Nasional

Penjelasan Lengkap Larangan Mudik Lebaran 2020 hanya Kendaraan dari Zona Merah yang Dilarang Mudik

Pemerintah telah menegaskan larangan mudik lebaran seiring dengan makin berkembangnya wabah corona. Namun, bukan berlaku untuk seluruh daerah, rupanya larangan mudik hanya berlaku bagi kendaraan yang berasal dari zona merah. Artinya, larangan mudik ini dititikberatkan pada mereka yang berasal dari zona merah dan dilarang melewati kota yang sudah masuk zona merah.

LaranganmudikLebaran2020 sudah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Keputusan ini diambil untuk menekan penyebaran viruscorona(Covid 19). Larangan mudik hanya berlaku pada wilayah wilayah yang sudah berstatusPembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB) atauzona merah, misalnya Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, dan Riau .

Jadi, arus kendaraan bermotor, baik transportasi umum, mobil, dan sepeda motor dilarang melintasi wilayah zona merah tersebut. Sedangkan, untuk daerah yang belum berstatus PSBB, masih bisa melakukan aktivitas mudik. Misalnya, dari Lampung menuju Medan, Tegal menuju Brebes, Solo ke Surabaya, dan lain sebagainya. Meskipun tidak dilarang, namun imbauan pemerintah untuk tidak mudik pada daerah yang tidak berstatus PSBB atau zona merah tetap berlaku.

Lalu bagaimana aktivitas untuk di dalam kota sendiri nantinya. Apakah akan dilarang juga, atau ada ketentuan lain bagi mayarakat di zona merah, khususnyaJabodetabek? Menanggapi hal ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga menjabat sebagai pengganti sementara Menteri Perhubungan Luhut Binsar Pandjaitan, menjelaskan bila pelarangan mudik hanya sebatas tidak diperbolehkan lalu lintas untuk keluar masuk dari dan ke wilayah Jabodetabek.

"Masih memperbolehkan arus lalu lintas orang di dalam Jabodetabek, atau dikenal dengan istilah aglomerasi. Transportasi massal di Jabodetebek seperti KRL juga tidak akan ditutup atau dihentikan operasionalnya," kata Luhut dalam keterangan resminya, Selasa (21/4/2020). Kondisi ini pun juga ditegaskan oleh Direktur Jenderal Perhubungan DaratKemenhubBudi Setiyadi. Menurut Budi sudah ada beberapa skema dan aturan untuk mendukung regulasi tersebut. Salah satunya adalah pembatasan lalu lintas, baik untuk kendaraan pribadi atau umum yang nantinya bakal dilarang keluar meninggalkan zona merah wabah corona.

"Kendaraan angkutan umum, pribadi, dan sepeda motor tidak boleh keluar masuk zona merah," ujar Budi dalam keterangan resminya. Budi juga menegaskan bila Kemenhub tidak akan menutup akses jalan antar wilayah. Kepolisian Negara Republik Indonesia tengah mematangkan skenario dalam pelaksanaan pengawasanmudik Lebaran2020 di tengah pandemi virus corona alias Covid 19.

Hal ini dilaksanakan seiring dengan keputusan Presiden RI Joko Widodo yang menyatakan bahwa aktivitas perpindahan dari satu daerah ke daerah lain pada Hari Raya Idul Fitri atau mudik tahun ini berstatus dilarang. "Pada rapat hari ini, saya ingin menyampaikan juga bahwa mudik semuanya akan kita larang," kata Jokowi dalam rapat terbatas melalui video conference , Selasa (21/4/2020). Bentuk dari pengamanan tersebut, sebagaimana dikatakan Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum)PolriKombes Asep Adisaputra, ialahmelalui Operasi Ketupat Tahun 2020.

"Dalam rencana operasi ini sangat tergantung nanti apakah masih dalam koridor imbauan untuk tidak mudik atau benar benar larangan mudik. Saat ini kita menyiapkan dua antisipasi atau pola operasi," ujar Asep di keterangan tertulis. Skenario pertama, jika pemerintah menetapkan larangan mudik maka polisi akan menutup akses jalan kendaraan, baik di dalam tol maupun non tol.

"Ketika diputuskan mudik itu benar benar dilarang, tentunya kita harus membuat suatu ketentuan pada akses akses keluar Jakarta yang akan ditutup baik di dalam jalan tol maupun non tol," ujar Asep. "Kendaraan yang mengangkut sembako misalnya bahan bakar minyak (BBM), alat kesehatan, dan yang berkaitan dengan kepentingan untuk memutus penyebaran virus corona lainnya dikecualikan," lanjut dia. Bila pemerintah hanya mengeluarkan imbauan untuk tidak mudik, maka polisi bakal menerapkan skema operasi seperti tahun lalu.

Tetapi, pelaksanaannya menyesuaikan dengan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Maka, pengawasan terhadap pemudik akan dilakukan di sejumlah lokasi check point . Polisi juga nantinya menerapkan physical distancing . "Apabila nanti diimbau diperbolehkan, maka polanya masih sama seperti tahun lalu.

Berita Terkait

Wapres Ma’ruf Amin Dukung Pembentukan FKUB Tingkat Nasional

Nurofia Fauziah

Tata Cara Puasa Syawal 1441 H Apakah wajib Dikerjakan Berurutan 6 Hari

Nurofia Fauziah

Kisah Jaya Jadwal & Link Streaming TVRI Belajar dari Rumah Selasa & Melati Giri 16 Juni 2020

Nurofia Fauziah

Siti Nur Azizah Temui Prabowo Bicarakan Langkah Menuju Pilkada 2020 Putri Wapres Ma’ruf Amin

Nurofia Fauziah

Ditanya UAS Soal Serangan Terhadap Bintang Emon Rocky Gerung Masak Membuat Orang Bahagia Diserang

Nurofia Fauziah

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Selasa 16 Juni Waspada Potensi Hujan Lebat & Angin Kencang BMKG

Nurofia Fauziah

dan Jepang Akan Masuk Indonesia Korsel Luhut Optimis Turis dari China Jika Corona Berlalu

Nurofia Fauziah

Begini Momen Fadli Zon Ditegur Presenter Kritik Keras Staf Khusus Milenial

Nurofia Fauziah

ICW Kawal Uji Materi UU KPK di Mahkamah Konstitusi

Nurofia Fauziah

Simak Cara Daftar & Panduan buat Ikut Serta Simulasi Tes SKD CPNS di Laman cat.bkn.go.id

Nurofia Fauziah

Jaksa Telisik Aliran Dana Wahyu Setiawan Terkait Seleksi Calon Komisioner KPU Papua Barat

Nurofia Fauziah

Penunjukkan Irjen Listyo Sigit Sebagai Kabareskrim Sudah Tepat Aziz Syamsudin

Nurofia Fauziah

Leave a Comment