Nasional

ICW Tidak Sepakat Siapapun Nama Anggota Dewan Pengawas KPK Pilihan Jokowi

Indonesia Corruption Watch (ICW) tidak sepakat dengan siapa pun nama yang ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk duduk sebagai Dewan Pengawas KPK. Peneliti ICW Tama S Langkun mengatakan penolakan tersebut seiring dengan sikap ICW yang dari awal tegas menolak lahirnya Undang Undang Nomor 19 tahun 2019 tentang KPK. ICW pun sebelumnya pernah memberikan catatan terkait keberadaan Dewan Pengawas KPK.

Menurut ICW, adanya Dewan Pengawas KPK akan menghambat kerja kerja pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK. Terlebih Dewan Pengawas KPK memiliki kewenangan menentukan izin penyadapan terhadap pihak pihak yang berpotensi melakukan tindak pidana korupsi. Untuk itu ICW bersama tiga pimpinan KPK, tokoh masyarakat serta sejumlah lembaga swadaya masyarakat lainnya saat ini sedang melakukan uji formil di Mahkamah Konstitusi untuk membatalkan Undang Undang nomor 19 tahun 2019 tentang KPK.

"Saya dari awal ICW terutama menolak Dewas KPK. Artinya siapapun sampai ke bawahnya sesuatu yang tidak disepakati. Biarkan prosesnya berjalan, tapi proses kita pada sikap pertama tadi," kata Tama S Langkun usai diksusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019). Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah merampungkan susunan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebanyak lima orang. "Sudah masuk (namanya) tapi belum difinalkan, kan hanya lima (orang)," ujar Jokowi di Novohotel Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (18/12/2019).

Menurut Jokowi, beberapa orang tersebut berlatar belakang penegak hukum, seperti hakim, jaksa, dan mantan pimpinan KPK. "Ada juga dari ekonom, akademisi, ada dari ahli pidana, saya kira itu," tutur Jokowi. Namun terkait namanya, Jokowi belum mau membocorkannya.

"Nanti ditunggu sehari saja kok, yang jelas nama namanya, nama yang baik. Saya memastikan nama yang baik," kata Jokowi. Dewan pengawas KPK terdiri dari lima orang. Keberadaan Dewan Pengawas KPK diatur dalam UU 19 Tahun 2019 tentang KPK. Pelantikan Dewan Pengawas KPK akan berbarengan dengan pelantikan pimpinan KPK periode 2019 2023 pada 21 Desember 2019.

Tugas Dewan pengawas KPK antara lain untuk mengawasi pelaksanaan tugas dan wewenang KPK, memberi izin penyadapan dan penyitaan, serta menyelenggarakan sidang untuk memeriksa adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh pimpinan KPK. Kabar yang beredar di masyarakat, tiga dari lima nama yang akan menjadi anggota Dewan Pengawas KPK yaitu Taufiequrachman Ruki, Artidjo Alkostar, dan Albertina Hoo.

Berita Terkait

Ini Kata Anggota Komisi II Soal Larangan LGBT Daftar CPNS di Kejagung

Nurofia Fauziah

Amnesty Internasional Desak Pemerintah Cabut Larangan LGBT Daftar CPNS

Nurofia Fauziah

Jangan Gigit Orang yang betul Kalau Salah Silahkan Gigit Pesan Jokowi di Rakornas Indonesia Maju

Nurofia Fauziah

BPI Anggap Pancasila Adalah Dasar Yang Tepat Bagi Bangsa & Negara Indonesia

Nurofia Fauziah

Permainan Tradisional Anak & Memasak Hemat Gas Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Senin 20 Juli 2020

Nurofia Fauziah

Tertular dari Warga Jepang hingga Kondisi Terkini Fakta-fakta Dua WNI yang Terjangkit Virus Corona

Nurofia Fauziah

Spirit UU PA 1960 Jangan Sampai Hilang

Nurofia Fauziah

Kami Terbuka kepada Semua Akhirnya Menteri Agama Fachrul Razi Dukung FPI setelah Tulis Surat Setia

Nurofia Fauziah

Klapertart Berikut Bahan & Cara Masaknya Mudah & Enak Resep Menu Buka Puasa

Nurofia Fauziah

Harapan WP KPK Calon Kapolri Komjen Idham Prioritaskan Kasus Novel dalam 100 Hari Kerja

Nurofia Fauziah

Inilah Arti Reshuffle & Riwayat Perombakan Kabinet Era Jokowi

Nurofia Fauziah

Tayang Anak Seribu Pulau & Membaca Kitab Kuning Sabtu 9 Mei 2020 Jadwal Belajar dari Rumah TVRI

Nurofia Fauziah

Leave a Comment