Nasional

Kisah Mahfud MD Jadi Saksi Nikahan Anak Sujiwo Tejo: Mahar Hampir Diutang hingga Ditegur Penghulu

Budayawan Sujiwo Tejo menikahkan puterinya, Randu dengan seorang pemuda bernama Haris, Sabtu (20/7/2019). Pernikahan Randu dan Haris digelar meriah bertajuk #meMinangMadura. Kenapa tagar #meMinangMadura dipilih, karena Sujiwo Tejo dan tentu saja putrinya memiliki darah Madura.

Sedang, Haris adalah putra dari seorang Minang. Tak hanya sampai di situ. Dua tokoh besar dari Minang dan Madura dihadirkan oleh Sujiwo Tejo sebagai saksi pernikahan. Dua tokoh tersebut adalah wartawan senior Karni Ilyas dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD.

Saat prosesi ijab qabul, Sujiwo Tejo yang biasanya menutupi rambut gondrongnya dengan topi kini tampak mengenakan peci hitam khas Indonesia. Tak lupa sekuntum bunga diselipkan rapi di atas telinganya. Di samping kiri dan kanan, ia didampingi oleh Karni Ilyas dan Mahfud MD.

Banyak hal yang menarik yang terjadi di pesta penikahan Randu dan Haris. Hal itu diceritakan oleh Mahfud MD melalui kicauan Twitternya, Sabtu. Mahfud MD menyebut pernikahan Randu dan Haris berjalan unik.

Namun tidak mengurangi nilai kesakralan yang sewajarnya selalu melekat di pesta pernikahan. Satu di antara keunikan tersebut adalah mahar yang dirikan oleh Haris kepada Randu. Mahfud MD menyebut, mahar tersebut merupakan permintaan dari Sujiwo Tejo.

Mahar tersebut antara lain adalah baju semar. Mahfud MD menceritakan, awalnya Haris hendak membayar mahar tersebut dengan cara utang. Pasalnya, sangat sulit mencari baju semar.

Beruntung, di saat saat terakhir, Haris dapat mencari penjahit yang mampu menjahit baju semar dengan cepat. Sehingga baju semar yang diminta oleh Sujiwo Tejo dapat dihadirkan sebelum ijab qabul. "Uniknya, mahar yg hrs diberikan oleh Haris kpd Randu, atas instruksi Mbah @sudjiwotedjo antara lain adl Baju Semar.

Kabarnya, Haris sempat mau menyebut "mahar Semar" tersebut bkn dibayar tunai tp "dihutang" sebab tak mudah mencarinya. Untung ada penjahit yg bs membuat dgn cepat," kicau Mahfud MD. Cerita soal baju semar tak hanya sampai di situ.

Mahfud MD menceritakan, saat hendak mengucapkan lafaz aqad nikah, Sujiwo Tejo ingin turut menjelaskan filosofi dari baju semar yang dimintanya sebagai mahar. Namun oleh penghulu, Sujiwo Tejo tidak diperbolehkan memberikan penjelasan tersebut saat aqad nikah. Melainkan penjelasannya bisa dilakukan setelah aqad nikah.

"Saat mengucapkan lafadz aqad nikah @sudjiwotedjo ingin menambah kalimat utk menjelaskan filosofi Baju Semar sbg mahar itu tapi dilarang oleh Pak Penghulu. "Jelaskan nanti saja setelah aqad nikah" kata Pak Penghulu. Tak boleh, toh? Dasar Tejo." Yang terakhir, Mahfud MD menceritakan Sujiwo Tejo menangis saat menjawab permohonan izin dari Randu untuk dinikahkan dengan Haris.

Mahfud MD menyebut Sujiwo Tejo mengucapkan lafaz ijab qabul secara tegas dan lancar. Tapi saat menjawab permohonan izin dari Randu untuk dinikahkan dengan Haris, Sujiwo Tejo langsung menangis. Rasanya jarang sekali kita melihat Sujiwo Tejo menangis.

Namun kali ini, budayawan nyentrik itu tak bisa lagi menahan perasaan harunya. Sehingga tumpahlah air matanya. Ternyata ada banyak alasan di balik tangisan Sujiwo Tejo. Alasan Sujiwo Tejo menangis adalah karena sehari hari hanya Randu dan ibunya (istri Sujiwo Tejo) yang bisa memarahi Sujiwo Tejo.

Alasan yang mengharukan. "Saat mengucap lafadz ijab qabul @sudjiwotedjo tegas dan lancar tp dia menangis saat menjawab permohonan izin puterinya, Randu, untuk dinikahkan dgn Haris. "Sehari hari yang bs memarahi saya hanya anak wadonku Randu dan isteriku Rosana", kata Presiden Jancuker ini. Selamat, Mbah."

Selamat untuk Sujiwo Tejo. Selamat untuk Randu dan Haris. Semoga menjadi keluarga yang bahagia.

Berita Terkait

Fraksi PKS di DPR Minta Rencana Relaksasi PSBB Dipertimbangkan Secara Matang

Nurofia Fauziah

Dulu Kalau Ketemu Orang yang Bersin Kita Mendoakan Sekarang Lari Tunggang-langgang Fahri Hamzah

Nurofia Fauziah

Saksinya Banyak Pramugari Senior Ungkap Sosok Selir yang Diduga Terlibat Skandal Ari Askhara

Nurofia Fauziah

6 Mei 2020 Tuliskan Ciri-ciri Pantun! Jawaban Soal Kelas 4-6 SD Belajar dari Rumah TVRI Rabu

Nurofia Fauziah

Pukul 21.00 WIB Tayang di Bioskop TransTV Malam Ini Inilah Sinopsis Film Don’t Breathe

Nurofia Fauziah

Kemensos Dapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK

Nurofia Fauziah

Penampakan Rumah yang Diduga Jadi Lokasi Persembunyian Nurhadi Saat Ditangkap KPK

Nurofia Fauziah

Polri Janji Penyidikan Berlangsung Transparan & Akuntabel Kuasa Hukum Djoko Tjandra Dicekal

Nurofia Fauziah

Haris Azhar Singgung Kasus Semen Kendeng Sebut Rezim Jokowi Kerap Abaikan Putusan MA

Nurofia Fauziah

KPU Siapkan Alat Mirip Tusuk Gigi buat Coblos Surat Suara

Nurofia Fauziah

BMKG Catat 2 Gempa Guncang Pangandaran & Melonguane pada Jumat Malam

Nurofia Fauziah

Peringatan Dini Cuaca Kamis 18 Juni 2020 Potensi Pembentukan Awan Hujan di Berbagai Daerah BMKG

Nurofia Fauziah

Leave a Comment