Metropolitan

Korban Ambruk Rakaat Kedua Seorang Makmum Meninggal Dunia Saat Salat Jumat di Masjid

Jemaah Masjid Al Atieq di Kampung Semplak Kaum, Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat langsung bubar usai menunaikan Salat Jumat, setelah seorang makmum tiba tiba ambruk di tengah shaf barisan salat. Pria yang tidak membawa identitas itu rubuh saat salat berlangsung di rakaat kedua. "Warga tetap melangsungkan salat Jumat, beres salat selesai langsung warga pada menghindar. Jadi langsung bubar setelah selesai salat, bukan ketika pas salat," kata Sekretaris Desa Semplak Barat, Asep Mulyadi.

Asep menuturkan, awalnya kejadian ini dilaporkan oleh warga bahwa ada seorang pria pingsan saat melaksanakan salat Jumat di Masjid Al Atieq. Warga tidak mengenal korban, namun diketahui pria itu berprofesi sebagai pengemudi ojek online. "Laporan warga pertama pingsan, rakaat kedua beliau langsung jatuh. Tetapi itu bukan warga asli Desa Semplak Barat, dia warga luar yang ngontrak," kata Asep.

Usai salat, warga bergeser dan menjauh untuk membubarkan diri. Sebagian DKM melaporkan ke desa. Di tengah wabah corona, lanjut Asep, warga lebih memilih antisipasi. Jenazah sempat berada di masjid beberapa jam sampai kemudian petugas Puskesmas Kemang lengkap dengan APD datang ke lokasi.

Sembari menunggu petugas warga juga menyemprotkan cairan ke jasad korban yang terbujur kaku di atas sajadah. "Setelah dicek pihak Puskesmas orang tersebut sudah meninggal. Sempat lama tidak dievakuasi. Karena memang ada SOP kita menjaga suatu hal kondisi seperti sekarang corona ini. Walaupun orang tersebut corona atau tidak," kata Asep. Sementara itu Kapolsek Kemang, Kompol Agus Suyandi, mengatakan, jemaah yang meninggal itu memang tidak langsung dievakusi karena menunggu petugas dari Puskesmas.

"Sekarang kan musimnya corona, harus begitu kan. Bukannya kita tidak berani, untuk antisipasi, kita harus SOP juga," kata Agus. Menurut Agus, setelah dicek pria itu kemudian dinyatakan meninggal. Korban lantas dievakuasi ke RSUD Cibinong. "Penyebab kematian masih menunggu dari RSUD, di tubuh korban juga enggak ada bekas luka," ungkap Kompol Agus.

Agus juga mengatakan Kabupaten Bogor merupakan salah satu daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Harusnya, pelaksanaan salat Jumat diganti dengan salat zuhur di rumah masing masing. Menurut Agus, warga Desa Semplak Barat sudah diimbau untuk tidak menggelar salat Jumat saat PSBB.

"Kita sudah mengimbau, ya sudah, dari kepolisian sudah, tetapi di masyarakat itu sendiri ada yang paham ada yang tidak, ini adalah satu dilema juga kadang kadang jadi pro kontra, ketika melaksanakan ada yang taat tidak melaksanakan bukan hanya di kita saja," kata Agus

Berita Terkait

Ini Alasannya Jurnalis Metro TV Yodi Diduga Bunuh Diri Informasi Terbaru

Nurofia Fauziah

Siap-siap Jadi Klaster Baru Pemkot Bekasi Izinkan Salat Idul Fitri di 38 Kelurahan Epidemiolog

Nurofia Fauziah

Ada Sri Mulyani Deretan Menteri ‘Wajah Lama’ Diprediksi Masuk Kabinet Kerja Jilid II

Nurofia Fauziah

Lamborghini yang Dikendarai Penodong Pistol menuju Pelajar Ternyata ‘Milik’ Seorang Pekerja Serabutan

Nurofia Fauziah

Lebih dari 3.000 Kendaraan dari Jadetabek Diminta Putar Balik Dua Hari Operasi Pelarangan Mudik

Nurofia Fauziah

Pakai Rompi Oranye hingga Membersihkan Kuburan Satpol PP Siapkan Sanksi Pelanggar PSBB

Nurofia Fauziah

Saya Wakili Pendukung Anies yang Marah Laporkan Ade Armando menuju Polisi Fahira Idris

Nurofia Fauziah

Perumahan Pondok Pekayon Indah Bekasi Kebanjiran Didera Hujan Belasan Jam

Nurofia Fauziah

Kuli Bangunan Kaget Didatangi Petugas Pajak Diminta Bayar 200 Juta! Rumahnya Berdinding Triplek

Nurofia Fauziah

Bocah 10 Tahun di Tangerang Selatan Tewas Terbakar di Rumahnya Dipasung Sang Ayah

Nurofia Fauziah

Polda Metro Jaya Periksa 15 Pejabat UNJ & 1 Pegawai Kemristekdikti Kasus Dugaan Suap THR

Nurofia Fauziah

Lurah Bambu Apus Minta Dishub Kota Tangerang Pasang CCTV Pasca Teror Minta Ginjal Anak SD

Nurofia Fauziah

Leave a Comment