Metropolitan

Polda Metro Jaya Turunkan Tim Khusus Viral Video Diduga Ormas Minta Jatah Parkir di Bekasi

Tim khusus dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya diturunkan untuk mendalami dan selidiki kasus dugaan ormas meminta jatah parkir di minimarket kawasan Kota Bekasi. Seperti diketahui, video aksi unjuk rasa beberapa ormas di Kota Bekasi yang menuntut jatah parkir minimarket, sempat viral di media sosial. "Kami dari Polda Metro Jaya menurunkan tim khusus untuk mendalami kejadian di Bekasi Kota, yang kita ketahui videonya sempat viral kemarin," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto, di Mapolda Metro Jaya, Senin (4/11/2019).

Suyudi memastikan pihaknya tidak akan menolerir aksi premanisme yang dilakukan siapa pun, termasuk atas nama ormas. "Tindakan premanisme dalam bentuk apa pun kita tidak akan tolerir. Polda Metro Jaya akan melakukan tindakan tegas terhadap segala bentuk premanisme dan gangguan keamanan di Jakarta dan sekitarnya," kata Suyudi. Menurut Suyudi tidak ada satu bentuk kegiatan apa pun yang bisa dimaklumi jika mengganggu keamanan dan ketertiban di Jakarta dan sekitarnya.

Karenanya, kata Suyudi, pihaknya akan menyelidiki juga ketentuan yang diklaim para ormas, bahwa jatah parkir di minimarket itu disepakati Pemkot Bekasi. "Akan kita selidiki ketentuannya dan apakah yang dilakukan itu sudah sesuai dengan aturan. Kalau kita temukan nanti ada pelanggaran tentunya akan kita tindak tegas," kata Suyudi. Saat ditanya apakah saat ini sudah ada yang diamankan, Suyudi mengatakan tim masih melakukan penyelidikan di lapangan.

"Dan dalam waktu segera atau tidak lama akan kita lakukan langkah langkah ke depan," kata Suyudi. Menurutnya yang cukup penting pihaknya akan menyelidiki surat dari Pemkot Bekasi yang diklaim para ormas, bahwa berdasar surat itu sejumlah ormas berhak mengelola parkir minimarket di Bekasi. "Itu akan kita selidiki seperti apa surat itu dan mengaa ada surat itu. Lalu bentuk surat itu apakah bisa dibenarkan atau tidak. Intinya kalau ada hal hal yang melanggar hukum pasti akan kita proses," kata Suyudi

Seperti diketahui video yang menampilkan aksi unjuk rasa beberapa ormas di Kota Bekasi menuntut jatah parkir minimarket viral di media sosial. Video itu diduga diambil saat unjuk rasa ormas pada 23 Oktober 2019 di depan SPBU Narogong, Rawalumbu. Dalam video tersebut, telontar serangkaian tuntutan dari anggota anggota ormas agar Pemerintah Kota Bekasi dan pengusaha minimarket bekerja sama dengan ormas agar mereka berhak menarik tarif parkir di minimarket.

Hal itu disampaikan karena Pemkot Bekasi tengah menggodok wacana penarikan pajak parkir di banyak titik, termasuk minimarket. Tak ayal, video tersebut membuat gaduh jagat maya dan menimbulkan kesan negatif.

Berita Terkait

Semprotkan Disinfeksi di 5 Wilayah Pemprov DKI Jakarta Gunakan Drone & Spray Darat

Nurofia Fauziah

Polisi Sebut Satpol PP yang Berwenang Denda Pelanggar SPBB Sesuai Pergub DKI

Nurofia Fauziah

Polisi Akan Hentikan Penyidikan Kasus Lurah di Tangsel yang Mengamuk di Ruang Bu Kepsek

Nurofia Fauziah

Korban Diduga Lebih dari 50 Orang Viral Pelecehan Seksual Swinger oleh Oknum Dosen

Nurofia Fauziah

Pembawa Mata Uang Asing Senilai Rp 90 Miliar Di Bandara Soekarno Hatta Mengaku Pegawai Money Changer

Nurofia Fauziah

Masyarakat Kurang Sadar Bahaya Corona Penutupan McDonald’s Sarinah Buat Kerumunan Massa Psikolog

Nurofia Fauziah

3.869 Pelanggar PSBB di Jakarta Kena Hukuman Sapu Jalan Hingga Bersihkan Toilet

Nurofia Fauziah

Ada Sri Mulyani Deretan Menteri ‘Wajah Lama’ Diprediksi Masuk Kabinet Kerja Jilid II

Nurofia Fauziah

Peringati Hari Kartini, Polwan Gelar Atraksi Kolone Senjata di Arena Car Free Day

Nurofia Fauziah

10 Warga Disebut Pernah Jadi Korban Keganasan Anjing yang Gigit ART Hingga Tewas di Cilangkap

Nurofia Fauziah

Antusias Pertama Kali Mencoba Bus Listrik Milik TransJakarta

Nurofia Fauziah

Dokter Ungkap Empati Gambar Hingga Tontotan Gadis ABG Tersangka Pembunuhan Diteliti Tulisan

Nurofia Fauziah

Leave a Comment