Internasional

Rusia Tawarkan Diri Jadi Juru Damai Atasi Konflik Pakistan India Yang Memanas

Hubungan India dengan Pakistan masih panas setelah kedua negara bertetangga ini mulai melancarkan serangan militer. Di tengah situasi ini, Rusia datang menawarkan bantuan mediasi. Dilansir dariReuters, Rusia siap menawarkan fasilitas bagi India dan Pakistan untuk bertemu dan membicarakan hubungan kedua negara setelah makin memanasnya ketegangan di antara dua negara yang memiliki senjata nuklir tersebut. "Jika mereka memang membutuhkan mediasi, maka tentu saja kami akan membantu," kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

Seperti dikatahui, Pakistan melakukan serangan udara dan menjatuhkan dua pesawat jet militer India pada hari Rabu. Aksi tersebut adalah balasan setelah sehari sebelumnya pesawat tempur India menyerang Pakistan untuk pertama kalinya sejak perang pada tahun 1971. Ketegangan makin meningkat sejak adaya bom bunuh diri yang dilakukan oleh pemberontak yang berbasis di Pakistan di Kashmir yang dikuasai India, sehingga menewaskan sedikitnya 40 polisi dan paramiliter India pada 14 Februari 2019. Tetapi risiko konflik meningkat secara dramatis pada hari Selasa ketika India meluncurkan serangan udara di wilayah yang dikliam sebagai pangkalan pelatihan pemberontak.

Konflik keduanya juga telah berimbas ke industri penerbangan sipil. Hal ini menyebabkan semua penerbangan komersil internasional ke Pakistan ditangguhkan, dan beberapa maskapai terpaksa mengalihkan rute penerbangan. Beberapa maskapai internasional telah menangguhkan penerbangan ke Pakistan semisal Emirates, Qatar Airways, Etihad, flydubai. Gulf Air, SriLankan Airlines, dan Air Canada. Semuanya mengalihkan layanan ke Pakistan dan beberapa wilayah di Indonesia sejak Rabu kemarin. Berdasarkan Portal pelacakan penerbangan, flightradar24.com, menunjukkan bahwa maskapai lain juga mengalihkan rute penerbangan, seperti Singapura Airlines, Finnair, British Airways, Aeroflot, dan Air India.

Berbagai tujuan penerbangan menuju Eropa, Timur Tengah, dan Asia juga terganggu dengan beberapa di antaranya dialihkan melalui Mumbai di pantai barat India, sehingga mereka pergi lebih jauh ke wilayah selatan dan berupaya mengindari wilayah udara Pakistan.

Berita Terkait

Siapa Sangka Ternyata Seorang Dosen Profesional Pipi Tembem Persis Seperti Siswa SD Wajah Imut

Nurofia Fauziah

Jepang Perluas Larangan Masuk Pengunjung dari India & 10 Negara Lainnya

Nurofia Fauziah

Merasa Matanya Berganjal hingga Kemerahan, Seorang Pria Kaget Setelah Temukan Hewan Ini di Dalamnya

Nurofia Fauziah

Menteri Kesehatan Chile Mundur Saat Kasus Kematian Akibat Covid-19 Mencetak Rekor Terburuk

Nurofia Fauziah

Kami Baik-baik Saja kisah WNI di Philadelphia soal Kerusuhan Akibat Kematian George Floyd

Nurofia Fauziah

Pelakor Tawar Segini Berakhir Damai! Istri Malah Jual Suami Seharga 300 Juta Suaminya Selingkuh

Nurofia Fauziah

Wanita Ini Siram Kekasih Pakai Air Keras Pacaran 6 Bulan Tak Segera Diajak Nikah

Nurofia Fauziah

Korban Adalah Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Kasus Kematian Pertama di Australia

Nurofia Fauziah

Pendaftaran Pembelian Tiket Olimpiade 2020 Dibuka via Internet, Baru Dijual Mulai Musim Gugur

Nurofia Fauziah

Yuk Bermain Trick n Treat di Google Doodle Hari Ini Rayakan Halloween

Nurofia Fauziah

Drone Dilarang Mengudara di Jepang, Terutama di Tempat Pemerintahan, Militer dan Bandara

Nurofia Fauziah

Pantai & Kafe di Eropa Dipadati Pengunjung Setelah Lockdown Covid-19 Dilonggarkan

Nurofia Fauziah

Leave a Comment