Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Larang Skuter Listrik Lintasi Jalan Raya & Jalur Sepeda dari Hari Ini

Mulai hari ini, Senin (25/11/2019), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang penggunaanskuter listrikdi jalan raya dan jalur sepeda. Segenap peraturan dan sanksi pun telah dikeluarkan. Dilansir dari Kompas.com, bahkan bagi yang nekat melakukannya akan ada sanksi dari polisi.

Larangan tersebut bermula dari insiden kecelakaan yang merenggut nyawa dua orang penggunaGrabWheelsdi kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Insiden itu terjadi lantaran pengemudi mobil mabuk, sementara pengguna skuter listrik mengaspal di jalan raya. Setidaknya ada lima hal yang harus diperhatikan oleh pengguna skuter listrik agar tidak kena denda.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputro mengungkapkan, skuter listrik wajib beroperasi hanya di kawasan khusus setelah mendapatkan izin dari pengelola kawasan. Para pengguna hanya diperbolehkan untuk melewati beberapa wilayah, salah satunya adalah kawasan GBK. “Operasional di jalan raya itu tidak diperbolehkan," ujar Syafrin dalam konferensi pers Jumat (22/11/2019). Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf mengklaim bahwa jajarannya akan menjatuhkan sanksi bagi para pengguna skuter listrik di jalan raya.

"Pertama adalah represif non yudisial. Maksudnya, kita tegur mereka, kita suruh balik atau kembali masuk. Kedua, tindakan represif yudisial, jadi kita tindak dengan tindakan kita. Tindakan tegas kita. Misalnya ditilang atau sebagainya," ujar Yusuf, Jumat. Para pelanggar dianggap menyalahi Pasal 282 Juncto Pasal 104 Ayat 3 Undang Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan sanksi pidana penjara maksimal 1 bulan dan denda maksimal Rp 250.000. Ada batas usia yang diatur agar bisa mengendarai skuter listrik.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, pengendara skuter listrik harus di atas 17 tahun. Selain itu, mereka diwajibkan mengenakan pengaman. "Pada saat berkendara harus menggunakan helm, alat pelindung kaki dan siku serta saat malam hari harus menggunakan rompi yang menggunakan reflektor," ungkap Yusri kepada wartawan, Minggu (24/11/2019).

Tak hanya di jalan raya, pengguna skuter listrik juga dilarang menggunakan jalur sepeda. Untuk diketahui, jalur sepeda di Jakarta berada di lajur paling kiri jalan raya. Kendaraan lain pun yang memasuki jalur sepeda akan kena sanksi. "Keputusan terakhir (dari rapat bersama Dishub DKI), tidak bisa (skuter listrik digunakan di jalur sepeda)," kata Yusri.

Operator skuter listrik GrabWheels, Grab Indonesia menyebut juga akan menyanksi penggunanya yang melanggar ketentuan. Ketentuan Grab sedikit berbeda dengan ketentuan Pemprov DKI Jakarta dan kepolisian, salah satunya soal batasan usia yang lebih tua 1 tahun. “Dendanya sebesar Rp 300.000 bagi mereka yang melanggar. Selain itu kami juga akan menangguhkan akun mereka,” ujar Head of Public Affairs of Grab Indonesia, Tri Sukma Anreianno pada konferensi pers di fX Sudirman, Senin (18/11/2019).

Tri mengatakan, banyak jenis pelanggaran yang kerap dilanggar, beberapa di antaranya berboncengan saat berkendara atau membiarkan anak di bawah umur menggunakan skuter listrik. “Pengguna GrabWheels harus berusia minimal 18 tahun, jadi pengguna di bawah umur tersebut belum kami izinkan demi keamanan. Selain itu, kami juga sudah berinisiatif mengatur batas kecepatan hingga 15 kilometer (km) per jam,” jelas Tri. “Kami akan menyediakan helm lebih banyak, tapi kami harap pengguna mengembalikan helm tersebut di stasiun akhir karena akan digunakan oleh pengguna berikutnya,” lanjut dia.

Berita Terkait

Terduga Penculik Bocah 3 Tahun di Bekasi Disebut Beberapa Kali Terlihat di Sekitar Masjid

Nurofia Fauziah

Guru Bimbel Merudapaksa Muridnya Selama 2 Tahun, Mengaku Pernah Jadi Korban Hingga Bukti Fisik

Nurofia Fauziah

Izin Penyelenggaraan DWP 2019 Terancam Dicabut Pemprov DKI

Nurofia Fauziah

Kronologi Pesawat Garuda Indonesia Nyaris Tabrakan di Bandara Soekarno-Hatta

Nurofia Fauziah

Kecelakaan Tunggal Di Tol BSD Jakarta, Pengemudi Minibus Alami Luka Berat

Nurofia Fauziah

Pemprov DKI Akui Alami Defisit Rp 10 Triliun

Nurofia Fauziah

BERITA POPULER: Viral Penampakan Pocong di Tangerang, Polisi Akhirnya Ungkap Fakta yang Sebenarnya

Nurofia Fauziah

23 Peserta Ramaikan Festival Bedug Lebaran di Kota Tangerang

Nurofia Fauziah

Peringati Hari Kartini, Polwan Gelar Atraksi Kolone Senjata di Arena Car Free Day

Nurofia Fauziah

Polisi Beberkan Penyebab Ledakan Septic Tank di Jatinegara yang Menewaskan Pekerja Sedot WC

Nurofia Fauziah

Berikut Pengakuannya Ibu Muda di Kebon Jeruk Paksa Anaknya Minum Air Satu Galon Hingga Tewas

Nurofia Fauziah

Raih 81 Suara Ahmad Riza Patria Terpilih Sebagai Wagub DKI BREAKING NEWS

Nurofia Fauziah

Leave a Comment