Kesehatan

Turunkan Kolesterol Pasca Konsumsi Daging di Hari Raya Idul Adha dengan 10 Makanan Ini

Waspada kolesterol kambuh pasca makan danging di hari kurban! Momen Hari Raya Idul Adha atau kurban kerap kali menjadi momen berkumpul bersama keluarga. Tak hanya berkumpul, Idul Adha juga identik dengan makanan olahan daging yang menggoyang lidah.

Namun kita sering lupa jika makanan yang tersebut bisa memicu naiknya kolesterol. Jika tidak segera dikendalikan kolesterol yang tinggi bisa memicu penyakit stroke hingga serangan jantung. Melansir dari hallosehat.com , dalam tubuh manusia terdapat senyawa kolesterol yang sifatnya mirip dengan lemak.

Senyawa ini hidup secara alami dalam setiap bagian tubuh manusia seperti otak, saraf, otot, usus, hati dan jantung. Kolesterol datang melalui dua sumber, yaitu diproduksi oleh hati atau lewat makanan yang kita konsumsi. Normalnya angka kolesterol yang disarankan para dokter dibawah 200 miligram per desiliter (mg/dl).

Jika kamu melakukan tes kadar kolesterol, pastikan kamu mendapatkan rincian hasil HDL (lemak baik) dan LDL (lemak jahat). Kadar HDL yang baik adalah 60 mg/dl, tapi semakin tinggi angkanya justru semakin baik. Sementara itu kadar LDL yang aman adalah di bawah 100 mg/dl.

Dengan mengatur jenis makanan yang dikonsumsi bisa menurunkan kolesterol dan meningkatkan lemak melalui aliran darah. Menambah makanan yang menurunkan LDL akan membawa kolesterol berbahaya yang berkontribusi pada aterosklerosis. Hal ini bisa menyumbat arteri, ini adalah salah satu cara untuk mencapai diet terendah kolesterol.

Langkah pertama yang mudah untuk menurunkan kolesterol adalah dengan makan semangkuk sereal gandum untuk sarapan. Konsumsi 1 hingga 2 gram serat larut, tambahkan pisang atau stroberi untuk setengah gram lagi. Pedoman nutrisi saat ini merekomendasikan mendapatkan 20 hingga 35 gram serat sehari, dengan setidaknya 5 hingga 10 gram berasal dari serat larut.

Gandum dan biji bijian lainnya dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, terutama melalui serat larut yang mereka berikan. Konsumsi gandum juga akan meningkatkan metabolisme tubuhmu. Kacang sangat kaya serat larut.

Karena kacang membutuhkan waktu untuk tubuh untuk mencerna, yang berarti kamu akan merasa kenyang lebih lama setelah makan. Itulah salah satu alasan mengapa kacang adalah makanan yang bermanfaat bagi orang yang mencoba menurunkan berat badan. Banyak pilihan kacang yang bisa kamu konsumsi, mulai dari navy dan kacang merah hingga lentil, garbanzo, kacang hitam, dan sebagainya.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa makan almond, kenari, kacang tanah, dan kacang kacangan lainnya baik untuk jantung. Makan 2 ons kacang sehari bisa sedikit menurunkan LDL, sekitar 5 persen. Kacang memiliki nutrisi tambahan yang melindungi jantung dengan cara lain.

Kedua sayuran rendah kalori ini adalah sumber serat larut yang baik. Selain itu sayuran ini juga mudah ditemui dan harganya sangat ramah di kantong. Gunakan minyak nabati cair seperti kanola, bunga matahari, safflower, dan lainnya sebagai pengganti mentega, lemak babi, atau mentega.

Minyak nabati dipercaya mampu membantu menurunkan LDL. Buah buahan ini kaya akan pektin, sejenis serat larut yang menurunkan LDL. Selain itu buah buahan ini kaya akan viramin c yang baik untuk tubuh.

Sterol dan stanol diekstraksi dari tanaman, meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap kolesterol dari makanan. Salah satunya terdapat pada yougurt. Selain itu terdapat juga pada margarin dan granola bar hingga jus jeruk dan cokelat.

Zat ini juga tersedia sebagai suplemen. Mendapatkan 2 gram sterol atau stanol per hari dapat menurunkan kolesterol LDL sekitar 10 persen. Makan kedelai atau makanan yang terbuat dari kedelai, seperti tahu dan susu kedelai, pernah disebut sebut sebagai cara ampuh untuk menurunkan kolesterol.

Analisis menunjukkan bahwa efeknya yang lebih sederhana, mengonsumsi 25 gram protein kedelai sehari (10 ons tahu atau 2 ½ cangkir susu kedelai) dapat menurunkan LDL sebesar 5 sampai 6 pesen. Makan ikan dua atau tiga kali seminggu dapat menurunkan LDL dengan dua cara. Pertama dengan mengganti daging, yang memiliki lemak jenuh penambah LDL, dan dengan memberikan lemak omega 3 penurun LDL.

Omega 3 mengurangi trigliserida dalam aliran darah dan juga melindungi jantung dengan membantu mencegah timbulnya irama jantung abnormal. Suplemen menawarkan cara yang paling tidak menarik untuk mendapatkan serat larut. Dua sendok teh psyllium sehari dan obat pencahar pembentuk massal lainnya, menyediakan sekitar 4 gram serat larut.

Berita Terkait

Apa Iya Makanan Tertentu Picu Jerawat

Nurofia Fauziah

Cegah Dehidrasi dengan Cara Ini Trik Sehat Saat Cuaca Ekstrem

Nurofia Fauziah

Tak Hanya Enak Disayur, Kacang Panjang Simpan Banyak Manfaat, Cegah Diabet Hingga Kanker

Nurofia Fauziah

Konsumsi Buah Kurma, Ada Banyak Manfaat Serat dan Kalium di Dalamnya

Nurofia Fauziah

Hyperhidrosis hingga Obesitas Stres 5 Tanda Tubuhmu Terserang Penyakit melalui Keringat

Nurofia Fauziah

Remaja ini Jadi Buta dan Tuli, Sejak SD Hanya Mau Makan Frozen Food dan Snack Kemasan

Nurofia Fauziah

Ciri-ciri Mata Lelah karena Banyak Menggunakan Gadget & Ini Cara Mengatasinya

Nurofia Fauziah

Begini Caranya Bawang Putih Ternyata Ampuh buat Menurunkan Kolesterol hingga Tekanan Darah

Nurofia Fauziah

Benarkah Kacang Hijau Berkhasiat untuk Ibu Hamil?

Nurofia Fauziah

Perbedaan Roti Tawar & Roti Gandum Mana yang Lebih Sehat

Nurofia Fauziah

Hindari Kelaparan Berlebih & Kenali Waktu Tepat buat Makan 5 Cara Diet Mudah & Aman Bagi Tubuh

Nurofia Fauziah

Mulai Bercak Kulit Hingga Sariawan Mengenal Gejala Lupus yang Bisa Menyerang Berbagai Organ Tubuh

Nurofia Fauziah

Leave a Comment