Kesehatan

Ini 5 Manfaat Rebung Tunas Pohon Bambu yang Bisa Turunkan Berat Badan Jarang Dikonsumsi

Rebung yang merupakan tunas muda dari pohon bambu ternyata punya banyak manfaat untuk tubuh, muulai dari menurunkan berat badan hingga menjaga jantung. Rebung adalah tunas bambu yang masih muda yang tumbuh keluar di samping tanaman bambu. Sayuran ini pertama kali dimanfaatkan oleh orang China kuno untuk diolah menjadi makanan mereka.

Kemudian karena pohon bambu banyak terdapat di Indonesia, maka orang Indonesia juga memanfaatkan rebung untuk dijadikan makanan. Sayuran ini dimanfaatkan oleh banyak masyarakat untuk dijadikan beraneka maacam masakan yang lezat. Rebung juga menjadi isian salah satu makanan tradisional dari Semarang, lumpia.

Nutrisi yang terkandung dalam rebung sangat banyak dan sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Rebung bisa membantu menurunkan berat badan dengan baik karena rebung rendah lemak dan kayak akan karbohidrat dan kalori, maka rebung mejadi makanan yang bisa membantu menurunkan berat badan. Rebung bisa membantu menjaga kesehatan jantung karena memiliki kandungan fitonuterien dan pitosterol.

Fitonutrien dan pitosterol dapat menghilangkan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh sehingga membantu proses kerja jantung serta mengurangi risiko penyakit jantung. Untuk penderita hipertensi, konsumsi rebung dapat menstabilkan tekanan darah dengan baik. Rebung memiliki kandungan senyawa kalium dalam jumlah yang tinggi.

Kalium berguna untuk menurunkan tekanan darah dan menstabilkannya. Sembelit disebabkan oleh sistem pencernaan yang tidak lancar dan dapat mengganggu aktivitas sehari hari. Rebung kaya akan serat dan mengkonsumsinya akan menjauhkan kita dari sembelit dan gangguan pencernaan lainnya.

Rebung bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan baik. Rebung mengandung antioksidan, mineral dan vitamin yang berfungsi membantu dan menjaga sistem kekebalan tubuh. Banyak orang yang gemar atau suka mengkonsumsi<span ></span>rebung. Rebung merupakan batang<span ></span>bambu<span ></span>yang masih muda namun bisa dikonsumsi termasuk cocok untuk dibuat sayur.

Bahkan<span ></span>rebung<span ></span>ini sudah menjadi kegemaran bagi sebagian masyarakat. Memang sayuran jenis ini mengandung banyak khasiat namun masih banyak belum mengetahui. Menurut penelitian,<span ></span>rebung<span ></span>mengandung antioksidan, vitamin, mineral, serat, protein, dan kandungan lemak rendah. Bahkan selama berabad abad orang orang Asia telah mengolahnya menjadi berbagai olahan.

Tunas<span ></span>bambu<span ></span>segar memiliki sejumlah besar vitamin A, B6, C, dan E serta kalsium, kalium, niasin, zat besi, folat, tembaga, seng, selenium, mangan, magnesium, fosfor, dan tiamin. Rebung juga mengandung phytochemical seperti lignan dan asam fenolik yang memiliki efek anti kanker, anti bakteri dan anti inflamasi. Tanaman ini mengandung pitosterol yang memiliki sifat anti kanker yang kuat yang efektif melawan kanker lambung, kanker paru paru, kanker payudara, dan kanker ovarium.

Flavon, klorofil, dan amilase yang ditemukan dalam<span ></span>rebung<span ></span>disebut fitosterol. Selain itu,<span ></span>rebung<span ></span>juga mampu menurunkan risiko kanker usus besar atau kolorektal. Ini menurut sebuah makalah penelitian yang diterbitkan oleh Vivek Sharma dan Nirmala Chongtham.

Rebung juga memiliki senyawa fenolik antioksidan yang bersifat pencegahan terhadap kanker. Karena tingkat potasiumnya yang tinggi,<span ></span>rebung<span ></span>dapat membantu menurunkan tingkat tekanan darah. Studi juga menemukan bahwa potasium dalam<span ></span>rebung<span ></span>dapat menguatkan detak jantung kita, sehingga meningkatkan kesehatan jantung.

Seporsi<span ></span>rebung<span ></span>dapat memberi kita seperlima dari jumlah potasium harian yang direkomendasikan. Asupan<span ></span>rebung<span ></span>secara teratur dapat membantu berbagai masalah kesehatan reproduksi pada wanita. Ini dapat membantu mengobati siklus menstruasi yang tidak teratur, masalah infertilitas, dan mengurangi nyeri persalinan serta mencegah terlalu banyak kehilangan darah pasca melahirkan.

Untuk menggunakannya pada kasus gangguan pernapasan, Anda perlu membuat rebusan<span ></span>rebung<span ></span>dengan merebusnya dua kali. Rebusan pertama selama 5 menit diikuti oleh bisul kedua selama sekitar 10 menit. Untuk hasil terbaik, minumlah air ini bersama madu.

Rabung kaya akan serat. Mengonsumsi<span ></span>rebung<span ></span>dapat membantu Anda meningkatkan kualitas pergerakan usus yang lebih sehat, sehingga menjaga Anda terlindung dari masalah usus. Beberapa Ide Penyajian Untuk Rebung Rebung dapat ditambahkan ke sup, pangsit, tumis, semur, dan salad.

Rebung dapat direbus dan digunakan dalam berbagai hidangan, dapat disajikan sebagai bahan sayur.

Berita Terkait

Mengapa Perut Wiranto Tak Berdarah saat Ditusuk? Dokter Direktur RSPAD Membeberkan Terjawab Sudah

Nurofia Fauziah

dari Jeruk hingga Cabai 9 Makanan yang Kaya dengan Vitamin C

Nurofia Fauziah

Musim Kemarau Masih Sampai November 10 Makanan Yang Cocok Dikonsumsi Saat Musim Panas

Nurofia Fauziah

Mandi Air Hangat hingga Makan Pedas Redakan Hidung Mampet 8 Tips Atasi Hidung Tersumbat karena Flu

Nurofia Fauziah

Hingga Pernah Nekat Lakukan Percobaan Bunuh Diri Mengenal Penyakit Mental yang Dialami Ariel Tatum

Nurofia Fauziah

Sakit Bisa Tambah Parah 4 Jenis Makanan yang Wajib Dihindari saat Menstruasi

Nurofia Fauziah

Tips Agar Tetap Sehat Saat Cuaca Panas

Nurofia Fauziah

Bisa Bantu Turunkan Berat Badan 5 Manfaat Biji Buah Mangga buat Kesehatan

Nurofia Fauziah

Apa Itu Penyakit Pneumonia? Kenali Sejak Dini Penyebab, hingga Cara Pengobatannya Sebelum Terlambat

Nurofia Fauziah

Pernah Direhabilitasi Berulangkali Tertangkap Mengapa Ibra Azhari Masih Kecanduan Narkoba

Nurofia Fauziah

Pacitan KLB Hepatitis A, 824 Warga Keluhkan Nyeri di Perut, Tak Nafsu Makan dan Pembesaran Hati

Nurofia Fauziah

Ini Langkah Efektif Cegah Komplikasi Diabetes

Nurofia Fauziah

Leave a Comment