Sport

Perpani Incar Medali di Olimpiade

Perpani melakukan penandatangan MoU dengan Kemenpora dalam hal fasilitas Pelatnas Olimpiade, di kantor Kemenpora, Selasa (14/7/2020). Ketua umum PP Perpani, Illiza Saaduddin Djamal pun menyambut baik bantuan pemerintah dan siap memberikan hasil terbaik untuk timnas panahan Indonesia di olimpiade mendatang. Perpani sendiri telah melakukan rapat internal baik dengan atlet, pelatih dan satgas dalam mempersiapkan latihan tim ke depannya.

"Kami akan manfaatkan sebaik mungkin berapapun anggaran yang diberikan. Kami harap tradisi mendulang medali selalu ada di panahan. Semoga di Olimpiade mendatang tak hanya medali perak yang di dapat. Melainkan emas," ujar Illiza kepada wartawan dengan penuh rasa optimis. Illiza sendiri mengakui anggaran yang disetujui oleh pemerintah jauh dari anggaran yang diusulkan oleh pihaknya. Namun ia optimis dapat memaksimalkan anggaran tersebut guna mencapai prestasi di cabor panahan. Sedangkan untuk mengantisipasi kekurangan anggaran, Illiza mengatakan akan mencoba mencari bantuan dari luar.

"Bila nanti ada yang genting, dan kami kekurangan anggaran maka kami akan berkomunikasi lagi dengan kemenpora," tutup Illiza. Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali mengatakan pemerintah akan selalu terbuka untuk setiap cabor dan siap untuk membantu. "Penandatanganan MoU ini adalah tradisi yang kami lakukan di kemenpora, supaya semua terbuka, dan berapa pun bantuan dari pemerintah kepada cabor jelas penganggarannya," ujar Zainudin.

Menurutnya, hal serupa dapat dilakukan oleh cabor lain yang mengusulkan proposal masing masing, agar diproses dan dikaji ulang oleh kemenpora sebelum memberikan bantuan. Selain itu, dalam hal pencairan dana bantuan, Zainudin mengatakan ada tahapan yang dilalui. "Sebagain diberikan dan ada pertanggungjawabannya, lalu diberikan lagi, pas akhir juga akan diminta pertanggungjawaban. Jadi harus ada fakta dan data," tambah Zainudin.

Tentu ada proposal dari cabor. dproses, direviuw permohonan para cabor, dan tidak akan terjadi kongkalikong atau hal negatif lainnya. Harus di dukung oleh fakta dan data. Ada pun pencairan dana diharapkan oleh Zainudin rampung dalam lima hari. "Proses pencairan tentu ada waktu, diverifikasi juga oleh kementrian keuangan dan diserahkan ke cabor nantinya," tutupnya.

Berita Terkait

Raja Sapta Ervian Harapkan Timnas Karate Indonesia capai Lima Emas

Nurofia Fauziah

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon ke Semifinal Badminton Asia Championships 2019

Nurofia Fauziah

Hujan Deras, Balapan Kedua Kelas AP250 ARRC Seri Jepang Diwarnai Jatuhnya Para Pebalap

Nurofia Fauziah

Valentino Rossi Merasa Tidak Ada yang Aneh Dengan Keputusannya Menyalip Marc Marquez

Nurofia Fauziah

Anthony Ginting Masuk Grup Neraka Marcus/Kevin Hasil Drawing & Jadwal BWF World Tour Finals 2019

Nurofia Fauziah

Seri Inggris & Australia Resmi Batal Operasional jadi Kendala Update MotoGP 2020

Nurofia Fauziah

Pebulutangkis Indonesia Tanpa Gelar di Chinese Taipei Open 2019

Nurofia Fauziah

Gelar Juara All England Kedua Ahsan/Hendra Rapor Prestasi Pebulutangkis Indonesia

Nurofia Fauziah

Wahyu/Ade Kaget Kondisi Cuaca Sewaktu Pertandingan Berhasil Lolos menuju Perempatfinal SEA Games 2019

Nurofia Fauziah

Anthony Sinisuka Ginting Melenggang ke Babak Perempat Final Singapura Terbuka 2019

Nurofia Fauziah

Menpora Jadikan Sosok Zohri dan Egy Maulana Pelecut Semangat Para Pelajar di SKOI Samarinda

Nurofia Fauziah

Jorge Lorenzo Ungkap Titik Lemahnya Marc Marquez Memang Jago Tapi Bisa Dikalahkan

Nurofia Fauziah

Leave a Comment