Pendidikan

Bocah SD Ini Ternyata Cucu dari Karni Ilyas Wawancarai Anies Baswedan Pakai Bahasa Inggris

Anies Baswedan baru baru ini diwawancarai oleh anak SD pakai bahasa Inggris. Rupanya bocah tersebut adalah cucu Karni Ilyas. Video wawancara Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan seorang anak SD menghebohkan dunia maya. Bukan wawancara biasa, Anies Baswedan diwawancarai menggunakan bahasa Inggris oleh bocah SD tersebut.

Anak perempuan yang mewawancarai Anies Baswedan juga terlihat fasih berbahasa Inggris. Ia memahami setiap jawaban Anies Baswedan. Siapa sangka, bocah SD tesebut merupakan cucu dari presenter kondang, Karni Ilyas.

Karni Ilyas pun memberikan reaksinya melihat video wawancara sang cucu. Ia nampak bangga dengan cucunya yang cerdas dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi di usianya yang masih belia. Dalam video sesi wawancara tersebut, Anies terlihat mengenakan baju batik.

Sedangkan bocah perempuan di depannya juga memakai batik. Bocah tersebut membawa lembaran kertas yang berisi pertanyaan untuk Anies Baswedan. Pertanyaan yang diajukan pun sangat beragam, seperti soal pendidikan dan Kartu Jakarta Pintar

Dicecar berbagai pertanyaan oleh sang bocah,AniesBaswedantampak santai dan menjawabnya dengan tenang. Pada awalnya,Naimamengrim pesan lewat Whatsapp kepadaAniesBaswedanagar bersedia diwawancara. "IniNaimah, seorang siswa kelas 5 SD. Dia mengirim teks WA WhatsApp kepada saya ingin wawancara. Terus akhirnya baru bisa hari ini," ujarAniesBaswedan.

Rupanya, wawancarabocahperempuankepadaAniesBaswedanitu tak sembarangan wawancara. MenurutAniesBaswedan, wawancarabocahperempuantersebut merupakan bagian dari tugas sekolahnya. "Ini juga merupakaan bagian dari tugas sekolahnya dia," imbuh sangGubernurDKIJakarta

Sang presenter pun penasaran dan bertanya langsung kepadaNaima. "Jadi saya ada tugas dari sekolah tentang kualitas edukasi. Dan saya ingin tahu lebih banyak tentang kualitas edukasi Indonesia. Apakah semua orang Indonesia punya kases spesifiknya di Jakarta," jawabNaima.

"Ini idenya dari mana?" tanya sang presenter. "Ide saya dari UN United Nations ( PBB)," imbuh Naima. Melihat sosokNaima,AniesBaswedanpun memberikan pujiannya.

Namun ia menganggap bahwa setiap anak itu tidak bisa disamaratakan soal kemampuan berpikir dan akademisnya "Naima adalah contoh kasus yang baik. Tapi pertumbuhan setiap anak itu berbeda beda, tidak bisa disamakan," ujar Anies Baswedan "Kita harus memberikan ruang untuk kebutuhan yang bervariasi itu.

Ada yang pada usia muda sudah tumbuh pesat, Ada yang sudah usia belasan tahun baru mulai tumbuh., Lalu mintanya berbeda beda. Ada yang minat pada pendidikan, ada yang berminta pada robot," ungkapnya. Begitu ditanya pendapatNaimasoalAniesBaswedan,bocahperempuanini menyebut ingin seperti sang Gubernur. "I wanna be like my governor," ujar Naima sambil tersenyum.

Berikut kutipan singkat wawancaraNaima, bocah kelas 5 SD denganAniesBaswedanyang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia "Kartu Jakarta Pintar ini mengurangi jumlah anak muda yang masih tidak mendapatkan akses ke pendidikan?" ujarNaimamengawali wawancaranya. Ditanya seperti itu,AniesBaswedanmembenarkan bahwa Kartu Jakarta Pintar digunakan untuk hal seperti itu.

