Corona

Begini Struktur & Tugas Komite Kebijakan yang Dibentuk Presiden Hadapi Covid-19

Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung menjelaskan mengenai status Komite Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang dibentuk Presiden melalui Peraturan Presiden nomor 80 tahun 2020. Menurut Pramono, Komite Kebijakan tersebut bertanggungjawab langsung pada Presiden. "Jadi Presiden langsung yang mengendalikan, memonitor, mengontrol semua kebijakan yang berkaitan dengan penanganan Covid 19 dan pemulihan ekonomi nasional," kata Pramono di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, (21/7/2020).

Secara struktur Organisasi, Komite Kebijakan berada langsung di bawah Presiden. Komite kebijakan terdiri dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai Ketua Komite dibantu enam wakil ketua yang terdiri dari Menko Maritim Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Polhukam Mahfud MD, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Di bawah Komite kebijakan terdapat Ketua Pelaksana yang dijabat Menteri BUMN Erick Thohir. "Setelah itu ada Ketua Pelaksana yang daily kebijakan arahan Presiden dan juga Komite Kebijakan, dialah yang bertanggung jawab melaksanakan dilapangan. Yaitu Menteri BUMN Erick Thohir," katanya.

Lebih jauh Pramono menjelaskan bahwa Ketua Pelaksana membawahi dua Satuan Tugas yakni Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Dan Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional. Satuan Tugas Penanganan Covid 19 tetap dijabat oleh Doni Monardo sementara Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional dijabat oleh Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin. Adapun tugas Komite Kebijakan yakni menyusun rekomendasi kebijakan yang dilaporkan langsung kepada presiden. Untuk diambil langkah langkah yang diperlukan kebijakan strategis tersebut dan seterusnya.

"Jadi untuk detilnya, mohon untuk tugas baik komite kebijakan, Ketua pelaksana, Satgas pemulihan Transformasi Ekonomi, maupun Satgas Penanganan Covid 19 di dalam Perpres tersebut telah diatur secara rinci," pungkasnya.

Berita Terkait

Tembus 17 Ribu Kasus Positif 2.331 Kasus Baru dalam 4 Hari UPDATE Corona di Indonesia 16 Mei 2020

Nurofia Fauziah

106 Anggota DPRD DKI Tak Punya Kegiatan Rapat Kerja Apapun Selama 12 Hari Kantor Ditutup

Nurofia Fauziah

Ini Kata Akademisi UGM Kalung Eucalyptus Disebut sebagai Antivirus Covid-19

Nurofia Fauziah

4 Provinsi dengan 0 Kasus Kematian per Selasa 21 April 2020 UPDATE Corona Indonesia

Nurofia Fauziah

Lebih dari 1 Juta Orang Berhasil Sembuh dari Covid-19 Kabar Baik dari Seluruh Dunia

Nurofia Fauziah

Rapid Test Buatan Lokal Cukup Bayar Rp 75.000 Luhut

Nurofia Fauziah

Dua Target Ini yang Dikejar Presiden Sebut Dunia susah Kendalikan Covid

Nurofia Fauziah

Doni Monardo Persilakan KPK Sadap Teleponnya 

Nurofia Fauziah

4 Tips Melewati Masa Pandemi Corona dalam Kehidupan Rumah Tangga

Nurofia Fauziah

5 Miliar buat Hadapi COVID-19 Tempo Scan Tuntaskan 100% Bantuan Rp 17

Nurofia Fauziah

Presiden Sampaikan Situasi Terkini Dampak Covid-19 Bertemu Purnawirawan TNI-Polri

Nurofia Fauziah

Pembeli Antre di Kursi Plastik VIRAL Beli Sayur Terapkan Physical Distancing di Perum Anyelir Depok

Nurofia Fauziah

Leave a Comment