Corona

Ini Reaksi Yunarto Wijaya Menurut Survey Reisa Broto Asmoro Disebut Dapat Turunkan Kecemasan Warga

Yunarto Wijaya memberikan reaksinya atas munculnya dokter Reisa Broto Asmoro. Melalui Instagram, Yunarto Wijaya malah mengatakan stres. Apa katanya?

Hadirnya Reisa Broto Asmoro sebagai jubir tim komunikasi Gugus Tugas Covid 19 dianggap buat tingkat kecemasan menurun, Yunarto Wijaya: malah stres. Seperti yang diketahui, dokter Reisa Broto Asmoro menjadi juru bicara Tim Komunikasi Gugus Tugas Covid 19. Sosok dokter Reisa pertama muncul bersama Achmad Yurianto pada Senin, 8 Juni 2020 saat siaran update virus Corona atau Covid 19.

Tertera dalam keterangan jika dokter Reisa bertugas memberi penjelasan umum terkait perkembangan covid 19 di Indonesia. Achmad Yurianto masih mengumumkan jumlah kasus terkini terkait Covid 19 seperti biasanya. Sosok dokter Reisa dianggap dapat menurunkan tingkat kecemasan di masyarakat.

Direktur Charta PolitikaYunartoWijayatampaknya tak seantusias yang lainnya soaldrReisaBroto Asmoro. Yunarto Wijaya mengaku kalau dirinya adalah penggemar Achmad Yurianto, dan malah dibuatstressdengan kemunculandrReisa. Hal itu disampaikanYunartoWijayasaat melihat hasilsurveisoal penunjukkandrReisasebagai jubirCovid 19.

Berdasarkan hasilsurveiIndikator, penunjukkandrReisasebagai jubir penangananCovid 19berpengaruh terhadap kecemasan warga. Disebutkan bahwa kecemasan warga menurut atas pemberitaanCovid 19sejak kemunculandrReisa. "Hasil Survei Inikantor memperlihatkan penunjukkan Dr @Reisa_BA sebagai jubir penangananCovid 19berpengaruh pada penurunan tingkat kecemasan warga atas pemberitaanCovid 19.

Survei per 9 Juni 2020. Jumlah Responden: 1 orang. Margin error: 0,5 persen," tulis akun @emerson_yuntho. Ia pun menandai cuitan itu kepada Yunarto Wijaya untuk dicermati. Bukannya setuju,YunartoWijayamalah mengakustressdengan pengangkatandrReisa.

"wah saya penggemar achmad yurianto… Malahstressskrg…," tulisYunartoWijaya. Tapi hal itu berbanding terbalik dengan postingannya di Insta Story.

Yunarto Wijaya memposting fotodrReisasaat konferensi pers Selasa (9/6/2020) sore tadi. Ia mengaku jadi makin rajin melihat konferensi pers karena kemunculannya. Sosok dokter Reisa Broto Asmoro yang hadir dalam siaran update Virus Corona Gugus TugasCovid 19kemarin, mengundang pertanyaan publik.

Ada yang mengira posisi Achmad Yurianto sebagai Juru Bicara Pemerintah untuk penangananCovid 19diganti oleh dokter Reisa. Achmad Yurianto menjelaskan, dokter Reisa didapuk menjadi Tim Komunikasi Publik Gugus TugasCovid 19. Tugas pokok dan fungsi utama dokter Reisa sebagai Tim Komunikasi Publik adalah menyampaikan edukasi new normal atau kenormalan baru kepada masyarakat.

Kebutuhan mengedukasi masyarakat soal kenormalan baru secara masif merupakan alasan utama dokter Reisa ditunjuk menjadi Tim Komunikasi Publik. "Sekarang saatnya untuk melakukan edukasi secara masif ke semua masyarakat untuk menjalankan adaptasi kebiasaan baru agar aman dan produktif." "Semua potensi kita ajak untuk berbicara, tidak hanya birokrat tetapi juga pihak lain."

Menurut Achmad Yurianto, edukasi kenormalan baru kepada masyarakat merupakan tema besar pemerintah saat ini. "Ini (edukasi new normal) tema besar kita." "Hal yang sama juga akan dilakukan oleh Gugus Tugas di daerah dengan pertimbangan daerah masing masing," ujarnya.

Saat ini, lanjut Achmad Yurianto, dirinya sebagai Jubir Pemerintah dan dokter Reisa di Tim Komunikasi Publik bekerja sama dalam satu tim. Mengomunikasikan update kasusCovid 19merupakan tugas Achamd Yurianto. Mengedukasi masyarakat soal kenormalan baru menjadi tugas dokter Reisa.

