Nasional

Berikut ketentuan & Skema Pencairannya BLT Rp 600 Ribu Selama 4 Bulan Dibagikan 2 Tahap

Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp 600 ribu untukkaryawan swasta yang bergaji di bawah Rp 5 juta akan segera cair. Bantuan Rp 600 ribu per bulan diberikan selama empat bulan berturut turut dalam dua tahap, sehingga totalnya Rp 2,4 juta. Namun, untuk mendapatkan BLT, ada beberapa syarat yang telah ditentukan, satu di antaranya terdaftar di BPJSKetenagakerjaan.

Untuk mengecek apakah namamu terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, Anda dapat mengakses laman . Dikabarkan BLT akan cair pada 25 Agustus 2020 danlangsung ditransfer ke rekening setiap pekerja. Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengatakan, pemberian bantuan tersebut akan mulai dilakukan pada 25 Agustus mendatang.

Selanjutnya, dilakukan secara simbolik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebagaimana dilansir . "Rencananya, Bapak Presiden menyerahkan secara langsung dan me launching. Insya Allah tanggal 25 Agustus ini," kata Ida Fauziah dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (17/8/2020). Ida menambahkan, karyawan dan pegawai yang menerima bantuan harus tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

Tercatat, sampai saat ini pemerintah telah mengantongi sekitar 12 juta rekening calon penerima bantuan subsidi gaji atau upah dari BPJS Ketenagakerjaan. "Sekarang alhamdulillah, teman teman pekerja kita yang menjadi peserta BPJS (Ketenagakerjaan) datanya sudah 12 juta nomor rekening sudah masuk," kata Ida. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memastikan BLT ini akan cair dalam satu hingga dua pekan ke depan.

Artinya, pada Agustus 2020 ini, pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan akan menerima BLT. Mengingat, bantuan ini diprioritaskan bagi pekerja swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta yang terdaftar Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK. "Untuk yang masih bekerja, juga akan diberikan bantuan, tapi yang ikut dalam BPJS Ketenagakerjaan," kata Jokowi saat mengunjungi Posko Penanganan Covid 19 Jawa Barat di Kodam III/Siliwangi, Bandung, Selasa (11/8/2020).

Lantas, bagaimana skema pencairannnya? Subsidi upah yang diberikan sebesar Rp600.000 selama 4 bulan atau total senilai Rp 2,4 juta. Subsidi ini akan diberikan setiap 2 bulan, dengan demikian penerima bantuan akan mendapatkan Rp 1,2 juta setiap pembayaran.

"Jadi untuk subsidi bulan September Oktober akan kita berikan pada akhir Agustus ini. Dan 2 bulan berikutnya akan diberikan." "Jadi diberikan dalam bentuk transfer langsung ke rekening penerima 2 bulan sekali, Rp 1.200.000," kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah. Bantuan subsidi upah ini diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada pekerja dan pemberi kerja (perusahaan) yang selama ini menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan Peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 5.000.000 sesuai upah yang dilaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan

Pekerja/Buruh penerima upah Memiliki rekening bank yang aktif Tidak termasuk dalam peserta penerima manfaat program Kartu Prakerja

Peserta yang terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juni 2020. Bukan karyawan BUMN dan PNS Anda bisa mengecek status kepesertaanBPJamsostekmelalui laman resmi .

Login menggunakan alamat email dan password. Peserta harus mengunduh aplikasi BPJSTK Mobile di Android, iOS, dan BlackBerry. Setelah mengunduh, peserta harus melakukan registrasi terlebih dahulu untuk mendapatkan PIN. Syarat registrasi di aplikasi BPJSTK Mobile antara lain Nomor KPJ (ada di kartu BPJS Ketenagakerjaan), NIK e KTP, dan tanggal lahir, dan nama. Setelah terdaftar dan login, peserta dapat mengetahui status kepesertaan BPJAMSOSTEK. Kemudian pilih di "Kartu Digital". Setelah muncul tampilan kartu digital BPJS Ketenagakerjaan, klik di tampilan tersebut, bagian bawah akan terlihat status kepesertaan BPJS TK (aktif/tidak aktif).

Berita Terkait

Ini Kata Anggota Komisi II Soal Larangan LGBT Daftar CPNS di Kejagung

Nurofia Fauziah

Permainan Tradisional Anak & Memasak Hemat Gas Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Senin 20 Juli 2020

Nurofia Fauziah

TVRI SD Kelas 4-6 Senin 11 Mei 2020 Jawaban Berapa Liter Air Mineral Caca Sekarang

Nurofia Fauziah

Penunjukkan Irjen Listyo Sigit Sebagai Kabareskrim Sudah Tepat Aziz Syamsudin

Nurofia Fauziah

Hujan Lebat di Banda Aceh & Bengkulu Prakiraan Cuaca BMKG di 33 Kota di Besok Kamis 5 Maret 2020

Nurofia Fauziah

Aksi Kriminal Tidak Peduli Hukum Analisis Kriminolog soal Aksi Premanisme ala John Kei

Nurofia Fauziah

Singgung Wartawan sambil Lihat Sekitarnya Prabowo Subianto Sampaikan Kelemahan Pertahanan Indonesia

Nurofia Fauziah

Saksinya Banyak Pramugari Senior Ungkap Sosok Selir yang Diduga Terlibat Skandal Ari Askhara

Nurofia Fauziah

Drama Dar Der Dor Gembong Narkoba di Balik Penemuan Mobil Misterius di Jember

Nurofia Fauziah

Panglima TNI Resmi Buka Gebyar Karya Pertiwi 2019

Nurofia Fauziah

Sukmawati Sudah Offside Umat Islam Agar Tahan Emosi Ustadz Yusuf Mansyur

Nurofia Fauziah

Lengkap dengan Keutamaannya Bacaan Niat Puasa Tarwiyah & Arafah

Nurofia Fauziah

Leave a Comment