Nasional

Nurul Arifin Tidak Menyangka Bakal Jadi Mitra Kerja Prabowo Subianto

Hubungan seseorang dalam politik sangatlah cair, dari lawan bisa dalam sekejap menjadi kawan. Setidaknya itulah yang dirasakan Nurul Arifin. Politikus Partai Golkar tersebut tak menyangka akan menjadi mitra kerja dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Hal tersebut terjadi karena kini Nurul Arifin menjadi anggota Komisi I DPR RI. Sementara Prabowo Subianto ditunjuk menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) oleh Presiden Joko Widodo. Komisi I diketahui merupakan mitra kerja dari Kementerian Pertahanan, Badan Intelijen Negara (BIN), Komunikasi dan Informasi, serta Kementerian Luar Negeri.

Hubungan Nurul Arifin dengan Prabowo Subianto bisa dibilang terus berubah dalam 10 tahun terakhir. Sambil menengadah wajahnya ke atas, seolah mengingat sesuatu, Nurul Arifin mengatakan hubungan politik dengan Prabowo merupakan pengalaman yang luar biasa. Hubungan itu kemudian berubah menjadi lawan ketika Golkar memutuskan mendukung Jokowi Maruf Amin dalam perhelatan Pilpres 2019.

Otomatis Nurul pun berseberangan dengan Prabowo. Namun, dalam Kabinet Indonesia Maju ternyata Jokowi menunjuk Prabowo menjadi Menhan. Hal tersebut membuat Prabowo akan menjadi mitra kerja Komisi I tempat Nurul berada.

Keberadaannya di Komisi I pun tak asing bagi perempuan kelahiran Bandung, 19 Juli 1966 tersebut. Alasannya Nurul sempat mengabdi di sana selama satu tahun setelah sempat duduk di Komisi II DPR RI. "Jadi ini perjalanan panjang buat saya, (hubungan) pertemanan (dengan Prabowo) gitu ya," katanya.

Di sisi lain, ia melihat menempatkan Prabowo sebagai Menhan cukup tepat. Menurutnya, dengan berada di posisi tersebut tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi Prabowo yang dinilai Nurul sebagai orang nasionalis. Nurul yang merupakan lulusan Universitas Indonesia, berharap Prabowo dapat berjalan selaras dengan pemerintah hingga akhir masa jabatan.

"Kemudian bisa mengimplementasikan apa yg menjadi keinginan pak Prabowo sendiri dan memberikan ruang kepada beliau untuk mengekspresikan kecintaannya pada bangsa ini," jelasnya. "Jadi saya mensyukuri keberadaan pak Prabowo di sini. Mudah mudahan bisa berjalan selaras dengan pemerintah, dengan pak Jokowi sampai akhir," tambahnya.

Berita Terkait

Murni Politik Soal Diskusi ‘Pemecatan Presiden’ Refly Harun Ungkit Turunnya Soekarno & Gus Dur

Nurofia Fauziah

Aparat Jangan Terlalu Sensitif Mahfud MD Ungkap Pesan Jokowi

Nurofia Fauziah

Kemen PPPA Gelar Penghargaan Inovasi Perempuan dan Anak, Pendaftaran Gratis

Nurofia Fauziah

Hujan Petir di Pangkal Pinang Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota di Indonesia Kamis 2 Juli 2020

Nurofia Fauziah

Mahasiswa hingga IRT Sudah Jadi ‘Agen Qurban’ Andakah Selanjutnya

Nurofia Fauziah

Mendes PDTT Kunjungi Menteri Tito di Kemendagri Bahas Optimalisasi Dana Desa

Nurofia Fauziah

Cek Nama Anda Disini! BIN Rilis Nama-Nama yang Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2019

Nurofia Fauziah

Akui Sempat Berkali-kali Berobat hingga Putuskan Tes Darah kisah 3 Pasien yang Sembuh dari Corona

Nurofia Fauziah

Selasa 14 Juli 2020 Materi Aku & Teman Baru Soal & Jawaban TVRI SD Kelas 1-3

Nurofia Fauziah

Mereka Anak Muda yang Cerdas Belva Devara & Andi Taufan Mundur dari Stafsus Jokowi

Nurofia Fauziah

Tertular dari Warga Jepang hingga Kondisi Terkini Fakta-fakta Dua WNI yang Terjangkit Virus Corona

Nurofia Fauziah

Leave a Comment