Sport

Hasil Drawing All England 2020 Peluang Daddies Pertahankan Gelar Ginting Jamu Wakil Denmark RESMI

Salah satu turnamen bulutangkis bergengsi dunia bertajuk All England 2020 sudah didepan mata, drawing babak 32 besar ajang tersebut pun telah dilakukan pada hari ini, Selasa (18/2/2020). Anthony Sinisuka Ginting yang bermain di sektor tunggal putra mendapatkan undian melawan salah seorang wakil Denmark, Rasmus Gemke. Pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang berstatus sebagai juara bertahan All England sektor ganda putra mendapatkan hasil undian yang cukup ringan.

Peraih gelar BWF World Tour Finals 2019 tersebut akan menghadapi ganda putra non unggulan asal Jepang, Akira Koga/Tachi Saito. (Hasil lengkap drawing All England 2020 tersedia di akhir artikel berita ini) Turnamen All England 2020 sendiri akan dihelat mulai tanggal 11 hingga 15 Maret 2020.

Ajang bulutangkis yang memiliki level super 1000 tersebut akan memperebutkan total hadiah sejumlah 1.100.000 dollar Amerika. Arena Birmingham akan menjadi venue pertandingan ajang All England 2020. Bukti perbaikan performa sektor tunggal putra akan kembali di uji dalam turnamen All England 2020 kali ini.

Anthony Sinisuka Ginting menjadi salah satu pebulutangkis tunggal putra yang diharapkan mampu melanjutkan performa impresifnya dalam ajang tersebut. Semenjak menjadi finalis dalam ajang BWF World Tour Finals 2019, performa pebulutangkis asal Cimahi tersebut semakin menanjak. Salah satu buktinya adalah ketika Ginting berhasil menggondol gelar juara di rumahnya sendiri dalam ajang Indonesia Masters 2020.

Dalam hasil undian All England 2020, Ginting yang menjadi unggulan keempat akan menghadapi wakil asal Denmark, Rasmus Gemke di babak pertama. Selain Ginting, masih ada tiga wakil Indonesia yang juga akan sama sama berjuang menorehkan prestasi terbaiknya di sektor tunggal putra ajang All England 2020. Ketiga wakil tersebut antara lain Jonatan Chirstie, Shesar Hiren Rhustavito, dan Tommy Sugiarto.

Jonatan Christie yang masih belum bisa menampilkan performa terbaiknya mendapatkan undian melawan wakil Malaysia, Lee Zii Jia. Sementara itu, Shesar Hiren Rhustavito harus berjibaku menghadapi wakil asal India, Parupali Kashyap. Terakhir, Tommy Sugiarto akan menghadapi lawan tangguh yakni unggulan ketujuh asal China, Shi Yu Qi.

Tak hanya sektor tunggal putra yang berkesempatan untuk unjuk gigi, tunggal putri pun juga diharapkan bisa menanjak performanya dalam ajang All England 2020. Setelah melalui tahun 2019 yang kurang mengesankan, sektor tunggal putri diharapkan mampu bangkit tahun ini apalagi dalam waktu dekat akan dihelat Olimpiade Tokyo. Gregoria Mariska Tunjung menjadi satu satunya wakil Indonesia yang akan berlaga di sektor tunggal putri dalam turnamen All England 2020.

Pebulutangkis tunggal putri berusia 21 tahun tersebut akan berhadapan dengan wakil Singapura, Yeo Jia Min di babak pertama nantinya. Sektor ganda putra selalu menjadi tumpuan utama kontingen bulutangkis Indonesia menorehkan prestasi dalam berbagai ajang. Tak terkecuali dalam ajang All England 2020 kali ini, dimana wakil Merah Putih diharapkan mampu merajai turnamen berlevel super 1000 tersebut.

Pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang secara mengejutkan mampu menjadi jawara tahun lalu tentu bertekad akan kembali mengulangi prestasinya tersebut. Ganda putra yang kerap dijuluki The Daddies tersebut akan menjamu wakil asal Jepang, Akira Koga/Taichi Saito. Sementara itu, pasangan Marcus Gideon/Kevin Sanjaya tentu juga tidak mau kalah begitu saja dengan seniornya tersebut.

Pasangan The Minions harus saling sikut dengan ganda putra penuh kejutan asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty. Laga tak mudah juga harus dijalani oleh pasangan ganda putra unggulan kelima asal Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Pasangan Fajar/Rian harus berhadapan dengan pebulutangkis senior asal Denmark, Mathias Boe/Mads Conrad Petersen di babak pertama ajang All England 2020.

