Regional

Begini Pengakuan Teman Ferdian Paleka Setelah Jadi Tersangka Bikin Prank Berujung Kecaman

Polisi telah menetapan satu tersangka terkait kasus video prank sembako berisi sampah. Dia adalah T yang sebelumnya telah menyerahkan diri ke polisi. Diketahui diserahkan oleh orang tuanya setelah polisi mendapatkan laporan dari para korban prank tersebut.

Saat ini, T pun telah mendekam di rumah tahanan Polrestabes Bandung. Sementara Youtuber Ferdian Paleka dan satu temannya, A hingga kini masih dalam pencarian polisi. Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Galih Indragiri mengatakan bahwa T terlihat dalam beberapa adegan video prank itu.

Selain itu, T juga sempat menjadi pengemudi, host hingga juru kamera. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terungkap bahwa ide awal membuat prank sembako berisi sampah itu berasal dari A. Setelah itu, Ferdian Paleka dan A menyetujuinya hingga dibuatlah video prank itu.

"Jadi pertama kita sampaikan ide awal berdasarkan hasil pemeriksan kami pada inisial T, yang awal mempunyai ide adalah dari A. Kemudian A menyampaikan ke F dan T. Saat itu mereka sedang bersama dan mereka sepakat untuk melakukan kegiatan tersebut," kata Galih Kamis (7/5/2020) seperti dikutip dari Kompas.com. Di sisi lain, T juga mengungkakan bahwa video prank tersebut dibuat karna iseng semata. Kemudian berdasarkan keterangannya, video itu dibuat demi menambah subscriber kalan Youtube Ferdian Paleka.

Atas perbuatannya, T dijerat Pasal 45 ayat 3 huruf e, Pasal 36 dan Pasal 51 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan acaman 12 tahun penjara. Diketahui sebelumnya bahwa keberadaan Ferdian Paleka dan A hingga kini belum diketahui pasti. Namun Ferdian Paleka sempat terdeteksi di daerah Banten dan dilacak hingga Bogor.

Galih mengungkapkan, pelarian Ferdian Paleka diketahui warga yang melihat mobil pelaku berada di daerah Cileungsi, Bogor. Saat itu, pihaknya langsung melakukan pengejaran dan membuntuti mobil tersebut. Namun saat akan ditangkap, ternyata yang mengendarai mobil itu bukanlah Ferdian.

"Jadi tim kita yang sudah membuntuti dan melakukan penangkapan yang kami kira yang bersangkutan (pelaku F) namun demikian ternyata orang tua (bapak kandung) dari saudara F," kata Galih di Mapolrestabes Bandung, Rabu (6/5/2020). Saat dimintai keterangan, orang tua Ferdian Paleka seakan enggan menjelaskan secara detail keberadaan anaknya tersebut. "Menurut keterangan dari yang bersangkutan dia tidak menyampaikan secara spesifik. Intinya orangtuanya tetap melindungi anaknya, jadi tidak memberitahukan keberadaan anaknya," ujar Galih.

Polisi pun akhirnya memeriksa lebih lanjut orangtua Ferdian terkait keberadaan anaknya itu. Menurut Galih, orang tua Ferdian Paleka tak kooperatif karena seolah menyembunyikan anaknya yang tengah diburu polisi. "Sementara masih saksi kita periksa secara intensif terkait apa yang dia ketahui terkait apa yang anaknya lakukan," kata Galih.

"Ya, sudah pasti (tak kooperatif) kalau kita melihat dari kronologi dari awal kita amankan yang pertama, kemudian kita amankan mobilnya, di mana mobil tersebut milik saudara F yang dibeli dari dia (bapak kandung) sendiri, itu dikuasai oleh orangtuanya," sambungnya. Polrestabes Bandung telah menetapkan YouTuber Ferdian Paleka dan A sebagai buronan atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus prank sembako berisi sampah. "Dua orang itu sekarang DPO," kata Kepala Polrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Kota Bandung, Rabu (6/5/2020).

FOLLOW: Ulung mengatakan, pihaknya juga telah mendapatkan lokasi pelarian Ferdian Paleka dan rekannya. "Dia di luar kota, sudah kita cek ada di Bogor, sekarang kita lagi kejar," ungkapnya.

Ulung memastikan pihaknya segera menangkap Ferdian Paleka lantaran sudah banyak desakan dari masyarakat. "Sekarang ini lagi proses dikejar, karena menjadi atensi juga dari masyarakat," tandasnya. Ulung menambahkan, Ferdian dan rekan rekannya akan dijerat dengan UU ITE jika nantinya tertangkap.

"Ancamannya 12 tahun (kurungan penjara)," kata Ulung saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Kota Bandung, Rabu (6/5/2020). Dari keterangan dari T yang menyerahkan diri beberapa waktu lalu, mereka bertiga hanya iseng membuat konten tersebut "Kalau dari pengakuannya dia iseng, tapi dalam UU ITE mengatakan secara disengaja atau tidak disengaja," tuturnya.

Ulung mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan hal serupa. "Kepada masyarakat agar bijaksana dalam kegiatan bermedia sosial. Jangan sampai membuat masyarakat terpancing emosinya, jadi bersikaplah dewasa, apalagi di tengah kondisi pandemi seperti ini," ucapnya. Diberitakan sebelumnya, Ferdian Paleka diburu polisi usai melakukan prank sembako berisi sampah.

Video Ferdian Paleka itu pun mendadak viral dan ramai diperbincangkan di media sosial. Aksi Ferdian dan temannya itu bahkan dikecam warganet. Saat melakukan prank sembako berisi sampah, Ferdian Paleka terlihat bersama dua temannya.

Setelah itu para korban pun melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Berita Terkait

Petugas Piket Dapat Getah Ada yang Selundupkan Ponsel menuju Tahanan Gambar Ferdian Paleka Cs Diplonco

Nurofia Fauziah

0 Terasa hingga Yogyakarta Gempa Pacitan M 5

Nurofia Fauziah

Banyak Warga Tertolak Berobat Alasan Barito Kuala Putuskan Kerjasama dengan BPJS Kesehatan

Nurofia Fauziah

Kepala Ditutup Plastik & Lehernya Terluka Wanita Bertato Burung Hantu Ditemukan Tewas di Bandung

Nurofia Fauziah

Ide Buat Video hingga Bayaran Endorse kisah Seniman yang Viral Berkat Tarian Bergaya Wayang Kulit

Nurofia Fauziah

Mobil Milik Youtuber Pembagi ‘Makanan’ Sampah di Bandung Diamankan Polisi

Nurofia Fauziah

Ini Penjelasan Gubernur Khofifah Kasus Covid-19 di Jawa Timur Tertinggi di Indonesia

Nurofia Fauziah

Pria Bengkulu Ini Potong Alat Vital Remaja Berusia 16 Tahun Tidak Terima Ponakannya Dicabuli

Nurofia Fauziah

Acungkan Pedang saat Ditagih Bayar Uang Bensin Aksi Gangster di SPBU Semarang Terekam CCTV

Nurofia Fauziah

Anak pun Terancam Tak Kuliah Suami Kena PHK Kisah Sedih Yayuk Ernawati

Nurofia Fauziah

Cuma Minum Air Galon buat Ganjal Perut Lapar Warga Serang Meninggal Seusai 2 Hari Tak Makan

Nurofia Fauziah

Leave a Comment