Nasional

Mayoritas Menilai Bansos Pemerintah Tak Tepat Sasaran Survei Indikator Politik

Masyarakat menyatakan bahwa program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah kepada masyarakat terdampak pandemi virus corona (Covid 19) tidak tepat sasaran. Sebanyak 60,3 persen responden mengatakan bahwa bansos tidak tepat sasaran. Hasil terlihat dari hasil survei lembaga survei Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada pada 16 18 Mei 2020 kepada 1.200 responden melalui telepon di seluruh provinsi.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat rilis survei nasional Evaluasi Publik terhadap Penanganan Covid 19, Kinerja Ekonomi dan Implikasi Politiknya melalui virtual, Minggu (7/6/2020). "Mayoritas (responden,red) menilai, bantuan sosial yang diberikan untuk warga kurang mampu tidak tepat sasaran. Jumlahnya 60,3 persen," kata Burhanuddin. Jumlah 60,3 persen responden tersebut terbagi menjadi dua kategori. Pertama, sebanyak 46,8 persen responden menilai program bansos kurang tepat sasaran.

Lalu, 13,5 persen responden menilai program bansos sama sekali tidak tepat sasaran. Meski demikian, ada responden yang menilai bahwa program bansos dari pemerintah sangat tepat sasaran yakni sebesar 4,1 persen. Sementara, responden yang menganggap program bansos cukup tepat sasaran, yakni sebesar 25,6 persen.

Ada pun responden yang menjawab tidak tahu atau tidak jawab sebesar 10 persen. Sebagai informasi, survei ini Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada pada 16 18 Mei 2020 kepada 1.200 responden melalui telepon di seluruh provinsi. Adapun responden dipilih secara acak dari kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada rentang Maret 2018 hingga Maret 2020.

Survei dilakukan menggunakan metode simple random sampling dengancmargin of error sekitar kurang lebih 2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Berita Terkait

Kata Sherina Munaf Tanggapan Menkes hingga Respons Kementan Polemik Kalung Antivirus Corona

Nurofia Fauziah

KPK Periksa Direktur PT Indonesian Advisory Terkait Dugaan Korupsi di PT DI

Nurofia Fauziah

Saya Siap Mundur sebagai Stafsus Presiden Polemik Ruangguru & Kartu Prakerja Belva

Nurofia Fauziah

Kementerian PPPA Salurkan Paket Khusus Bagi Perempuan & Anak

Nurofia Fauziah

Segera Cetak Kartu 20 Juni 2020 Hari Terakhir Pendaftaran Sabtu Cara Daftar UTBK-SBMPTN 2020

Nurofia Fauziah

Jemput Paksa Jenazah dari ICU Bawa Senjata Tajam Keluarga Pasien Covid-19 Ngamuk di Rumah Sakit

Nurofia Fauziah

Pidato Jokowi pada Peringatan HUT Polri Mendapat Apresiasi Sejumlah Kalangan

Nurofia Fauziah

di Antaranya akan Jadi Teman Diskusi Presiden Tugas Staf Khusus Jokowi Telah Dibagi

Nurofia Fauziah

Khusus Warga di Luar Domisili Jabodetabek Cara Mendapatkan BLT Rp 600 Ribu saat Corona

Nurofia Fauziah

Hilang Fungsi Etika DPR Jika RUU Cipta Kerja Dibahas Saat Pandemi Corona Wasekjen Demokrat

Nurofia Fauziah

Saya Yakin UU 19 Dibuat dengan Niat Jahat Sindir Optimisme Pimpinan KPK Feri Amsari Soroti RUU KPK

Nurofia Fauziah

Leave a Comment