Travel

Australia Sejumlah Negara Tingkatkan Travel Warning menuju Indonesia Inggris Amerika Serikat

Sejumlah negara mengupdate peringatan perjalanan (travel warning) bagi warganya yang ingin berkunjung ke Indonesia. Mereka diminta untuk mempertimbangkan kembali jika ingin ke Papua. Dikutip dari ABC Indonesia hari Selasa (31/12/2019), Travel warning dirilis Pemerintah Amerika Serikat (AS) pada 28 Desember 2019 menyebut, agar warganya menghindari kawasan Timika dan Grasberg di Papua, karena adanya kekacauan besar di sana. Sebelumnya Kedubes Amerika Serikat (AS) di Jakarta merilis peringatan keamanan pada 12 Desember lalu, yang mencakup seluruh wilayah RI dan menyebutkan selama musim liburan ini aparat Polri akan diterjunkan ke titik titik wisata, gereja, mall dan tempat umum lainnya.

Sedangkan Pemerintah Inggris mengupdate travel warning ke Indonesia dengan menyebutkan, adanya aksi aksi demo di Manokwari, Jayapura dan Wamena. Warga Inggris juga dilarang mendatangi kawasan 4 km dari Gunung Agung di Bali serta 7 km dari Gunung Sinabung di Sumut. Peringatan untuk menghindari Papua juga dikeluarkan Pemerintah Kanada pada 18 Desember dengan alasan di sana sering terjadi insiden kekerasan.

Travel Warning Australia Sementara itu travel warning dari Australia menyebutkan risiko serangan teroris tetap tinggi di Indonesia dan meminta warganya tetap waspada. Selain itu, warga Australia juga diperingatkan mengenai kerusuhan di sejumlah kota di Papua dan Papua Barat sejak Agustus lalu.

"Kriminalitas ringan dan berat terjadi di Indonesia. Miras mungkin dicampur dengan bahan beracun. Terjadi kejahatan yang melibatkan taksi dan pengemudi. Wanita yang bepergian sendirian berisiko tinggi," demikian disampaikan dalam travel warning. Australia juga menyatakan, ada temuan penyakit legionella di antara wisatawan yang baru pulang dari kawasan Kuta di Bali sejak awal 2019. Warga Australia diminta meningkatkan kewaspadaan selama berada di Indonesia, termasuk di Bali.

Peringatan perjalanan dari negara negara seperti AS, Inggris dan terutama Australia menjadi berpengaruh saat upaya Pemerintah RI mencapai target 20 juta kunjungan wisatawan asing tahun 2019 ini. Sebagai catatan, untuk bulan Oktober 2019 terdapat 774 ribu kunjungan dari Australia ke Indonesia, menurut CEIC.

Berita Terkait

Bandara di India dari Perketat Aturan Kesehatan Kembali Dibuka

Nurofia Fauziah

Itinerary Cappadocia Izmir Pamukkale 3 Hari 2 Malam, Cocok Untuk Solo Traveler

Nurofia Fauziah

Hiburan Keluarga di Akhir Tahun Bersama REDTOP Hotel & Convention Center

Nurofia Fauziah

Situ Janawi di Kabupaten Majalengka, Tawarkan Pesona ‘Telaga Suci’ nan Jernih

Nurofia Fauziah

Harga Tiket Masuk Jakarta Aquarium yang Buka Kembali Sejak 20 Juni 2020

Nurofia Fauziah

10 Kuliner Khas yang Biasa Disajikan saat Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia

Nurofia Fauziah

3 Destinasi Ini Kini Juga Terbengkalai Tak Hanya Kampung Gajah di Bandung

Nurofia Fauziah

Ada Satu yang Terjadi di Indonesia 9 Fenomena Alam Paling Menakjubkan & Misterius di Bumi

Nurofia Fauziah

Ingin Tetap Sehat Selama Bulan Puasa? Coba Konsumsi 5 Buah Buahan Ini

Nurofia Fauziah

7 Hotel Murah di  Salatiga Jawa Tengah, Cocok untuk Lakukan Staycation

Nurofia Fauziah

Yuk Isi Libur Lebaran ke Destinasi Paling Hits di Depok

Nurofia Fauziah

Panduan Transportasi, Harga Tiket dan Tips Liburan ke Candi Borobudur ala TribunTravel

Nurofia Fauziah

Leave a Comment