Nasional

Ini Jawaban Mahfud MD Mengapa Mall Tetap Buka Sementara Masjid Tidak

Pemerintah memutuskan melarang solat Ied Masif Berjamaah. Lalu muncul pertanyaan, mengapa Masjid ditutup, sementara mall justru buka? Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan bahwa keputusan tersebut merujuk pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). "Tapi bedanya apa? kalau majelis ulama itu sifatnya fatwa, kalau kita menekankan bahwa menurut undang undang dan Permenkes yang sekarang berlaku beribadah secara berkelompok dalam jamaah besar itu termasuk yang dilarang dalam rangka menjaga keselamatan dari penularan Covid 19," kata Mahfud, Selasa, (19/5/2020).

Sejauh ini menurut Mahfud, kekecewaan MUI terhadap keputusan pemerintah dalam penerapan PSBB hanya bersifat pribadi dari anggota, bukan secara kelembagaan. "Mungkin Saya tidak melihat juga sih kalau ada misalnya Majelis Ulama kecewa dengan apa yang terjadi. Pertama itu kan pernyataan orang Majelis Ulama, bukan majelis ulamanya yang mengatakan," katanya. Misalnya mengenai adanya anggapan tempat ibadah ditutup sementara mall dibuka.

Mahfud mengatakan mall yang diperbolehkan buka adalah yang termasuk 11 sektor yang diperbolehkan beroperasi. "Misalnya Kenapa masjid ditutup, mal mal itu kok dibuka? Saya kira yang dibuka itu bukan melanggar hukum, juga karena memang ada sektor atau 11 sektor tertentu yang oleh undang undang boleh dibuka dengan protokol tetapi yang melanggar seperti IKEA itu kan juga ditutup pada akhirnya, yang melanggar ya," katanya. Sementara itu terkait beroperasinya bandara menurut Mahfud, untuk mengangkut orang orang karena tugas tugas dan pekerjaan yang menyangkut penanganan penyebaran covid 19.

Yang melanggar ketentuan itu juga ditindak yang tidak sesuai dengan aturan itu," katanya. Sebelumnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai ada anomali kebijakan pemerintah dalam penanganan virus corona. Di satu sisi, pemerintah dengan tegas mencegah orang untuk berkumpul di masjid melaksanakan shalat Jumat dan shalat berjamaah.

Tetapi, di sisi lain, pemerintah tidak mengambil tindakan tegas untuk menghadapi masyarakat yang berkumpul di pasar, pusat perbelanjaan, hingga bandara. "Yang menjadi pertanyaan mengapa pemerintah hanya tegas melarang orang untuk berkumpul di masjid, tapi tidak tegas dan tidak keras dalam menghadapi orang orang yang berkumpul di pasar, mal, bandara, kantor dan pabrik?" kata Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas.

Berita Terkait

Menko Luhut Imbau Masyarakat Manfaatkan Teknologi untuk Ciptakan Start Up

Nurofia Fauziah

3.000 Personel TNI-Polri Berkumpul di Tembagapura Masih Ada 6 KKB

Nurofia Fauziah

Anggota BPK Achsanul Qosasi Mengaku Tidak Kenal Ulum Disebut Terima Uang Kasus KONI

Nurofia Fauziah

Kasum TNI Jelaskan Pembagian Tugas Empat Regu Paspampres Kunjungan Wapres menuju Mako Paspampres

Nurofia Fauziah

8.406 Sembuh 1.698 Meninggal DATA TERKINI Pasien Positif Corona Bertambah 684 Menjadi 28.233 Orang

Nurofia Fauziah

Polri Bakal Gelar Patroli Siber Secara Masif Jasa Travel Gelap Marak

Nurofia Fauziah

Jaksa Pinangki Tolak Diperiksa Bareskrim Polri

Nurofia Fauziah

Peringatan Dini Cuaca Kamis 18 Juni 2020 Potensi Pembentukan Awan Hujan di Berbagai Daerah BMKG

Nurofia Fauziah

Judul Judul Media Asing Soroti Pilpres 2019 : Sudah Bahas ‘Kemenangan’ Jokowi

Nurofia Fauziah

Demokrat wajib Ada di Hati & Pikiran Rakyat Ibas

Nurofia Fauziah

Andi Gani Tekankan Soliditas Sandang & Kulit Tutup Munas Federasi Serikat Pekerja Tekstil

Nurofia Fauziah

Minta Bantuan Sosial Tunai Dibagikan Sebelum Lebaran Mensos Curhat Jokowi Hampir Tiap Hari Telepon

Nurofia Fauziah

Leave a Comment