Nasional

Golkar Akui Bupati Tetty Paruntu Batal Ditemui Jokowi saat Disinggung Kasus Bowo

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F Paulus mengatakan, Bupati Minahasa Selatan Christian Eugenia Paruntu atau Tetty Paruntu batal bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/10/2019). Menurut Lodewijk, pembatalan itu diputuskan setelah Tetty menjawab pertanyaan pertanyaan terkait kasus Bowo Sidik. Ia mengatakan, Tetty sudah membantah keterlibatannya dalam kasus Bowo Sidik "Pak Pratikno menanyakan masalah itu kepada Bu Tetty, Bu Tetty sudah menjawab bahwa itu tidak benar, dia melakukan tindakan itu. Terkait dengan apa Bowo sidik dan sekda dan sebagainya," kata Lodewijk di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Lodewijk mengakui, Tetty merupakan kader perempuan yang diusulkan Golkar untuk menjadi menteri di Kabinet Kerja Jilid II. "Ya tentunya ada komunikasi terkait dengan daerah dan gender, dicarikan perempuan, dia salah satu perempuan yang juga beragama non Islam," ujarnya. Lodewijk mengatakan, kehadiran Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto ke Istana untuk membantu mengklarifikasi isu keterlibatan Tetty dalam kasus Bowo Sidik.

"Pak Airlangga ya membantu mengklarifikasi masalah itu," tuturnya. Secara terpisah, Wakil Koordinator Bidang Kepartaian (Wakorbid) Partai Golkar Darul Siska mengatakan, sejumlah kader Golkar menyayangkan Tetty gagal bertemu Jokowi, setidaknya untuk mengklarifikasi isu tersebut. Ia berharap, penjelasan Tetty ke Pratikno dapat menjernihkan situasi dan mengklarifikasi segala tuduhan.

"Tentu banyak kader Partai Golkar ikut kecewa dan prihatin dengan kejadian tersebut, mudah mudahan klarifikasi yang disampaikan Ibu Tetty kepada Bapak Pratikno bisa menjernihkan situasi dan mengklarifikasi berbagai tuduhan yang ditujukan kepadanya," kata Darul saat dihubungi, Selasa (22/10/2019). Darul mengatakan, Golkar siap mengganti nama Tetty dari daftar nama nama kader yang diajukan menjadi menteri jika diminta Jokowi.

Berita Terkait

Polisi Minta Keterangan Pacar Yodi Prabowo Buru Pelaku Pembunuhan

Nurofia Fauziah

PT KAI Larang Calon Penumpang kereta yang Bersuhu Tubuh Tinggi Upaya Tangkal Corona

Nurofia Fauziah

Dulu Kalau Ketemu Orang yang Bersin Kita Mendoakan Sekarang Lari Tunggang-langgang Fahri Hamzah

Nurofia Fauziah

Cerita Indonesia dari Pukul 10.03 WIB Jadwal TVRI Belajar dari Rumah Sabtu 16 Mei 2020

Nurofia Fauziah

Feby Sahroni Sebut Masih Banyak Warga yang Belum Tersentuh Bansos

Nurofia Fauziah

Depok Menyusul Solo yang Pertama 4 Daerah Liburkan Sekolah Dampak Corona

Nurofia Fauziah

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 15 Desember 2019 Hujan Lebat Disertai Petir di Sejumlah Wilayah BMKG

Nurofia Fauziah

Amnesty Internasional Desak Pemerintah Cabut Larangan LGBT Daftar CPNS

Nurofia Fauziah

Ucapan Selamat Susi Pudjiastuti buat Edhy Prabowo yang Jadi Menteri Perikanan & Kelautan

Nurofia Fauziah

Mahfud MD Sebut Idul Fitri Momen Tepat Prabowo Bertemu Jokowi, Tak Harus Bicara Politik

Nurofia Fauziah

Sepertinya Jokowi Ingin Mengamputasi Isu Miring Dinasti Politik Pengamat

Nurofia Fauziah

Pakar Ekonomi Nilai Kenaikan BPJS di Masa Pandemi Perlu Ditinjau Kembali

Nurofia Fauziah

Leave a Comment