Metropolitan

Polisi Akan Lakukan Patroli di Sejumlah Titik Rawan untuk Cegah Balapan Liar di Bulan Ramadhan

Jelang bulan Ramadan, kepolisian mengantisipasi terjadinya aksi balapan liar di wilayah DKI Jakarta. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol M Nasir mengatakan pihaknya akan memetakan dan menggelar patroli di titik titik rawan balapan liar tersebut. Ia juga mengatakan balap liar melanggar dan dapat ditindak dengan Undang Undang Lalu Lintas.

"Pengamanan balapan liar lebih dikedepankan pola preventif yaitu mencegah terjadinya balapan liar, dengan pendekatan patroli dan penempatan personel pada titik dan jam kegiatan dengan pergelaran personel wilayah," ujar Nasir dalam keterangannya, Minggu (5/5/2019). Ia menjelaskan pihaknya akan berpatroli di titik titik rawan dan melakukan upaya pencegahan. Bahkan, penindakan pun bisa dilakukan apabila kepolisian menemukan balapan liar terjadi.

Nasir memaparkan aksi tersebut biasanya terjadi akhir pekan dan menjelang sahur hingga pagi hari. "Adapun jam rawan balapan liar biasanya terjadi sekitar pukul 01.00 03.00 WIB dan pukul 05.00 06.00 WIB," jelasnya. Lebih lanjut, ia menyebut sejumlah tindakan represif akan dilakukan selama patroli demi mencegah terjadinya aksi balapan liar dilakukan.

"Tindakan represif kita lakukan dengan memeriksa kendaraan dan barang bawaan, melakukan penindakan pelanggaran lantas dari faktor kendaraan, SIM dan penggunaan kelengkapan seperti helm dan sabuk pengaman," kata Nasir. Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin memimpin sidang isbat atau penetapan awal Ramadan 1440H/2019M. Sidang dilaksanakan di Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (5/5/2019) sore.

"Rencananya akan dibuka langsung Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin," kata Sekertaris Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, Tarmizi Tohor. Tarmizi menjelaskan, sidang diawali dengan pemaparan posisi hilal dan dilanjutkan dengan laporan tim pemantau di 34 Provinsi. "Pemaparan kemudian laporan dari tim pemantau di 34 kanwil. Semua provinsi mengadakan pemantauan. Lalu rapat, dan langsung diumumkan Pak Menteri awal Ramadhan ini," ujar dia.

Sidang Isbat dihadiri juga Duta Besar negara negara sahabat, Komisi VIII DPR, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Kemudian, Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama; dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama. Kementerian Agama RI dijadwalkan menggelar sidang Isbat, penetapan awal Ramadan 1440H/2019H, Minggu (5/5/2019) ini.

Sidang dilaksanakan di Auditorium HM. Rasjidi, Gedung Kementerian Agama, MH.Thamrin, Jakarta Pusat, dimulai pukul 17.00 WIB. Kegiatan diawali dengan pemaparan posisi hilal awal oleh Tim Falakiyah Kementerian Agama. Kemudian dilanjutkan dengan melaporkan hasil hisab dan pantauan Rukyatul hilal oleh Tim Kemenag di seluruh Indonesia.

Tahun ini ada 102 titik pemantauan Rukyatul hilal. Dari hasil tersebutlah, Kementerian Agama bersama DPR, MUI, Ormas ormas Islam, serta perwakilan negara sahabat akan memutuskan kapan awal ramadan 1440H/2019M dimulai. "Keputusan sidang itu akan disampaikan dalam konferensi pers yang dilakukan oleh Menteri Agama, DPR, dan MUI. Kita jadwalkan pukul 19.00 WIB juga akan digelar konferesi persnya," ujar Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag RI, Muhammadiyah Amin, seperti dikutip dalam website Kemenag RI, Minggu (5/5).

Berita Terkait

Yang Ingin Sehat Badannya Bershalawatlah yang Ingin Lancar Rezekinya Pesan Maulid Nabi

Nurofia Fauziah

Lapas Pemuda Tangerang Bina Warga Binaan dengan PKBM dan Pesantren

Nurofia Fauziah

Hotman Paris Minta DPR Revisi Aturan soal Sistem Peradilan di KPPU

Nurofia Fauziah

Sebelum Ditangkap, Nunung Sempat Utang Uang Pembelian Sabu

Nurofia Fauziah

Pelaku Pembunuh Sopir Taksi Online di Bogor Dikenal Pemuda yang Kecanduan Game Online

Nurofia Fauziah

DPD Golkar DKI Cabut Dukungan Terhadap Bamsoet

Nurofia Fauziah

Korban Ambruk Rakaat Kedua Seorang Makmum Meninggal Dunia Saat Salat Jumat di Masjid

Nurofia Fauziah

Bintang Iklan Trader Saham di YouTube Ngaku Bernama Budi Setiawan Jadi Viral Inikah Sosok Aslinya

Nurofia Fauziah

Panitia Kurban di Jakarta Tak Pakai Plastik, Gantinya Besek Bambu Seharga Rp2 Ribu

Nurofia Fauziah

Siswi SMP yang Bunuh Bocah 6 Tahun Diperiksa Kondisi Kejiwaan & Kesehariannya Reaksinya Tenang

Nurofia Fauziah

Hentikan Politisasi Banjir Saatnya Gotong Royong Bantu Rakyat

Nurofia Fauziah

Lurah Bambu Apus Minta Dishub Kota Tangerang Pasang CCTV Pasca Teror Minta Ginjal Anak SD

Nurofia Fauziah

Leave a Comment