Nasional

Serahkan 3 Dokumen Mahfud Datang menuju DPR Bahas RUU HIP Mewakili Presiden Jokowi

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD bersama lima menteri lainnya berangkat menuju DPR RI, Kamis (16/7/2020). Kemudian, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Hukum dan Ham (Menkumham) Yasonna H Laoly, dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Sedangkan, satu menteri lain yang turut hadir adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

"Saya mewakili pemerintah membawa surat presiden hari ini," kata Mahfud. "Saya Menko Polhukam ditemani oleh Bapak Menteri Sekretaris Negara, Bapak Menteri Pertahanan." "Bapak Menteri Hukum dan HAM, Bapak MenPAN RB, dan Menteri Dalam Negeri," ucapnya.

Pemerintah mengeluarkan sikap resmi terkait polemik Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) disampaikan oleh Mahfud MD dalam bentuk surat ke DPR. Mahfud menyampaikan surat mewakili Presiden Jokowi terkait pembahasan RUU HIP.

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan surat yang berisikan tiga dokumen diserahkan kepada Ketua DPR, Puan Maharani "Saya membawa surat presiden yang berisi tiga dokumen," papar Mahfud. "Satu, dokumen surat resmi dari presiden kepada ibu ketua DPR," jelasnya.

Lebih lanjut, Mahfud mengatakan, dua dokumen lainnya khususmenjelaskanRancangan Undang undang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. Rancangan tersebut memangsebelumnya lebih dulu menyerap pandangan dari masyarakat. "Ada dua lampiran lain yang terkait dengan Rancangan Undang undang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila yang selama ini sudah ada," tuturnya.

"Isi Rancangan Undang undang ini memang dulu merespons perkembangan masyarakat tentang ideologi pancasila," ujar Mahfud. Hingga saat ini pembahasan perubahan RUU HIPmenjadi RUU Pembinaan Ideologi Pancasila (RUU PIP) masih menjadi perbincangan hangat. Sebelumnya, pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dengan tokoh senior purnawirawan yang diwakili Try Sutrisno menjalin pertemuan.

Mereka mengadakan pertemuan untuk membahas terkait usulan perubahan RUU HIP menjadi RUU PIP. Dalam pertemuan tersebut disekapati terkait urgensi RUU PIP sebagai penguat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) agar pembinaan Pancasila dapat berjalan simultan. Meskipun RUU yang diusulkan DPR menuai kontroversi.

Rektor Universitas Widyatama, Obsatar Sinaga menilai muatan RUU tersebut sebenarnya untuk memperkuat BPIP. “Tujuannya itu, bukan untuk mengubah isi isi sila Pancasila." "Ketika masuk ke badan legislasi kemudian ke MPR, itu pun isinya masih penguatan BPIP," kata Obsatar, dikutip dari .

Menurutnya, BPIP semestinya lahir bukan dari keputusan presiden melainkan Undang undang. Karena BPIP selama ini terbentuk dari Peraturan Presiden (Perpres) tahun 2018. Dengan demikian, Obsatar mengatakan, ketika presiden berganti maka keberadaan BPIP tetap diakui.

“BPIP akan tetap eksis menjadi sebuah lembaga kuat yang bertugas untuk menjaga ideologi negara. Ini sebenarnya isi awalnya,” ujarnya. Pasalnya, jika payung hukum BPIP tidak didasarkan pada Undang undang, pembinaan ideologi Pancasila akan tidak dapat berjalan berkesinambungan. Obsatar menyebut, pihaknya juga memastikan adanya indikator keberhasilan BPIP mampu menjaga eksistensi Pancasila di Indonesia.

Hal itu dilakukan dalam upaya memperkuat BPIP melalui RUU PIP. Ia menuturkan, keberhasilan BPIP tak dapat disamakan dengan lembaga lainnya yang bisa dinilai dari aspek fisik. “Artinya, harus diketahui bahwa dia (BPIP) ukurannya jangka panjang," terang Obsatar.

"Harus bersepakat dulu, pembinaan Pancasila akan menghasilkan generasi yang memiliki nilai nilai kemanusiaan, ketuhanan, dan musyawarahnya yang tinggi di masa yang akan datang,”tandasnya.

Berita Terkait

KPK Periksa Direktur PT Indonesian Advisory Terkait Dugaan Korupsi di PT DI

Nurofia Fauziah

Pengusaha Samin Tan Irit Bicara Usai Jalani Pemeriksaan Sebagai Tersangka Di KPK

Nurofia Fauziah

Jika Nunggak Pembayaran BPJS Kesehatan Dendanya Juga Bertambah 5 Persen Sudah Iuran per Bulan Naik

Nurofia Fauziah

‎Kepala BSSN : Silakan Gabung dengan Kami di STSN, Belajar Empat Tahun Free

Nurofia Fauziah

KSAL Kunjungi Pasukan & Tinjau Sarana Prasarana di Perbatasan Indonesia-Malaysia di Pulau Sebatik

Nurofia Fauziah

Kasum TNI Jelaskan Pembagian Tugas Empat Regu Paspampres Kunjungan Wapres menuju Mako Paspampres

Nurofia Fauziah

Annisa Pohan Puji Pidato Jokowi saat Pemakaman Ani Yudhoyono: Jika Ibu Dapat Melihat Pasti Tersenyum

Nurofia Fauziah

Perhatikan Cara Ambil Foto Portrait Bukan Landscape Panduan Swafoto buat Daftar Kartu Pra Kerja

Nurofia Fauziah

Tata Cara Puasa Syawal 1441 H Apakah wajib Dikerjakan Berurutan 6 Hari

Nurofia Fauziah

Kata Sherina Munaf Tanggapan Menkes hingga Respons Kementan Polemik Kalung Antivirus Corona

Nurofia Fauziah

Jemput Paksa Jenazah dari ICU Bawa Senjata Tajam Keluarga Pasien Covid-19 Ngamuk di Rumah Sakit

Nurofia Fauziah

Presiden Jokowi dan Agus Rahardjo Cs Diminta Duduk Bersama Bahas Nasib KPK

Nurofia Fauziah

Leave a Comment