Nasional

PKAKN DPR Bahas Akuntabilitas Dana Desa dengan Civitas Akademika UNS

Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara (PKAKN) Badan Keahlian DPR RI menggelarFocus Group Discussion(FGD) tentang akuntabilitas Dana Desa dengan kalangan akademisi dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS). Kepala PKAKN BK DPR RI Helmizar menjelaskan, FGD tersebut digelar untuk mengetahui dan mendapatkan data serta informasi mengenai peran Perguruan Tinggi (PT) dalam pengelolaan Dana Desa. “Dana Desa mulai dari tahun 2015 2019, jumlahnya cukup besar. Hal itulah yang menjadiconcernkami melihat peran perguruan tinggi dalam penerapan darma perguruan tinggi, di antaranya penelitian, pengabdian, dan juga pengembangan masyarakat,” papar Helmi usai memimpin Tim PKAKN DPR RI menyerap informasi Dana Desa dari kalangan akademisi dan LPPM di FEB UNS, Solo, Jawa Tengah, Kamis (04/4/2018).

Helmi menjelaskan, dari hasil diskusi dalam FGD tersebut, diketahui UNS telah melakukan kajian dan penelitian terhadap pengelolaan Dana Desa yang ada di Jateng. Ia juga memaparkan pentingnya melibatkan peranan PT dalam pengelolaan Dana Desa dikarenakan masih banyaknya desa yang memerlukan perhatian dari berbagai pihak, seperti masyarakat setempat, kepala desa, PT, maupun instansi pemerintah. PKAKN juga ingin mengetahui sejauh mana peran perguruan tinggi, terutama UNS, terhadap pengelolaan Dana Desa.“Kami harapkan perkembangan desa yang tadinya cukup lama, menjadi lebih cepat. Yang tadinya belum mandiri, dapat menjadi mandiri. Penting sekali peran perguruan tinggi,” jelas Helmi.

Peneliti dari LPPM UNS Izza Mafruhah mengungkapkan harapannya kepada DPR RI agar lebih aktif dan dapat meninjau lebih detail terhadap implementasi pengelolaan Dana Desa. "Selain itu, penting juga untuk memberikan reward, baik status maupun nilai, kepada desa yang sudah berhasil maju, sehingga masyarakat desa yang lainnya juga terpacu untuk maju dan menghargai adanya peningkatan tersebut", jelas Izza. Izza memaparkan UNS juga sudah banyak berperan dalam Dana Desa, seperti terlibat dalam kebijakan dan pelaksanaan, berupa penelitian, pengabdian masyarakat, dan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

“UNS memiliki komitmen terhadap pengembangan pedesaan, yang juga kami implementasikan dalam beberapa mata kuliah. Seperti mata kuliah Pembangunan Pedesaan," jelas Izza. Hal tersebut sebagai bentuk peran PT terhadap implementasi Undang Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa.

Berita Terkait

Dulu Kalau Ketemu Orang yang Bersin Kita Mendoakan Sekarang Lari Tunggang-langgang Fahri Hamzah

Nurofia Fauziah

Nurul Arifin Tidak Menyangka Bakal Jadi Mitra Kerja Prabowo Subianto

Nurofia Fauziah

Jenazah Pramono Edhie Wibowo Diberangkatkan menuju TMP Kalibata BREAKING NEWS

Nurofia Fauziah

Uang Rp 847 Juta Melayang Kisah Andreas Tertipu Sindikat Perdagangan Masker

Nurofia Fauziah

di Antaranya akan Jadi Teman Diskusi Presiden Tugas Staf Khusus Jokowi Telah Dibagi

Nurofia Fauziah

Siti Nur Azizah Temui Prabowo Bicarakan Langkah Menuju Pilkada 2020 Putri Wapres Ma’ruf Amin

Nurofia Fauziah

BERITA POPULER Awalnya Bercanda saat SMP, Pasangan Ini Berakhir di Pelaminan setelah 8 Tahun Pacaran

Nurofia Fauziah

Uang Calon Jemaah Akan Dikembalikan Jika Ibadah Haji Tahun Ini Batal

Nurofia Fauziah

Prajurit TNI AD Kapten Cpn Vira Yudha Korban Kecelakaan Helikopter MI-17 Meninggal BREAKING NEWS

Nurofia Fauziah

Negara Tidak Sedang Terancam Teror Diskusi UGM Kriminolog UI

Nurofia Fauziah

India Punya Kebijakan Beda dari Indonesia Soal Larangan Mudik

Nurofia Fauziah

Jika Nunggak Pembayaran BPJS Kesehatan Dendanya Juga Bertambah 5 Persen Sudah Iuran per Bulan Naik

Nurofia Fauziah

Leave a Comment