"Kita bekerja bersama sama, dalam satu tim." "Update (kasusCovid 19) proporsinya hanya 25%." "Data kita olah dalam bentuk informasi yang kita analisa, kebutuhan edukasinya ini 75% proporsinya," jelas Achmad Yurianto.

Dokter Reisa Broto Asmoro kini punya tugas baru sebagai Tim Komunikasi Publik Gugus TugasCovid 19. Senin (8/6/2020) sore,drReisajuga sudah tampil di konferensi pers updateCovid 19bersama juru bicara pemerintah untuk penangananCovid 19Achmad Yurianto. Bergaya busana formal dengan mengenakan blazer hitam dalaman kemeja putih dan celana panjang hitam,drReisamenjabarkan perkembangan yang dilakukan gugus tugasCovid 19dalam penangananCovid 19.

Dr Reisa juga mengajak masyarakat untuk beradaptasi dengan kebiasaan kebiasaan baru agar tetap aman beraktivitas saat pandemi. "Saatnya kita mulai untuk kesadaran baru, beradaptasi dengan kebiasaan baru, kebiasan yang lebih sehat." "Lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan agar kita lebih produktif dan aman dariCovid 19," tuturdrReisa, Senin (8/6/2020).

Sejak masaCovid 19,drReisaaktif memberikan informasi informasi terkaitCovid 19melalui berbagai platform, terutama dari sosial medianya. Dengan jumlah pengikut sampai 1,5 juta di instagram, hampir setiap haridrReisaberbagi imbauan soal covid 19 dan kegiatannya selama di rumah aja. “Dari rumah sebisa mungkin memberikan edukasi ya, preventive medicine, menenangkan masyarakat."

Selama di rumah saja,drReisajuga aktif bersama Junior Doctor Networks Indonesia (JDN Indonesia) menggalang dana untuk membantu para tenaga kesehatan dalam memproteksi diri saat melayani pasienCovid 19. Wanita berumur 34 tahun itu meraih gelar dokternya di Universitas Pelita Harapan, dan melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia, dan sejak SMA sudah aktif menjadi model. Pada tahun 2010,drReisamengikuti ajang Putri Indonesia 2010 dan berhasil menyabet juara II dan mendapat gelar Putri Lingkungan 2010.

Sejak saat itu, selain praktik,drReisajuga aktif menjelaskan tentang kesehatan di berbagai program televisi dan acara acara kesehatan. Dr Reisa menikah dengan Tedjodiningrat Broto Asmoro pada 2012 lalu, dan telah dikarunia dua anak.

Berita Terkait

Ini Yang Dikatakan Gubernur Ganjar 13 Tenaga Medis di Kudus Positif Covid-19

Nurofia Fauziah

Sesak Napas saat Pidato Lalu Isolasi di Rumah Kronologi Bupati Karawang Positif Corona

Nurofia Fauziah

Rapid Test Buatan Lokal Cukup Bayar Rp 75.000 Luhut

Nurofia Fauziah

Tambah 1.241 Kasus 12.129 Sembuh Total 34.316 Pasien Positif BREAKING NEWS Update Corona 10 Juni

Nurofia Fauziah

Presiden Sampaikan Situasi Terkini Dampak Covid-19 Bertemu Purnawirawan TNI-Polri

Nurofia Fauziah

Ini Kata Akademisi UGM Kalung Eucalyptus Disebut sebagai Antivirus Covid-19

Nurofia Fauziah

Pemerintah Disebut Lebih Pilih Selamatkan Ekonomi Ketimbang Kesehatan Masyarakat

Nurofia Fauziah

Ini Jawaban Dokter Reisa Broto Asmoro Apakah Virus Corona Benar-benar Ada

Nurofia Fauziah

Doni Monardo Ungkap Penyebab Peningkatan Kasus Covid-19 Jawa Timur yang Sempat Lebihi DKI Jakarta

Nurofia Fauziah

Afrika Selatan Laporkan 311.049 Infeksi 6 Juta Update Corona Global 16 Juli 2020 Tembus 13

Nurofia Fauziah

30.159 Spesimen Covid-19 Diperiksa Hari Ini Tembus Target Jokowi

Nurofia Fauziah

Demi Sensitivitas Pejabat Alasan Ganjar Usul Gaji ASN Golongan III menuju Atas Dipotong 50 Persen

Nurofia Fauziah

Leave a Comment