Nasional

BMKG Catat 2 Gempa Guncang Pangandaran & Melonguane pada Jumat Malam

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa mengguncang wilayah Pangandaran dan Melonguane, Sulawesi Utara pada Jumat (1/5/2020) malam. Berdasarkan titik koordinatnya, gempa terjadi pada 8.24Lintang Selatan (LS) dan 108.19 Bujur Timur (BT). Pusat gempa berada di laut tepatnya 68 kilometer barat daya Pangandaran.

Gempa terjadi di kedalaman 35 kilometer dan dirasakan dengan skala (MMI) II di Garut. "#Gempa Mag:3.9, 01 Mei 20 20:09:26 WIB, Lok:8.24 LS, 108.19 BT (Pusat gempa berada di laut 68 km BaratDaya Pangandaran), Kedlmn:35 Km Dirasakan (MMI) II Garut #BMKG" Gempa juga mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara pada Jumat (1/5/2020) malam.

Berdasarkan titik koordinatnya, gempa terjadi pada 4.49 Lintang Utara (LU) dan 127.02 Bujur Timur (BT). Pusat gempa berada di 66 timur laut Melonguane, Sulawesi Utara. Gempa terjadi di kedalaman 48 kilometer dan tak berpotensi tsunami.

"#Gempa Mag:5.2, 01 May 20 20:48:41 WIB, Lok:4.49 LU,127.02 BT (66 km TimurLaut MELONGUANE SULUT), Kedlmn:48 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG" Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG: Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda benda ringan yang digantung bergoyang. Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan ada truk berlalu.

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi. Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang barang terpelanting, tiang tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti. Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

Tiap tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan. Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen monumen roboh, air menjadi keruh. Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa pipa dalam rumah putus.

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap tiap sungai dan di tanah tanah yang curam. Bangunan bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali. Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda benda terlempar ke udara.

Berita Terkait

Calon Menhan Terkuat Prabowo Subianto Tiba di Istana dengan Senyuman

Nurofia Fauziah

Kemenhub Tegaskan Tak akan Hentikan Operasional KRL 6 Penumpang Positif Corona

Nurofia Fauziah

Blogger Putih Abu-abu Bisnis Gerabah Jadwal Live Streaming TVRI Belajar dari Rumah SMA Jumat 22 Mei

Nurofia Fauziah

Pemudik Padati Terminal Terpadu Merak

Nurofia Fauziah

Sikap PAN menuju Pemerintah Sebagai Mitra Kritis Silahturahmi Virtual dengan Pengurus Daerah Zulkifli

Nurofia Fauziah

BPI Anggap Pancasila Adalah Dasar Yang Tepat Bagi Bangsa & Negara Indonesia

Nurofia Fauziah

Menteri Pertahanan Dikabarkan Tak Akan Terima Gaji Prabowo Subianto Masa Tak Terima Gaji

Nurofia Fauziah

Jika Nunggak Pembayaran BPJS Kesehatan Dendanya Juga Bertambah 5 Persen Sudah Iuran per Bulan Naik

Nurofia Fauziah

Kata Sherina Munaf Tanggapan Menkes hingga Respons Kementan Polemik Kalung Antivirus Corona

Nurofia Fauziah

Seolah-olah yang Disampaikan Menteri soal Mudik Membingungkan Meoldoko

Nurofia Fauziah

Tayang Anak Seribu Pulau & Membaca Kitab Kuning Sabtu 9 Mei 2020 Jadwal Belajar dari Rumah TVRI

Nurofia Fauziah

Peringatan Dini Cuaca Kamis 18 Juni 2020 Potensi Pembentukan Awan Hujan di Berbagai Daerah BMKG

Nurofia Fauziah

Leave a Comment