Internasional

Audrey Whitlock Positif Covid-19 Pimpin Gerakan Anti Lockdown & Minta Warga Tak Karantina Mandiri

Kisah menarik terkait virus Corona tengah terjadi di Amerika. Audrey Whitlock, pemimpin gerakan anti lockdown malah dinyatakan positif virus Corona. Dirinya buka suara terkait kondisinya kini!

Pemimpin gerakan anti lockdown di Amerika, Audrey Whitlock, dinyatakan positif virus Corona dan kini dikarantina. Amerika Serikat tengah berjuang dalam penanganan virus Corona. Hingga 29 April 2020, negara Amerika memiliki kasus terbanyak virus Corona.

Dimana 58.670 meninggal dunia dan 140.138 sembuh, seperti yang dikutip dari Kompas.com. Negara tersebut juga menghadapai masyarakatnya yang dianggap 'sulit diatur'. Bahkan, sampai muncul gerakan anti lockdown di masyarakat.

Mereka turun ke jalan dan menyuarakan anti lockdown dan meminta warga lain keluar rumah. Pemimpin gerakan tesebut adalah Audrey Whitlock. Namun, justru hal tak diduga terjadi kepada Audrey Whitlock.

Audrey Whitlock tidak bisa mengikuti dua kali unjuk rasa yang dijadwalkan karena positif terjangkit virus corona. Dilansir dari New York Post, Whitlock yang mengelola HalamanFacebook ReOpen NCmemasuki masa karantina selama dua pekan yang berakhir pada Minggu (26/4/2020) setelah positif terjangkit virus corona. Di halaman Facebook itu terdapat keterangan bahwa kebanyakan anggota gerakan anti lockdown merupakan pemilik bisnis dan karyawan yang kehilangan pendapatan mereka sehingga tidak bisa memberikan hak hak keluarga mereka.

"Kami bersama sama menuntut aksi dari para pejabat," ungkap keterangan di grup tersebut. Di dalam sebuah unggahan di Facebook, Whitlock menulis, "Saya akan mengambil sikap setiap hari sampai kita menjadi orang bebas lagi. Untuk memperingatkan karena seseorang harus melakukan hal yang benar dalam menghadapi kesalahan."

Dia juga menulis tentang bagaimana pembatasan yang diberlakukan di tengah pandemi Covid 19 telah melanggar hak Amandemen Pertama serta hak Amandemen ke 5 dan 14. Dia mengatakan dia 'dipaksa' memasuki karantina yang mana hal itu sebenarnya melanggar hak Amandemen Pertama. Sementara itu, Whitlock yang terjangkit virus corona mengabarkan, "Saya masih berada di ruang isolasi/karantina mandiri di rumah saya sesuai arahan departemen kesehatan distrik.

Saya belum menghadiri acara untuk ReOpen NC." Ketika Whitlock berada dalamisolasi mandiri, kelompok unjuk rasa mengadakan dua demonstrasi di Raleigh, ibu kota Carolina Utara. Mereka meminta gubernur negara bagian itu untuk mempercepat aturan tinggal di rumah yang berlaku hingga 8 Mei mendatang.

Pada demonstrasi pekan lalu, lebih dari 100 pengunjuk rasa sebagian besar berdesakan dan menentang panduan jaga jarak sosial atau social distancing. Dikutip dari WFAE, hanya sedikit dari para demonstran yang memakai masker. Kelompok ini dijadwalkan akan menyelenggarakan demonstrasi ketiga pada Selasa, di luar gedung dewan legislatif Raleigh.

Sementara Whitlock pertama kali mengungkapkan diagnosis penyakit Covid 19 yang dideritanya di unggahan pada halaman grup Facebook ReOpen NC pada Minggu. "Sebagai pasien positif Covid 19 yang asimptomatik (karantina akan berakhir pada 26/4/2020)." Media Raleigh News and Observer mengutip tulisan Whitlock.

"Kekhawatiran lain yang saya miliki adalah pengobatan pasien Covid 19 yang berkaitan dengan penyakit menular lainnya. Saya mau tidak mau menjalani karantina di rumah saya selama 2 minggu."

Berita Terkait

Kakek Nenek Melawan Perampok Bersenjata Pakai Sandal dan Kursi Viral, Lihat Videonya

Nurofia Fauziah

Singapore Media Festival Gelar IAC buat Perkuat Kemitraan Antar Industri Media Asia

Nurofia Fauziah

Rencana China Lakukan Latihan Militer di Laut China Selatan Buat Negara Tetangga Khawatir

Nurofia Fauziah

Tak Punya SIM A, Polwan di Jepang Pilih Mundur

Nurofia Fauziah

Gubernur Berharap Tim Olahraga Indonesia Jadikan Kochi Jepang Sebagai Basecamp Persiapan Olimpiade

Nurofia Fauziah

Seorang Remaja Tewas demi Selfie Bagus, sebelumnya Panjat Tiang Listrik 30 M dan Terjatuh

Nurofia Fauziah

Iran Lepaskan 54 Ribu Tahanan buat Mencegah Penyebaran Virus Corona di Penjara Antisipasi Covid-19

Nurofia Fauziah

Jepang Akan Keluarkan UU Darurat Pandemi Influenza Antisipasi Corona Breaking News

Nurofia Fauziah

Seekor Buaya Berukuran 4 Meter yang Dievakuasi dari Saluran Irigasi di Georgia Dikira Hoaks

Nurofia Fauziah

Kami Tak Ribut seperti Amerika Turki Tangkap Anggota Keluarga Abu Bakr al Baghdadi Erdogan

Nurofia Fauziah

Gadis Korea Tak hendak Hapus Make up Selama 2 Tahun Bahkan Ketika Tidur VIRAL Demi Cantik

Nurofia Fauziah

Jokowi Ma’ruf Dilaporkan Menang Telak Di Australia

Nurofia Fauziah

Leave a Comment