Sport

Pelatih Conor McGregor Menyesal Anak Didiknya Gagal Bertarung Lawan Justin Gaethje

John Kavanagh selaku pelatih Conor McGregor mengungkapkan penyesalannya ketika anak didiknya gagal bertarung melawan Justin Gaethje. Pelatih berusia 43 tahun tersebut menganggap pertarungan antara McGregor kontra Gaethje akan menjadi sesuatu yang menarik. Mengingat baik McGregor dan Gaethje merupakan sosok mantan petarung yang pernah menjuarai dua divisi.

Hanya saja, keduanya gagal bertarung setelah tidak mendapatkan restu dari pihak penyelenggara UFC. "Pertarungan melawan Gaethje mungkin adalah pertarungan terbaik yang bisa saya bayangkan," ujar John Kavanagh seperti dikutip dari . Salah satu alasan pelatih McGregor menilai kliennya cocok bertarung melawan Gaethje karena gaya bertarung yang sama.

"Alasannya karena dia memiliki gaya yang sangat cocok dengan McGregor, Gaethje terlihat suka bergerak maju, dia kerap melakukan serangan hebat, dia tak terlalu peduli ketika mendapatkan pukulan karena dia terus berusaha maju," ungkapnya. "McGregor juga selalu bekerja dengan sangat baik sebagai petarung, meskipun ia berjalan maju, ia merespon serangan lawan dengan sangat baik," tambah sang pelatih McGregor. Tak sungkan, Kavanagh melayangkan pujian kepada Gaethje yang beberapa waktu lalu memenangkan laga melawan Tony Ferguson.

Ia memandang kepercayaan diri yang dimiliki Gaethje akan semakin meroket seandainya bisa mengalahkan Khabib Nurmagomedov. "Gaethje memiliki banyak momentum pada momen saat ini, dia memiliki kemenangan besar atas Ferguson dan saya pikir dia sedang dalam kemenangan besar lainnya saat ini," ujar Kavanagh. "Dia sangat percaya diri, mungkin ia bisa menjadi juara selanjutnya kalau mengalahkan Khabib atau jika Khabib pensiun, ia akan berada di puncak daftar," lanjutnya.

Sebelumnya, Kavanagh juga telah angkat bicara menyikapi keputusan pensiunnya Conor McGregor beberapa waktu lalu. Ketika ditanya keputusan Conor McGregor apakah benar benar memutuskan telah pensiun dari seni bela diri campuran. John Kavanagh menegaskan keputusan yang telah diambil anak didiknya tersebut memang demikian.

"Apakah Conor sudah pensiun, ya dia sejauh ini itu yang aku tahu," tegas John Kavanagh seperti dikutip . Lebih lanjut, John Kavanahg juga menanggapi beberapa permintaan dari pihak tertentu agar membujuk kembali anak didiknya tersebut comeback kembali. Apalagi, Conor McGregor masih cukup dinilai fit untuk bertanding dan memiliki catatan yang tidak terlalu buruk (22 3 MMA, 10 2 UFC).

Sang pelatih justru menertawakan gagasan dari keinginan beberapa pihak tersebut, ia merasa tidak setuju. "Aku tidak bisa menyakinkan Conor McGregor untuk melakukan hal tersebut," kata Kavanagh. "Conor akan memberi tahu sendiri yang akan dia lakukan, dan siapa yang tahu? Siap yang tahu apa yang akan terjadi pada masa depan," tambahnya.

"Tapi untuk sekarang, sekali lagi dia sudah memutuskan pensiun," pungkas pelatih Conor McGregor tersebut. Conor McGregor sendiri tercatat sudah tampil sebanyak satu kali dalam arena pertarungan UFC pada tahun ini. Hal itu terjadi ketika Conor McGregor bertanding melawan Donald Cerrone di perhelatan UFC edisi 246, Januari lalu.

Dalam laga tersebut, Conor McGregor mampu mengalahkan lawannya tersebut hanya dalam waktu 40 detik saja pada ronde pertama. Kemenangan itu menjadi catatan kemenangan pertama bagi Conor McGregor setelah sempat kalah dari Khabib Nurmagomedov di UFC 229, Oktober 2018. Sebelum akhirnya, petarung asal Irlandia tersebut memutuskan pensiun secara mendadak pada awal bulan Juni ini.

Conor McGregor sendiri memutuskan pensiun tepat setelah perhelatan UFC edisi 250 berakhir, itu juga menjadi keputusan pensiun untuk ketiga kali dalam karirnya. Petarung berjuluk 'The Notorius' tersebut mengutarakan keputusan pensiunnya lewat akun twitter pribadi, . Conor McGregor menuliskan tweet berupa ungkapan pesan terima kasih kepada para penggemarnya atas dukungannya selama ini.

Dalam unggahannya, Conor McGregor terlihat memposting sebuah foto bersama ibundanya di Las Vegas. "Hai teman teman saya memutuskan pensiun dari pertarungan, terima kasih atas kenangan yang luar biasa ini," tulis Conor McGregor. "Perjalanan yang sangat menyenangkan, ini adalah foto saya dan ibu saya di Las Vegas ," lanjutnya.

Memposting salah satu gelar juara dunia saya, pilih rumah impian anda, aku mencintaimu, apapun yang anda inginkan akan menjadi milikmu ," tambah petarung asal Irlandia tersebut. Jika Conor McGregor memang benar benar yakin dengan keputusannya tersebut. Maka karirnya dipastikan akan mengalami penurunan, dimana ia akan menjadi petarung yang cukup diperdebatkan dalam hal kehebatan.

Pensiunnya Conor McGregor akan membuat dirinya kehilangan kesempatan untuk bertanding ulang melawan musuh abadinya, Khabib Nurmagomedov.

Berita Terkait

Ganda Campuran Indonesia Fokus Persiapan Lolos menuju Olimpiade Gagal capai Gelar di Kandang

Nurofia Fauziah

Singgung Kualitas Permainan hingga Pertahanan Terkuat Pujian Herry IP terhadap Yuta Watanabe

Nurofia Fauziah

ONE Championship Umumkan Kemitraan Strategis Baru dengan Merek Global Terkemuka di 2020

Nurofia Fauziah

Pembalap Italia yang Berkompetisi di Moto2 World Championship Profil Enea Bastianini

Nurofia Fauziah

tapi Pol Espargaro Belum Selevel dengan Marc Marquez Gaya Balap Boleh Sama

Nurofia Fauziah

Marc Marquez Berprestasi tak Lepas dari Honda yang Mengembangkan Mesin Secara Pararel

Nurofia Fauziah

Anthony Sinisuka Ginting Melenggang ke Babak Perempat Final Singapura Terbuka 2019

Nurofia Fauziah

ASEAN Schools Games 2019: Pelatnas Singkat, Tim Voli Putri Tetap Optimistis Raih Medali Emas

Nurofia Fauziah

Jadwal Siaran Langsung Piala Sudirman 2019: Hadapi Denmark, Bisakah Indonesia Jadi Juara Grup?

Nurofia Fauziah

Seri Inggris & Australia Resmi Batal Operasional jadi Kendala Update MotoGP 2020

Nurofia Fauziah

All England 2019: Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan Terakhir Juara Lima Tahun Lalu Sekarang Juara lagi

Nurofia Fauziah

Kalahkan Wakil Jepang, Hendra Setiawan: Pengalaman Memang Berpengaruh

Nurofia Fauziah

Leave a Comment