Soroti Minimnya Kasus Covid-19 di Bali

Nurofia Fauziah

Tikus Jepang pun senang Berendam Air Panas Tak Hanya Manusia

Nurofia Fauziah

Persenjataannya Makin Maju, Korut Kembangkan Hulu Ledak yang Bisa Tembus Rudal Balistik Jepang

Nurofia Fauziah

Festival Lima Langkah Singapura untuk Merayakan Sejarah Chinatown

Nurofia Fauziah

Stadion Olahraga Nasional Jepang Diresmikan di Mana Letak Tempat Obor Olimpiade

Nurofia Fauziah

Wanita Ini Malah Dapat Hasil yang Parah Sudah ludes Rp 25 Juta buat Operasi Kelopak Mata

Nurofia Fauziah

Bayi Perempuan Berusia 4 Hari Berhasil Selamat setelah Dikubur Hidup-hidup oleh Orang Tuanya

Nurofia Fauziah

Bintang Hollywood Leonardo DiCaprio Dituding Pelaku Pembakaran Hutan Amazon

Nurofia Fauziah

Kisah Inspiratif Mahasiswi ini Viral Lulus Kuliah Setelah Lawan Kanker Ganas di Tubuhnya

Nurofia Fauziah

Ia Sudah Dijadikan Umpan Segera Bawa Pergi & Selamatkan Jika Anda Lihat Kucing dengan Cakar Ungu

Nurofia Fauziah

PM Jepang Tegaskan Biaya Hanami April Lalu Adalah Biaya Peserta Sendiri

Nurofia Fauziah

Viral Video Romantis Pemuda Ikuti Tutorial YouTube Buat Origami 24 Mawar Merah buat Pujaan Hati

Nurofia Fauziah

Leave a Comment