Corona

Legislator PAN Desak Pemerintah Publikasi Peta Persebaran Virus Corona di Indonesia

Anggota Komisi IX DPR fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay mendesak agar pemerintah memaparkan dan mempublikasikan peta persebaran virus Corona (Covid 19). Dia menilai masyarakat sangat perlu mengetahui peta persebaran itu. Dengan begitu, masyarakat dapat menghindari dan berbuat sesuatu untuk memutus mata rantai penyebarannya.

"Andaikata kita punya perlengkapan terbaik sekalipun, tanpa peta rasanya agak sulit untuk bergerak. Ibarat perang, zona tempurnya harus jelas. Karena ini pakai konsep pertahanan rakyat semesta, masyarakat harus dilibatkan secara aktif," imbuhnya. Dalam rapat kerja gabungan bersama ketua gugus tugas penanganan covid 19, Menkes, Menaker, dan Kepala BP2MI, Kamis (3/4/2020) lalu, Saleh menyampaikan agar masalah ini dijadikan prioritas. Saat itu, Ketua Gugus Tugas Doni Monardo menyebut bahwa masalah itu bisa ditangani secara cepat dengan menggunakan teknologi.

Masalahnya, terkendala dengan persoalan hukum menyangkut kerahasiaan data pasien. "Teknologi yang disebut Pak Doni waktu itu adalah dengan mendata semua nomor HP yang positif, PDP, dan ODP. Dengan teknologi yang ada, akan bisa dilakukan tracing (pelacakan) pergerakan dan perpindahan HP. Dari situ lalu kemudian bisa dirumuskan petanya. Sederhananya seperti itu. Saya kira, aplikasi tentang itu sudah ada," ujarnya. Menurutnya, Kementerian Kesehatan harus memberikan data data tersebut kepada Gugus Tugas.

Kalau hanya sekadar nomor telepon, dipastikan tidak melanggar hukum. Nama, alamat, dan identitas pasien tidak disebutkan sama sekali. Dalam hal ini, sifat menjaga kerahasiaan medis tetap terjaga.

"Kalau berkaca pada pendapat PB IDI, lebih terbuka lagi. Menurut IDI, membuka identitas pasien covid 19 tidak membuka rahasia medis. Bahkan, nama dan alamatnya pun boleh dibuka. Apalagi ini dimaksudkan untuk menjaga kepentingan kesehatan publik," ujarnya. Karena itu, Wakil Ketua fraksi PAN ini mengatakan peta persebaran virus ini harus segera dibuat. "Saat ini kita berburu dengan waktu. Apalagi, menurut prediksi BIN, puncak penyebaran virus Corona adalah pada bulan Juli di mana akan tercatat 106.287 kasus. Kita harus bekerja keras agar prediksi ini tidak terjadi. Semua pihak harus berpartisipasi memutus mata rantai penyebarannya," ujar dia.

Berita Terkait

Ini Penjelasan Erick Thohir Minta Rumah Sakit BUMN Gunakan Produk dalam Negeri

Nurofia Fauziah

Perintahkan Rapid Test hingga APD Tenaga Medis Disiapkan Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Corona

Nurofia Fauziah

Jakarta Terbanyak Ini Daerah Sebarannya UPDATE Jumlah Positif Corona di Indonesia Jadi 309 Orang

Nurofia Fauziah

Tembus 17 Ribu Kasus Positif 2.331 Kasus Baru dalam 4 Hari UPDATE Corona di Indonesia 16 Mei 2020

Nurofia Fauziah

Lebih dari 1 Juta Orang Berhasil Sembuh dari Covid-19 Kabar Baik dari Seluruh Dunia

Nurofia Fauziah

dan Jepang Korsel Wishnutama Luruskan Pernyataan Luhut yang Akan Tarik Wisatawan China

Nurofia Fauziah

Afrika Selatan Laporkan 311.049 Infeksi 6 Juta Update Corona Global 16 Juli 2020 Tembus 13

Nurofia Fauziah

PDIP Yakin Anies Tak Mampu Kembalikan Ibu Kota menuju Masa Pembatasan Ekstrem Lagi Emang Duitnya Ada

Nurofia Fauziah

Berikut 60 Mal di Jakarta yang Berencana Buka Lagi 5 Juni Nanti & Ancaman Anies Baswedan

Nurofia Fauziah

30 Negara dengan Kasus Terbanyak China Urutan 25 Indonesia Urutan 26 Update Corona Global 17 Juli

Nurofia Fauziah

696 Positif & 45 Sembuh 59 Meninggal UPDATE Kasus Virus Corona di Jawa Barat 20 April 2020

Nurofia Fauziah

Ini Reaksi Yunarto Wijaya Menurut Survey Reisa Broto Asmoro Disebut Dapat Turunkan Kecemasan Warga

Nurofia Fauziah

Leave a Comment