Ganda putra Indonesia lainnya yakni Wahyu Nayaka Arya/Ade Yusuf Santoso akan menjamu unggulan ketiga asal China, Li Junhui/Li Yuchen. Performa membaik juga sangat diharapkan bisa menular ke sektor ganda putri. Total akan ada dua wakil ganda putri yang akan berlaga dalam ajang All England 2020.

Pertama, pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang baru saja menjadi juara Indonesia Masters 2020 tentu bertekad meneruskan performa impresifnya. Pasangan yang menempati unggulan kedelapan tersebut harus berjibaku melawan wakil tangguh asal Korea Selatan, Chang Ye Na/Kim Hye Rin. Kedua, pasangan Siti Fadia Silva/Ribka Sugiarto akan mencoba keberuntungannya dengan menghadapi wakil asal Denmar, Maikeen Fruergaard/Sara Thygesen.

Sektor Ganda Campuran tercatat akan mengirimkan empat wakilnya untuk berlaga dalam ajang All England 2020. Pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva yang menempati unggulan kelima mendapatkan undian guna menghadapi wakil asal Taiwan, Wang Chi Lin/Cheng Chi. Lalu, pasangan Hafiz Faizal/Gloria Emmanuelle Widjaja yang menduduki unggulan kedelapan akan saling sikut dengan ganda campuran asal Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock.

Ujian berat harus dilakoni oleh pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas yang harus langsung berhadapan dengan unggulan keenam asal Malaysia, Chang Peng Soon/Goh Liu Ying. Terakhir, pasangan Adnan Maulana/Mychelle Crhstine akan mencoba keberuntungan dengan menghadapi wakil asal Perancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue di babak pertama All England 2020. Anthony Sinisuka Ginting [4] vs Rasmus Gemke (Denmark)

Jonatan Christie [6] vs Lee Zii Jia (Malaysia) Shesar Hiren Rhustavito vs Parupalli Kashyap (India) Tommy Sugiarto vs Shi Yuqi [7](China)

Gregoria Marista Tunjung vs Yeo Jia Min (Singapura) Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo [1] vs Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India) Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan [2] vs Akira Koga/Taichi Saito (Jepang)

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto [5] vs Mathias Boe/Mads Conrad Petersen (Denmark) Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso vs Li Junhui/Liu Yuchen [3] (China) Greysia Polii/Apriyani Rahayu [8] vs Chang Ye Na/Kim Hye Rin (Korea Selatan)

Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto vs Maikeen Fruergaard/Sara Thygesen (Denmark) Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja [8] vs Chris Adcock/Gabrielle Adcock (Inggris) Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari vs Chan Peng Soon/Goh Liu Ying [6] (Malaysia)

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti [5] vs Wang Chi Lin/Cheng Chi Ya (Taiwan) Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso vs Thom Gicquel/Delphine Delrue (Perancis)

Berita Terkait

Positif Corona 20 Anggota Keluarga di ICU Fakta-Fakta Kritisnya Ayah Khabib Nurmagomedov

Nurofia Fauziah

Singgung Kualitas Permainan hingga Pertahanan Terkuat Pujian Herry IP terhadap Yuta Watanabe

Nurofia Fauziah

Tonton Gratis SEA Games 2019 Live Streaming RCTI Final Badminton Putri Indonesia vs Thailand

Nurofia Fauziah

ASEAN Schools Games 2019: Pelatnas Singkat, Tim Voli Putri Tetap Optimistis Raih Medali Emas

Nurofia Fauziah

Piala Sudirman 2019: Tiba di Nanning, Tim Indonesia Disambut Meriah oleh WNI

Nurofia Fauziah

Martunis Beber Sejumlah Fasilitas yang Didapatkannya dari CR7 Jadi Anak Angkat Christiano Ronaldo

Nurofia Fauziah

PB Forki Turunkan Seluruh Atlet Senior di SEA Games 2019

Nurofia Fauziah

MotoGP San Marino 2019: Valentino Rossi dan Marc Marquez Nyaris tak Ikut Balapan

Nurofia Fauziah

tapi Pol Espargaro Belum Selevel dengan Marc Marquez Gaya Balap Boleh Sama

Nurofia Fauziah

Marc Marquez Berprestasi tak Lepas dari Honda yang Mengembangkan Mesin Secara Pararel

Nurofia Fauziah

Eni Nuraini Ungkap Sosok Atlet yang Paling Bandel Hingga Paling Penurut

Nurofia Fauziah

Sungguh Rendah Hati, Marc Marquez Akui Akan Belajar dari Pembalap Muda Meski Bergelimang Prestasi

Nurofia Fauziah

Leave a Comment