Corona

KJRI Jeddah Imbau Jemaah Umrah Manfaatkan Fasilitas Pemulangan dari Arab Saudi

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah mengimbau jemaah umrah yang tertahan untuk memanfaatkan fasilitasi pemulangan dari Kerajaan Arab Saudi. "KJRI Jeddah mengimbau seluruh jamaah umrah yang masuk pada periode umrah tersebut untuk mendaftarkan diri melalui situs yang ada." "WNI jamaah umrah yang masih berada di Saudi diharapkan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik," tulis dalam keterangan tertulis tersebut.

Hanya jemaah umrah pemegang visa umrah yang dapat memanfaatkan fasilitas tersebut. Jemaah dapat mendaftarkan diri melalui situs dengan batas waktu pendaftaran hingga Sabtu (28/3/2020). Diketahui, terdapat puluhan jemaah umrah asal Indonesia yang tertahan di Arab Saudi lantaran pemberlakuan larangan sementara penerbangan dari dan menuju Arab Saudi.

Larangan penerbangan itu berlaku sejak 15 Maret 2020 lalu, sebagai langkah pemerintahan Raja Salman menekan angka penyebaran virus corona atau Covid 19. Nantinya jemaah umrah yang telah terdata, akan disediakan pesawat penerbangan ke Indonesia serta dibebaskan denda keimigrasian oleh Kerajaan Arab Saudi. Notifikasi waktu dan jadwal penerbangan akan disampaikan melalui nomor ponsel yang didaftarkan.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan menghubungi hotline KJRI Jeddah pada nomor +966 50 360 9667. Pertambahan kasus positif virus corona di Arab Saudi membuat Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud menerapkan langkah pencegahan tambahan penyebaran virus corona. Otoritas Saudi melarang siapa pun untuk keluar masuk kota Riyadh, Makkah maupun Madinah, seperti dikutip dari Saudi Press Agency , Kamis (26/3/2020).

Langkah penutupan ketiga kota itu diharapkan mampu menekan penyebaran virus corona di negeri minyak itu, setelah di awal pekan Saudi memberlakukan jam malam. Penutupan tiga kota itu akan dimulai pada Kamis sore hari ini. Di Arab Saudi dilaporkan sampai hari ini, ada 900 kasus positif Covid 19, di mana dua diantaranya meninggal dunia, dan 29 orang pulih.

Kasus meninggal terbaru seperti dikutip dari Saudigazzete, menimpa seorang pria berusia 46 tahun. Dalam konferensi pers, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi, Muhammad al Abdel Ali mengatakan, ada 83 kasus positif covid 19 terjadi di Riyadh. Sementara, 13 kasus ada di Dammam, 10 di Jeddah, dan masing masing enam kasus di Qatif dan Madinah, lima di al Khobar, empat di Najran, Abha, Arar, serta Dhahran dan Jubail.

Berita Terkait

Pengemudi Gunakan Jalur Tikus Kelabui Polisi Travel Gelap Membawa 4 Pemudik dari Jakarta Ditangkap

Nurofia Fauziah

Sudah 209 Negara Terjangkiti Kasus Baru AS Terus Meningkat UPDATE Corona Dunia 7 April 2020

Nurofia Fauziah

Tambah 1.607 Kasus Baru Total Kasus Positif 63.749 BREAKING NEWS Update Corona Indonesia 5 Juli

Nurofia Fauziah

Ilmuwan Amerika Ubah jadi Lantunan Musik Beginilah Suara Virus Corona

Nurofia Fauziah

MUI DKI Jakarta Akui Salat Jumat Dua Gelombang Tidak Memungkinan di Indonesia

Nurofia Fauziah

Anies Baswedan Jelaskan Langkah Antisipasi Terjadinya Lonjakan Kasus di Masa Transisi

Nurofia Fauziah

5 Kondisi Kulit yang Dikaitkan sebagai Gejala Virus Corona

Nurofia Fauziah

106 Anggota DPRD DKI Tak Punya Kegiatan Rapat Kerja Apapun Selama 12 Hari Kantor Ditutup

Nurofia Fauziah

Ini Yang Dikatakan Gubernur Ganjar 13 Tenaga Medis di Kudus Positif Covid-19

Nurofia Fauziah

Lebih dari 1 Juta Orang Berhasil Sembuh dari Covid-19 Kabar Baik dari Seluruh Dunia

Nurofia Fauziah

Polisi Sesalkan Masih Ada Pemudik yang ”Kucing-kucingan” dengan Petugas

Nurofia Fauziah

30 Negara dengan Kasus Terbanyak China Urutan 25 Indonesia Urutan 26 Update Corona Global 17 Juli

Nurofia Fauziah

Leave a Comment