Nasional

Hilang Fungsi Etika DPR Jika RUU Cipta Kerja Dibahas Saat Pandemi Corona Wasekjen Demokrat

Fraksi Partai Demokrat telah bersikap menarik diri anggotanya dalam pembahasan Omnibus Law Rancangan Undang Undang (RUU) Cipta Kerja. Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Irwan, perintah penarikan diri kader Demokrat di parlemen merupakan sikap kongkrit di saat bangsa melawan pandemi covid 19. “Perintah Ketua Fraksi Partai Demokrat Mas Ibas menarik diri sementara dalam segala pembahasan RUU Cipta Kerja sangat tepat dan didukung oleh rakyat,” ucap Irwan kepada wartawan, Jakarta, Rabu (22/4/2020).

Irwan menilai, seharusnya semua pihak energinya difokuskan dalam penanganan pandemi covid 19 yang telah menyebar ke berbagai wilayah di tanah air. “Dalam etika parlemen, prinsip salus populi suprema lex esto, harusnya jadi pertimbangan utama. Membahas RUU Cipta Kerja dan lainnya di tengah upaya rakyat berjuang melawan covid 19, menunjukkan tidak berfungsinya etika parlemen itu,” ucap Irwan. Irwan pun berharap, sikap Fraksi Partai Demokrat yang menarik diri dari pembahasan RUU Cipta Kerja dapat menggugah empati dan etika parlemen fraksi lain.

“Namun dengan terus membahas RUU Omnibus Law dan Cipta Kerja juga menunjukkan ketidakberpihakan parlemen pada rakyat," ujar Irwan. "Lebih nampak mengakomodasi kepentingan para pemodal dengan memaksakan pembahasan RUU Cipta Kerja ini, dibanding fokus untuk mengawal kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi covid 19,” sambung Anggota Komisi V DPR itu. Menurutnya, setiap pembahasan RUU di DPR perlu partisipasi publik secara luas, sebagaimana diatur dalam Pasal 96 Undang Undang Nomor 12 Tahun 2011 yang menyatakan secara eksplisit mengenai kewajiban untuk melibatkan partisipasi publik dalam proses pembentukan undang undang.

"Di tengah pandemi covid 19, dan himbauan stay at home, mustahil partisipasi itu berjalan dengan baik. DPR nampak seperti memanfaatkan situasi ini untuk mengebut pembahasan RUU Cipta Kerja ini,”

Berita Terkait

Kisah Jaya Jadwal & Link Streaming TVRI Belajar dari Rumah Selasa & Melati Giri 16 Juni 2020

Nurofia Fauziah

Berikut Link Streaming SEDANG BERLANGSUNG TVRI Belajar dari Rumah SD Kelas 1-3 Materi Bilangan

Nurofia Fauziah

Prima Intisari Perkasa Hadirkan Secara Eksklusif Puente Austral menuju Indonesia

Nurofia Fauziah

MUI Beri Penjelasan Soal Hukum Tidak Salat Jumat 3 Kali hingga Diganti Salat Zuhur saat Wabah Corona

Nurofia Fauziah

Pansel Capim KPK akan Serahkan Hasil Seleksi ke Presiden 2 September

Nurofia Fauziah

Perhatikan Cara Ambil Foto Portrait Bukan Landscape Panduan Swafoto buat Daftar Kartu Pra Kerja

Nurofia Fauziah

Tanggapan Bambang Brodjonegoro Soal Rusuh di ‘Calon Ibu Kota’ Indonesia

Nurofia Fauziah

Effendi Simbolon dan 200 Caleg Didoakan Ribuan Umat HKBP Jelang Pencoblosan

Nurofia Fauziah

Sukmawati Sudah Offside Umat Islam Agar Tahan Emosi Ustadz Yusuf Mansyur

Nurofia Fauziah

Jokowi Mengaku 4,5 Tahun Dituduh PKI Tapi Diam Saja Karena Tak Mau Ikut Ikutan Menghujat

Nurofia Fauziah

Komisi I DPR RI Minta Investigasi Menyeluruh Terkait Jatuhnya Helikopter MI-17

Nurofia Fauziah

Relawan Jokowi Calonkan Suhendra sebagai Kepala BIN

Nurofia Fauziah

Leave a Comment