Nasional

Istana Minta Masyarakat Memahami Putusan Pemerintah Naikan Iuran BPJS Kesehatan

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta masyarakat bisa memahami keputusan pemerintah dalam menaikkan iuran BPJS Kesehatan pada tahun depan. Moeldoko mengklaim, ada 107 juta warga Indonesia yang mendapatkan subsidi dari pemerintah untuk iuran BPJS Kesehatan. "Full tidak membayar, dibayari pemerintah. Sehingga mengharuskan gelombang 1, 2 enggak ada masalah, gelombang 3 naiknya kurang lebih Rp 16.500, itu yang komplain sekarang ini," papar Moeldoko di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Menurutnya, masyarakat perlu menyikapi kenaikan iuran ini dengan positif dan membangun kesadaran secara bersama. "Satu, memahami bahwa subsidi pemerintah untuk BPJS itu sangat tinggi. Kedua membangun gotong royonglah, bersama sama pemerintah ikut memberikan membantu agar BPJS berjalan," ujar Moeldoko. Pemerintah resmi menaikkan iuran BPJS Kesehatan seiring telah ditandatanganinya Peraturan Presiden (Perpres) No. 75 tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan.

Pada Perpres tersebut di pasal 29, iuran untuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebesar Rp 42.000 dari sebelumnya Rp 25.500 dan berlaku mulai 1 Agustus 2019. Sedangkan untuk peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) atau peserta mandiri mulai 1 Januari 2020 sesuai pasal 34 iuran kelas tiganya akan meningkat Rp 42.000 dari Rp 25.500. Kemudian untuk peserta kelas dua akan naik menjadi Rp 110.000 dari besaran saat ini Rp 51.000, dan untuk kelas satu akan naik menjadi Rp 160.000 dari saat ini Rp 80.000.

Berita Terkait

Tata Cara Puasa Syawal 1441 H Apakah wajib Dikerjakan Berurutan 6 Hari

Nurofia Fauziah

Terima Suap 5,6 Miliar, Bupati Bengkalis Amril Mukminin Jadi Tersangka KPK

Nurofia Fauziah

Fraksi PKS di DPR Minta Rencana Relaksasi PSBB Dipertimbangkan Secara Matang

Nurofia Fauziah

di Antaranya akan Jadi Teman Diskusi Presiden Tugas Staf Khusus Jokowi Telah Dibagi

Nurofia Fauziah

75 WNI di Mesir yang Dipulangkan KBRI Kairo Sebagian Besar Para Peserta Kursus Bahasa Arab

Nurofia Fauziah

Diduga Kelelahan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Pingsan saat Pimpin Rapat Virtual

Nurofia Fauziah

Percuma Belva Mundur dari Stafsus Kalau Ruangguru Masih Ngurusi Kartu Prakerja Demokrat

Nurofia Fauziah

KPK Dalami Dugaan Hubungan Spesial Istri Nurhadi dengan Pegawai MA

Nurofia Fauziah

16 Persen Didominasi Kejahatan Jalanan Kriminalitas Meningkat 4 ‎Pasca Lebaran

Nurofia Fauziah

Yunarto Wijaya Analisa Sosok Sandiaga & AHY Maju Pilpres 2024 Siapa yang Paling Berpeluang Menang

Nurofia Fauziah

Pemerintah & DPR Korbankan Rakyat Demi Pilkada Ujang Komaruddin

Nurofia Fauziah

Leave a Comment