Internasional

Menteri Kehakiman Jepang Disebut Oposisi Perusak Sistem Keadilan

Kasus perpanjangan masa kerja Jaksa Tinggi Jepang Hiromu Kurokawa jadi perdebatan satu jam sendiri di parlemen Jepang Rabu ini (26/2/2020) dan Menteri Kehakiman Masako Mori disebut merusak sistem keadilan Jepang. "Perpanjangan dan perubahan masa kerja Jaksa Tinggi Kurokawa merupakan awal kehancuran sistem peradilan Jepang. Saya ingin Anda sadar bahwa Anda melakukan ini," ungkap politisi Yukio Edano dari partai Demokratik Konstitutional, lulusan jurusan hukum yang sama dengan Mori di Universitas Tohoku Rabu ini (26/2/2020). Mori hanya menjawab bahwa semua hanya data yang diberikan di sidang parlemen dan menurutnya sah perpanjangan jabatan Kurokawa tersebut.

Banyak kalangan oposisi berpikir bahwa itu mungkin intervensi dalam urusan kejaksaan oleh kantor Perdana Menteri. Menteri Hukum Masako Mori telah menyatakan bahwa "putusan berdasarkan kebutuhan Kantor Jaksa Penuntut Umum untuk melakukan tugasnya, tetapi memperpanjangnya dengan mempertimbangkan hukum pejabat publik umum yang pada awalnya tidak diizinkan untuk pensiun dalam UU Kantor Kejaksaan. Menteri Kehakiman mengatakan bahwa ia telah memutuskan penyelesaian lisan, mungkin tidak ditemukan dalam administrasi hukum dan administrasi penuntutan, tanpa tanggal dalam dokumen.

Sementara itu pada sebuah pertemuan pengacara dan jaksa nasional diadakan di Kementerian Kehakiman tanggal 19 februari lalu, Jaksa Penuntut Distrik Shizuoka Tadashi dan Masamichi Kamimura mengatakan, "Ini (usia pensiun yang diperpanjang) meragukan hubungan antara administrasi dan jaksa. Kepercayaan publik pada penuntutan rusak. Penuntut harus adil ," tekannya. Kurokawa dikatakan sangat baik, tetapi memiliki reputasi yang kuat dari kediaman resmi kantor PM Jepang seperti dekat dengan Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga. Jaksa penuntut umum memiliki peran dalam menindak politisi dalam kasus kasus korupsi dan pelanggaran pemilu.

Bahkan pegawai negeri sipil membutuhkan etika dan kemandirian yang tinggi. Namun, politik memaksa Kurokawa yang didiskualifikasi pada tahap di mana ia dikatakan dekat dengan kediaman resmi dan ingin menjadi jaksa penuntut umum sampai usia pensiun diperpanjang oleh politik secara paksa, ungkap kalangan oposisi. Info lengkap dan diskusi Jepang bisa bergabung ke WAG Pecinta Jepang kirimkan email nama lengkap dan alamat serta nomor whatsapp ke: [email protected]

Berita Terkait

Hampir 4.500 Orang Meninggal dalam 24 Jam AS Catat Rekor Dunia

Nurofia Fauziah

Hampir 800 Orang Meninggal di Italia

Nurofia Fauziah

Tikus Jepang pun senang Berendam Air Panas Tak Hanya Manusia

Nurofia Fauziah

7 Miliar Yen Biaya 2 Daijosai Upacara Ritual Terakhir Kaisar Jepang Baru

Nurofia Fauziah

Insiden Penembakan di Festival Makanan California, Seorang Saksi Mata Awalnya Mengira Kembang Api

Nurofia Fauziah

Dilengkapi dengan Teknologi Self-driving & 33 Sensor Sony Jepang Perkenalkan Mobil Listrik

Nurofia Fauziah

Bayi Perempuan Berusia 4 Hari Berhasil Selamat setelah Dikubur Hidup-hidup oleh Orang Tuanya

Nurofia Fauziah

Siapa Sangka Ternyata Seorang Dosen Profesional Pipi Tembem Persis Seperti Siswa SD Wajah Imut

Nurofia Fauziah

Selamat Hari Down Syndrome Sedunia! Yuk Simak Sejarah Hari Down Syndrome

Nurofia Fauziah

Rasanya Seperti Mimpi sang Suami Meninggal setelah Main Futsal Baru Menikah 2 Bulan sang Istri

Nurofia Fauziah

Seperti Ini Kondisinya Presiden Filipina Kecelakaan Saat Naik Motor

Nurofia Fauziah

Nikmat Rasanya Tapi Tidak Mahal Pasar Makanan Tradisional Jepang di Kitakyushu

Nurofia Fauziah

Leave a Comment