Corona

Pembeli Antre di Kursi Plastik VIRAL Beli Sayur Terapkan Physical Distancing di Perum Anyelir Depok

Media sosial diramaikan dengan viralnya kegiatan membeli sayur di pedagang keliling dengan menerapkan pembatasan jarak fisik atau physical distancing . Tidak ada kerumunan para pembeli yang biasanya identik dengan pedagang sayur keliling. Hanya satu pembeli yang diperbolehkan memilih aneka sayuran bersama pedagang.

Para pembeli lain pun harus duduk antre terlebih dahulu di kursi plastik yang disediakan. Foto tersebut diunggah pertama kali oleh akun Instagram Perumahan Taman Anyelir 3 Depok, @tamananyelir3, Sabtu (25/4/2020) lalu. "[RW 011 Kalimulya] Demi kesehatan bersama dan menghindari supaya tidak berdesakan, beli sayuran pun harus tertib (wilayah RT 3,4,5).

Selalu jaga jarak dan gunakan masker ya," tulisnya. Rupanya, hal tersebut merupakan satu di antara upaya yang diterapkan di RW 011 Kalimulya Perumahan Anyelir, Depok, Jawa Barat, untuk mencegah penyebaran virus corona covid 19. Ketua RW 011 Kalimulya, Achiruddin Akiel, mengungkapkan hal tersebut merupakan inisiasi yang dilakukan oleh RW nya.

Akiel menyebut, komplek perumahan tersebut menyediakan empat titik lokasi untuk pedagang sayuran. "Satu tukang sayur untuk melayani 3 RT, nah satu tukang sayur ke satu RT," ujarnya. Tenda untuk pedagang berteduh hingga kursi plastik antrean pembeli disediakan oleh pihak RW.

Aturan ini sudah sepekan ini diterapkan. "Ini hari keenam, alhamdulillah warga memahami," ujarnya. Tukang sayur tersebut berjualan tiap Selasa sampai Minggu dari jam 05.30 WIB sampai sekitar jam 09.00 WIB.

Pedagang sayur pun harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan di RW 011. "Kita tegas tegas saja, kalau tukang sayur nggak mau ya kita ganti," ungkapnya. Menurutnya, seluruh warga sudah memahami apa itu virus corona dan bagaimana melakukan pencegahannya.

"Karena sudah kami sosialisasikan, wabah ini bukan aib tapi malapetaka," ungkapnya. "Covid 19 bukan aib, beda seperti HIV/AIDS, covid 19 sudah pandemi internasional dan bisa disembuhkan," jelasnya. Akiel menjelaskan, covid 19 merupakan malapetaka karena penderita yang terpapar bisa menularkan kepada yang lain.

"Jadi ya alhamdulillah warga paham, lebih baik mengantre beberapa menit tapi aman," ungkapnya. Selain aturan terhadap tukang sayur yang diperkenankan berjualan dengan mematuhi aturan physical distancing , Akiel juga menyebut ada aturan lain yang diterapkan secara tegas di RW 011 Kalimulya. "Kita punya beberapa program, di antaranya warga yang keluar atau masuk harus melalui pengecekan, baik suhu tubuh juga penyemprotan kendaraan," ungkapnya.

Akiel juga mengungkapkan tamu tidak diperkenankan masuk. "Tegas, siapapun tidak boleh masuk kecuali urgent, itu pun harus sesuai izin dan rekomendasi RT," ungkap Akiel. Selain itu, warga yang keluar masuk area perumahan maupun sekadar melintas wajib mengenakan masker.

Tak hanya itu, demi membatasi warganya berada di keramaian luar, RW 011 Kalimulya juga menginisiasi pasar mini. "Ada juga pasar mini kita berdayakan untuk ketahanan pangan sesuai anjuran pemerintah," ungkapnya. Pasar mini ini diisi oleh para warga yang berjualan sembako atau toko kelontong.

"Kami berpikir ada banyak warung warung yang jualan kelontong, kenapa tidak kita koordinir dan kita fasilitasi dengan baik," ungkapnya. "Kita punya balai jadi difokuskan jual beli di sini, warga tidak perlu keluar, bisa menghemat tidak perlu keluar kompleks," imbuh Akiel. Akiel mengungkapkan, program program yang dijalankan tersebut adalah wujud keseriusan warga dalam mencegah penyebaran virus corona.

Sementara itu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 KotaDepok kembali merilis informasi terbaru data perkembangan covid 19. Dari data terbaru tersebut, angka kasus terkonfirmasi positif corona terus meningkat. Kini total kasus terkonfirmasi positif corona berjumlah 255 orang.

“Terkonfirmasi positif berjumlah 255 orang, sembuh 29 orang, dan 18 orang meninggal dunia,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Depok, DadangWihana, dilansir , Senin (27/4/2020). Untuk diketahui, akhirnya jumlah pasien sembuh melampaui jumlah pasien meninggal dunia sejak adanya wabah Covid 19 di KotaDepok. Selanjutnya, untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) pun terus bertambah jumlahnya dibandingkan hari kemarin.

Hari ini, total PDP di KotaDepok berjumlah 1.054 orang dengan rincian 390 diantaranya sudah dinyatakan selesai pengawasan, dan 664 lainnya masih dalam pengawasan. Sementara itu,angka kematian kategori PDP pun kini sudah berjumlah 50 orang. “Untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 50 orang, status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh PHEOC (Public Health Emergency Operating Center) Kemenkes RI,” tambahnya.

Terakhir, peningkatan juga terjadi pada jumlah orang dalam pemantauan (ODP) yang kini totalnya mencapai 2.791, dengan rincian 1.174 diantaranya sudah selesai pemantuan, dan 1.617 lainnya masih dalam pemantauan.

Berita Terkait

Polisi Sesalkan Masih Ada Pemudik yang ”Kucing-kucingan” dengan Petugas

Nurofia Fauziah

Berikut Cara Daftarnya 5 Juta Dari Kartu Prakerja & Fasilitas Lain Dapat Saldo Rp 3

Nurofia Fauziah

Sesak Napas saat Pidato Lalu Isolasi di Rumah Kronologi Bupati Karawang Positif Corona

Nurofia Fauziah

Pastikan Bansos Tidak Dipakai Rebutan Ganjar Pranowo

Nurofia Fauziah

Afrika Selatan Laporkan 311.049 Infeksi 6 Juta Update Corona Global 16 Juli 2020 Tembus 13

Nurofia Fauziah

Jadikan Acuan Pembenahan Kebijakan 53 8 Persen Tak Puas Kinerja Jokowi Tangani Covid-19

Nurofia Fauziah

Ahli Kesehatan Sebut Protokol yang wajib Dilakukan Jika Sekolah Kembali Buka di Tengah Pandemi

Nurofia Fauziah

4 Provinsi dengan 0 Kasus Kematian per Selasa 21 April 2020 UPDATE Corona Indonesia

Nurofia Fauziah

Jumlah Kasus Positif di 32 Provinsi DKI Jakarta Tembus 1.000 Pasien UPDATE Corona 4 April 2020

Nurofia Fauziah

Peneliti Inggris Sebut Virus Corona Lebih Berbahaya Jika Menyerang Pria & Penderita Obesitas

Nurofia Fauziah

Sebaran Virus Corona di Indonesia Minggu (21/6/2020) 9 Wilayah Nihil Kasus Baru Mana Saja

Nurofia Fauziah

Jumlah Pasien Sembuh Corona di Jaawa Barat Bertambah Jadi 143 Orang

Nurofia Fauziah

Leave a Comment