Metropolitan

Polisi Akan Hentikan Penyidikan Kasus Lurah di Tangsel yang Mengamuk di Ruang Bu Kepsek

Aparat kepolisian akan menghentikan penyidikan kasus Lurah Benda Baru, Saidun, yang mengamuk di SMAN 3 Tangerang Selatan (Tangsel). Kapolres Tangsel, AKBP Iman Setiawan, mengatakan, pihak SMAN 3 Tangsel sudah mencabut laporannya dan kasus dianggap damai. Menurut Iman, hilir dari pengusutan kasus dugaan perbuatan tidak menyenangkan itu adalah keadilan.

Jika pihak sekolah sudah menganggap damai, Iman menganggap penyidikan tidak perlu dilanjutkan. "Proses hukum itu kan untuk mencapai rasa keadilan. Namun bila ada kedua belah pihak, para pihak dengan adanya perdamaian, keadilan kedua belah pihak tercapai, kita pikir untuk bisa kita hendikan penyidikan ini," ujar Iman saat dikonfirmasi. Iman mengatakan, pihaknya memahami bahwa kasus tersebut bukanlah delik aduan yang jika laporan dicabut maka kasus berhenti.

Polisi masih bisa terus melanjutkan kasus, terlebih Lurah Saidun sudah ditetapkan tersangka. "Karena sudah berdamai dan ada pencabutan pengaduan, walau bukan delik aduan tapi sudah tercapai rasa keadilan kedua belah pihak, kami pertimbangkan untuk dihentikan penyidikan. Sedang proses," ujarnya. Lurah Saidun, menyambut gembira perdamaian dengan pihak sekolah yang berujung perdamaian.

Ia berharap tidak dipanggil lagi ke kantor polisi dan menganggap kasus tersebut angin lalu. "Artinya kalau kita masih bisa musyawarah kenapa sih harus begini begitu lagi. Insyallah enggak ada lah (pemanggilan), sudah kelar," ujar saidun melalui sambungan telepon, Jumat (28/8/2020). Beberapa toples yang berjejer di meja ditendang hingga pecah berantakan.

Pihak sekolah pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Pamulang. Lurah Saidun dijerat dengan tuduhan pasal 335 ayat (1) dan 406 KUHP tentang pemaksaan dengan ancaman dan pengerusakan barang.

Berita Terkait

LRT Jakarta Keok Sama Ojol Di Empat Stasiun Lainnya Menang Di Dua Stasiun

Nurofia Fauziah

Polisi Akan Lakukan Patroli di Sejumlah Titik Rawan untuk Cegah Balapan Liar di Bulan Ramadhan

Nurofia Fauziah

Terduga Penculik Bocah 3 Tahun di Bekasi Disebut Beberapa Kali Terlihat di Sekitar Masjid

Nurofia Fauziah

Kaderisasi Golkar Kota Bekasi Dikhawatirkan Stagnan

Nurofia Fauziah

Begini Konsepnya PT KAI Tata Ulang 4 Stasiun Ciptakan Integrasi Antarmoda di Wilayah DKI Jakarta

Nurofia Fauziah

Polisi Sebut Sempat Bikin Status Galau di WA Satpam Ditemukan Bunuh Diri di Gedung OJK

Nurofia Fauziah

Detik Detik Pelaku Curanmor Beraksi Di Minimarket Bekasi Yang Terekam CCTV

Nurofia Fauziah

Kegiatan Tersebut Tidak Berizin Tur Wisata Horor Tragedi Bintaro Nyaris Merenggut Nyawa KAI

Nurofia Fauziah

Berikut Pengakuannya Ibu Muda di Kebon Jeruk Paksa Anaknya Minum Air Satu Galon Hingga Tewas

Nurofia Fauziah

Yello Hotel & Harris Hotel Gelar Fun Rally 2019 Garda Oto Radio Sonora

Nurofia Fauziah

Menyesatkan Soal Anggaran Komputer DKI Jakarta Rp 128 Miliar Cinta Mega Sayangkan Tagline Anthony

Nurofia Fauziah

Warga Kampung Duri Semanan Kalideres di Posko Pengungsian Masih Kesulitan Air Bersih

Nurofia Fauziah

Leave a Comment