Sains

Badai Matahari Diperkirakan Bakal Terjadi Jumat Besok, Ini Penjelasan LAPAN RI

Jumat (14/3/2019) besok diperkirakan badai matahari bakal terjadi. Fenomena badai matahari ini, disebut disebabkan oleh lubang berbentuk ngarai di atmosfer atas matahari. Laman Space Weather menyebut, lubang berbentuk ngarai di atmosfer matahari menghadap bumi.

Lubang tersebut memuntahkan aliran angin matahari ke arah bumi. Fenomena aliran angin matahari menuju ke arah bumi ini disebut pula badai geomagnetik minor G1 dan tidak berbahaya. Atas informasi prediksi terjadinya badai matahari Jumat besok, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN RI) memberikan informasi di akun twitternya, @LAPAN_RI, Kamis (14/3/2019).

LAPAN mengunggah foto posisi lubang korona di sekitar ekuator matahari pada Rabu (13/3/2019). Menurut LAPAN, posisi lubang korona di sekitar ekuator matahari memang bisa memelepaskan angin matahari cepat atau badai matahari. Angin matahari cepat itu diperkirakan mencapai bumi dalam dua hari.

Namun demikian, LAPAN menyampaikan, efek adanya badai matahari itu tidak seperti yang diberitakan. Sayangnya, LAPAN tidak merinci efek yang bisa ditimbulkan oleh angin cepat matahari itu. Lubang korona 13 Maret kmrn. Posisi lubang korona di sekitar ekuator matahari mmg bisa melepaskan angin matahari cepat yg diperkirakan mencapai bumi dlm 2 hari. Tetapi efeknya tdk seperti yg diberitakan, " tulis @LAPAN_RI.

Lantas, apa saja dampak yang ditimbulkan dari adanya badai matahari ini? Beruntung, manusia akan terlindungi dari radiasinya lantaran ada medan magnet bumi. Kendati demikian, tetap saja jumlah radiasi yang lebih tinggi membuat orang rentan terhadap kanker.

Tak hanya itu, badai matahari ini dapat mempengaruhi teknologi berbasis satelit. Satelit yang berada di orbit bakal terpengaruh oleh badai matahari ini. Dampak badai matahari itu, kemungkinan adalah melumpuhkan GPS, sinyal ponsel dan TV digital.

The storm, which could knock out GPS, mobile phone signal, and digital television ," tulis laman express.co.uk. Kendati demikian, belum diketahui secara pasti apakah dampak badai matahari ini akan terjadi juga di Indonesia. Aurora ini, dapat dilihat di negara negara di "bagian utara" Amerika Serikat, seperti Michigan dan Maine.

Berita Terkait

Inilah 5 Fakta Unyeng-unyeng di Kepala Benarkah Anak dengan 2 Unyeng-unyeng Punya Sifat Nakal

Nurofia Fauziah

Ada Hujan Meteor hingga Gerhana Matahari Catat Ini 12 Fenomena Langit Indonesia di Bulan Desember

Nurofia Fauziah

14 Spesies Anjing dan Kucing Langka di Dunia, Ada yang Mirip Rakun

Nurofia Fauziah

Peneliti Kembangkan Obat Alternatif Tangkal Virus Corona dari Senyawa Propolis

Nurofia Fauziah

Begini Penjelasan Ahli Reptil LIPI Itu Siklus Normal Kapan Teror Ular Kobra Berakhir

Nurofia Fauziah

sementara 10 Negara Ini Beri Upah per Jam Tertinggi Pro Kontra Wacana Upah per Jam di Indonesia

Nurofia Fauziah

Ini Tata Cara Salat Gerhana Bulan atau Salat Khusuf Gerhana Bulan Penumbra Terjadi 11 Januari

Nurofia Fauziah

Proyek Pesawat R80 & N245 Dicoret dari Daftar Proyek Strategis Nasional Diganti Drone

Nurofia Fauziah

Ini Dia Drone Yang Hampir Memicu Perang AS Iran, Lihat Kehebatan Dan Harganya

Nurofia Fauziah

Danau Terpencil di India Utara Dipenuhi Puluhan Kerangka Manusia, Seperti Apa Penjelasannya?

Nurofia Fauziah

Gerakan Alis Jadi Cara Anjing Ajak Komunikasi dengan Manusia

Nurofia Fauziah

7 M Ashera Bisa Sampai Rp 1 12 Jenis Kucing Paling Mahal di Dunia

Nurofia Fauziah

Leave a Comment