Regional

Gempa Berkekuatan M 4.4 Guncang Cilacap Jawa Tengah Minggu Pagi Kedalaman 10 Km BMKG

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa mengguncang wilayah Cilacap, Jawa Tengah pada Minggu (17/5/2020) pagi. Berdasarkan titik koordinatnya, gempa terjadi pada 10.19 Lintang Selatan (LS) dan 108.76 Bujur Timur (BT). Pusat gempa berada di laut tepatnya 275 kilometer barat daya Cilacap.

Gempa terjadi di kedalaman 10 kilometer dan dirasakan dengan skala (MMI) II di Cilacap. "#Gempa Mag:4.4, 17 Mei 20 07:33:56 WIB, Lok:10.19 LS, 108.76 BT (Pusat gempa berada di laut 275 km BaratDaya Cilacap), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) II Cilacap #BMKG" Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG:

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda benda ringan yang digantung bergoyang. Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran seakan akan ada truk berlalu. Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi. Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang barang terpelanting, tiang tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan. Tiap tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan. Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen monumen roboh, air menjadi keruh.

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa pipa dalam rumah putus. Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap tiap sungai dan di tanah tanah yang curam. Bangunan bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda benda terlempar ke udara.

Berita Terkait

Anak pun Terancam Tak Kuliah Suami Kena PHK Kisah Sedih Yayuk Ernawati

Nurofia Fauziah

Mayat Pria Tak Dikenal Mengapung di Sungai Musi Palembang BREAKING NEWS

Nurofia Fauziah

Gugus Tugas Akan Lacak Riwayatnya Pasien Covid-19 Asal Sungai Pinang Ogan Ilir Meninggal Dunia

Nurofia Fauziah

Perlu Formula Kreatif Beredar Video Ridwan Kamil Bilang Bandung Siap-siap Lockdown Simak Faktanya

Nurofia Fauziah

Kini Keluarga Lapor Polisi Heboh Syekh Puji Kembali Nikah dengan Anak 7 Tahun

Nurofia Fauziah

Yuli Diduga Meninggal akibat Serangan Jantung Bukan karena Kelaparan Tak Makan 2 Hari

Nurofia Fauziah

Pembunuh Perangkat Desa di Kebumen Ini Akhirnya Ditangkap 6 Tahun Jadi Buron

Nurofia Fauziah

Polisi Pendiri ‘Sekolah Kuota Gratis’ di Lahan Pemakaman Umum Mengenal Sosok Aiptu Paleweri

Nurofia Fauziah

Belum Bisa Disebut Petunjuk Gempa Penjelasan Daryono BMKG soal Cacing Keluar secara Massal di Solo

Nurofia Fauziah

Anggota Polisi yang Marah Karena Ditegur Tidak Pakai Masker Dimutasi Bakal Diperiksa Propam

Nurofia Fauziah

dan DPRD Gubernur Ini Reaksi DPR 500 Tenaga Kerja Asal China Akan Masuk Sulawesi Tenggara

Nurofia Fauziah

Insya Allah Syahid Perawat Hamil yang Meninggal Gubernur Khofifah & Emil Doakan Ari Jokowi

Nurofia Fauziah

Leave a Comment