Regional

Pelaksanaannya wajib Dibenahi Legislator Nilai Landasan Filosofis Otsus Papua Sudah Baik

Anggota DPR RI Dapil Papua John Siffy Mirin menilai meski Otonomi khusus (Otsus) Papua banyak yang harus dievaluasi namun harus diakui Otsus adalah salah satu solusi dari masalah kesejahteraan di Papua. "Pada dasarnya landasan filosofis Otsus sudah sangat baik, hanya saja pelaksanaannya di lapangan yang harus banyak dibenahi,"tegas John Mirin Dalam Diskusi Virtual yang diselenggarakan Human Studies Institute Kamis (2/7). Diskusi membahas akar konflik berkepanjangan di Papua.

Legislator PAN tersebut juga berharap ke depan Otsus mampu meminimalisir kesenjangan ekonomi dan pembangunan di Papua, bukan hanya menguntungkan segelintir pihak. Dalam acara yang sama, tokoh senior Papua Frans Maniagasi pun berpendapat senada. Menurutnya, sebelum direvisi cara pandang atau mindset kita terhadap Papua dan UU Otsus itu sendiri terlebih dahulu harus dirubah. “Dua Provinsi di Papua dananya mencapai Rp 62 T, seharusnya bisa sejahtera. Seluruh jabatan Papua hampir 95% diduduki oleh putra daerah sendiri tetapi Papua belum maju juga sampai sekarang. Ada apa, ayolah kita jujur," ungkap Frans Maniagasi.

Sementara itu, sebagai solusi, komikus asal Papua Mamat Alkatiri mengusulkan kepada semua stakeholder yang bertanggungjawab dalam upaya mensejahterakan Papua untuk terbuka satu sama lain serta berani membuka diri untuk berdialog satu sama lain. “Dialog adalah kunci, atas nama keadilan, negara harus berani ajak warga papua bicara khususnya terkait rekonstruksi Otsus agar kesejahteraan masyarakat papua segera terwujud," ujar Mamat. Sebelumnya, Pemerintah melalui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menjelaskan bahwa Prolegnas prioritas tahun 2020 terdapat 13 RUU yang menjadi tanggung jawab pemerintah untuk disiapkan naskah akademik dan dilanjutkan pembahasannya, dari 13 RUU tersebut, salah satunya adalah RUU Otonomi Khusus Papua.

Berita Terkait

Hanya Satu Kata ‘Lawan’ Rektor Uniba Solo Nyatakan Mundur Lepas Baju Lempar menuju Lapangan Kampus

Nurofia Fauziah

Petugas Piket Dapat Getah Ada yang Selundupkan Ponsel menuju Tahanan Gambar Ferdian Paleka Cs Diplonco

Nurofia Fauziah

Remaja di Gresik Tewas Tersengat Listrik di Penggilingan Padi

Nurofia Fauziah

Ide Buat Video hingga Bayaran Endorse kisah Seniman yang Viral Berkat Tarian Bergaya Wayang Kulit

Nurofia Fauziah

Petani Ngaku Sebagai Tentara Berpangkat Kolonel Tipu IRT Rp 250 Juta

Nurofia Fauziah

Kepala Dusun Diamankan Kronologi Petugas BNNK Dipukuli Warga saat Hendak Tangkap Buronan Narkoba

Nurofia Fauziah

Alasannya karena Tidak Dapat Jatah dari Istri Pria Ini Tega Cabuli Anak Tirinya

Nurofia Fauziah

Pengakuan Pelaku Kini Terancam 6 Tahun Penjara Ada 25 Korban Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik

Nurofia Fauziah

Sepucuk Surat Cinta Jadi Tabir Pembuka Pembunuhan Elvina

Nurofia Fauziah

Polisi Pendiri ‘Sekolah Kuota Gratis’ di Lahan Pemakaman Umum Mengenal Sosok Aiptu Paleweri

Nurofia Fauziah

Potensi Gelombang Tinggi Lebih dari 2 Meter Peringatan Dini BMKG Kamis 18 Juni 2020 di Lombok

Nurofia Fauziah

Leave a Comment