"Ya benar. Jadi banyak anak muda yang sudah lama tidak bersekolah kemabli bersekolah, melalui Kartu Jakarta Pintar," jawabAniesBaswedanpakaibahasaInggris. Setelah itu, masih menggunakan bhasa Inggris,AniesBaswedanpun menjelskan perihal manfaat Kartu Jakarta Pintar tersebut., Bukan hanya untuk dana sekolah, tapi juga bisa juga untuk persiapan bekal agi lulusan SMA yang akan melanjutkan kerja

"Pendekatannya saat mereka menerima dana yang disediakan Kartu Jakarta Pintar, mereka bisa menggunakan dana tersebut untuk mengikuti pelatihan sehingga mereka dapat pekerjaan yang layak. Tapi di sisi lain, mereka bisa mendapatkan akses untuk sertifikasi program yang setara dengan pendidikan SMA. Dan, kami bersyukur, pendekatan ini terbukti membantu dalam hal mengurangi usia siswa sekolah yang putus sekolah," tuturAniesBaswedan

Dijelaskan panjang lebar, sangbocahperempuanitu pun tampak paham. Tak hanya itu,bocahperempuanitu pun kembali bertanya soal KJP kepadaAniesBaswedan. Anies Baswedan tampak terkagum kagum melihat sang bocah perempuan itu kembali bertanya menggunakan bahasa Inggris.

Video singkatNaimayang mewawancaraiAniesBaswedanini pun sudah viral dibagikan di laman Twitter. Namun para netzien berbondoing bondong menandai akun TwitterKarniIlyas. Hal tersebut karenaNaima,bocahperempuantersebut adalah cucuKarniIlyas.

"Cucunya bang @karniilyas pintar banget…kecil kecil cabe rawat Pak @aniesbaswedan good bener," tulis akun Twitter. "Wah hebat! Cucunya Presiden @ILCtv1 Bang @karniilyas yg masih duduk kelas V SD menginterviewGubernurDKIJakartaPak @aniesbaswedan.

Materinya yg ditanya udah kayak wartawan benaran, dalambahasaInggrispula. Presiden ILC masa depan,' tulis akun Twitter @gabrielmahal. Melihat banyaknya yang menandai akun TwitterKarniIlyas, presenter Indonesia Lawyers Club langsung bereaksi. Karni Ilyas meretweet ulang unggahan para netizen ini.

Tak hanya itu, di akun Instagram pribadinya yang terverifikasi, Karni ilyas mengucapkan terima kasih kepadaAniesBaswedan "Trm ksh Pak Gubernur @aniesbaswedan sdh menerima cucu saya yg msh duduk di kelas 5 SD utk mewawancarai Bpk dlm tugas sekolahnya," tulisKarniIlyas "[GESER VIDEO] Berikut wawancara cucu saya dgn Pak Gubernur @aniesbaswedan utk tugas sekolahnya," tambahKarniIlyas.

Berita Terkait

Hanya Salah Paham HEBOH Mata Pelajaran PAI & Bahasa Arab di Madrasah Dihapus Kemenag

Nurofia Fauziah

Nadiem Makarim Menjelaskan Apa Jeleknya Ujian Nasional Sehingga Diganti Assesmen Kompetensi Minimum

Nurofia Fauziah

Swiss German University Berikan Beasiswa Masuk Kampus Melalui Jalur Akademik dan Non Akademik

Nurofia Fauziah

Pendaftaran SBMPTN 2019 Dibuka Senin Besok, Simak Persyaratan dan Tahapan Pendaftarannya

Nurofia Fauziah

Dibuka Mulai Hari Ini Selasa 9 April 2019, Berikut Alur Pendaftaran Sekolah Kedinasan

Nurofia Fauziah

tapi Bukan Berarti KBM Tatap Muka di Sekolah wajib Dilakukan Tahun Ajaran Baru Dimulai 13 Juli 2020

Nurofia Fauziah

English Prediction Test for TOEFL untuk Tingkatkan Penguasaan Bahasa Inggris Mahasiswa UBSI

Nurofia Fauziah

Pelajar Indonesia Bisa Kuliah menuju Luar Negeri! melalui Pameran Pendidikan Ini

Nurofia Fauziah

BPPT & President University Sepakati Kerjasama Pengembangan Techno Park

Nurofia Fauziah

Mendongeng buat Anak Perlu Dilakukan di Era Teknologi Saat Ini

Nurofia Fauziah

Unika Atma Jaya Kembali Gelar Social Entrepreneur Marketplace  

Nurofia Fauziah

Ada Mapel Cara Hidup Bahagia 13 Mata Pelajaran Unik dari Berbagai Negara yang Tak Ada di Indonesia

Nurofia Fauziah

Leave a Comment