Metropolitan

Si Badut Ronald McDonald Sudah Tak Terlihat Lagi Duduk di Kursi Depan Gerai di Sarinah Tutup

McDonald's yang berada di Gedung Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat telah resmi ditutup. Secara resmi, penutupan dilakukan Minggu (10/5/2020) kemarin malam. Hari ini, Senin (11/5/2020), gerai McDonald's yang berada di lantai dasar gedung sudah kosong.

Tidak ada lagi patung Ronald McDonald di depan pintu masuk gerai. Biasanya, patung berambut merah, berpakaian serba kuning dan ada paduan putih merah itu duduk di kursi depan gerai. Seluruh pintu masuk gerai makan McDonald's ini dikunci rapat menggunakan gembok.

Di sekitaran gerai makan cepat saji ini terdapat gelas minumanMcDonald's. Pada kemarin malam, penutupan dilalukan secara simbolis dengan menurunkan tirai penutup jendela di seluruh sudut geraiMcDonald'stersebut. Acara ini disaksikan ratusan pelanggan setiaMcDonald'syang telah memadati kawasan pusat perbelanjaanSarinahsejak sore kemarin.

Setelah seluruh jendelaMcDonald'stertutup tirai, para pegawaiMcDonald'skeluar menghampiri para pelanggan yang telah menunggu di luar. Para pelanggan setiaMcDonald'sini pun langsung menyambutnya dengan bertepuk tangan. Bahkan, beberapa di antara mereka menyalakan lilin.

"Terima kasih, terima kasih," teriak mereka sambil bertepuk tangan. Saat itu,McDonald'sSarinahmenjadi saksi bisu tembakan gas air mata pasukan huru hara Polri dibalas dengan lemparan batu massa aksi. McDonald's Sarinah merupakan jejak pertama restoran hamburger cepat saji ini di Indonesia.

Pria bernama Bambang N Rachmadi lah yang membawa restoran waralaba asal Amerika ini ke Indonesia. Dikutip dari Harian Kompas tahun 1998, McDonald's Sarinah bermula saat Bambang yang ketika itu menjabat sebagai presiden direktur Panin Bank pada tahun 1988 memutuskan untuk berhenti. "Saya memutuskan segera berhenti dari jabatan Presiden Direktur Panin Bank, sebab kalau tidak berhenti pasti saya tidak mulai mencari kegiatan baru," kata Bambang saat diwawancarai Kompas kala itu.

Berhenti sebagai Presidir Bank, pria yang akrap disapa Tony ini mendirikan sebuah radio komersial bernama Ramako di Batam yang disiarkan sampai ke Singapura. Radio ini cukup diterima di Singapura hingga meraup keuntungan 500.000 dollar Singapura. 200.000 dollar Singapura itu berasal dari McDonald Singapura.

Melihat kemampuan iklan perusahaan asal Amerika tersebut, Tony pun tertarik menghadirkannya di Indonesia. Lewat pimpinan McDonald's Singapura, ia pun melamar sebagai mitra. Perjuangannya pun tak mudah, waktu itu ada 14.000 pelamar yang ingin mendatangkan industri ini ke Indonesia.

Namun satu persatu berhasil ia kalahkan. Melihat besarnya prospek McDonald's di Indonesia membuat Tony bersedia terjun sebagai pelayan bahkan cleaning service hingga akhirnya ia ditunjuk sebagai mitra. Seiring bersambut dengan niatan Tony menghadirkan McDonlad's di Indonesia, PT Sarinah mulai menyewakan properti mereka dalam jangka panjang.

Jadilah pada tanggal 22 Februari 1991, McDonald's Sarinah dibuka untuk pertama kalinya. Sesuai prediksi, pengunjung pun membanjir. Ramainya pengunjung membuat Tony bingung, kapan ia harus menutup restoran tersebut.

Restoran ini disebut sebut mereproduksi gaya hidup masyarakat Indonesia khususnya Jakarta pada masa itu. Dalam waktu tak sampai 10 tahun, McDonald's telah melahirkan ratusan cabang di Jawa dan Sumatera. Semuanya berawal dari McDonald's Sarinah.

Meski mendapat sambutan yang begitu luar biasa bagi masyarakat Indonesia, industri ini juga mengalami pasang surut. Salah satunya waktu krisis moneter 1998. Waktu itu Tony terpaksa menutup 14 cabang McDonald's yang ada di Jakarta, tetapi restoran pelopor di Sarinah masih tetap ada.

McDonald's sempat meninggalkan Sarinah pada tahun 2009. Namun, melalui proses tender, mereka berhasil kembali lagi dua tahun setelahnya. Kali ini, akankah McDonald's Sarinah kembali setelah resmi ditutup dua hari lagi? Hanya waktu yang bisa menjawab.

Berita Terkait

Bocah 10 Tahun di Tangerang Selatan Tewas Terbakar di Rumahnya Dipasung Sang Ayah

Nurofia Fauziah

Terancam Hukuman Mati Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana John Kei Kembali Ditangkap Polisi

Nurofia Fauziah

Jika Kadernya Tak Taat Instruksi Silakan Pergi Keluar dari Partai Rakernas PDIP Megawati

Nurofia Fauziah

Dokter Ungkap Empati Gambar Hingga Tontotan Gadis ABG Tersangka Pembunuhan Diteliti Tulisan

Nurofia Fauziah

Korsleting Kipas Angin Diduga Picu Kebakaran Yang Melahap 3 Rumah Kontrakan di Tanjung Priok

Nurofia Fauziah

Sosok yang Laporkan Ade Armando karena Unggah Meme Anies Baswedan Berwajah Joker Siapa Fahira Idris

Nurofia Fauziah

Pembawa Mata Uang Asing Senilai Rp 90 Miliar Di Bandara Soekarno Hatta Mengaku Pegawai Money Changer

Nurofia Fauziah

Mengawinkan Konsep Naturalisasi & Normalisasi Dua Cawagub DKI Sepakat Solusi Atasi Banjir

Nurofia Fauziah

Driver Taksi Online Aniaya Dan Peras Penumpang, Pihak GO JEK Beri Penjelasan

Nurofia Fauziah

Saya Khilaf Bekas Pegawai Starbucks yang Lakukan Pelecehan via CCTV Akhirnya Mengaku Menyesal

Nurofia Fauziah

66 RW Zona Merah Dapat Bantuan Khusus PSBB DKI Jakarta Diperpanjang Anies Baswedan

Nurofia Fauziah

Warga Perumahan Batan Indah Pamulang Sempat Khawatirkan Anak-anak Ada Paparan Radioaktif

Nurofia Fauziah

Leave a Comment