Nasional

Anak Buah John Kei Positif Narkoba Nus Kei Sempat Beri Pesan Update Kasus Penyerangan di Tangerang

Beberapa anak buah John Kei yang melakukan penyerangan terhadap Nus Kei di Green Lake City, Tangerang kini juga tersandung narkoba. Sebelumnya polisi telah melakukan tes urine terhadap John Kei dan 29 anak buahnya. Dua dari 30 orang yang melakukan tes dinyatakan positif narkoba.

Kasus penyerangan di kediaman Nus Kei terjadi pada Minggu (21/6/2020). Anah buah John Kei melakukan penyerangan dan pengrusakan secara membabi buta. Mereka membawa senjata untuk merusak rumah tersebut.

Kelompok itu juga melayangkan tembakan. Kendati demikian, ketika ditangkap, John Kei membantah telah memerintahkan anak buahnya menyerang kediaman Nus Kei. Bantahan tersebut diungkapkan oleh kuasa hukum John Kei.

Berikut deretan fakta baru mengenai kasus penyerangan di Green Lake City : Kuasa hukumJohnKei,AntonSudantamembantah jika kliennya memerintahkan anak buahnya menyerangNusKei. "Tentu itu kami membantah, karena nggak ada bukti sama sekali," kata Anton kepada wartawan.

Meski begitu, Anton mengatakan pihaknya menghormati jalannya proses penyidikan. "Ini masih dalam penyidikan. Jadi biarkanlah diuji dulu oleh penyidik. Kita lihat nanti seperti apa perkembangannya," ujar dia. Menurut Anton, polisi harus mengedepankan asas praduga tak bersalah selama proses penyidikan.

"Ada asas praduga tak bersalah, tidak boleh kita langsung menyalahkan seseorang sebelum ada kekuatan hukum yang tetap. Jadi, biarkanlah diuji dulu oleh penyidik, kita lihat nanti seperti apa perkembangannya," ungkap Anton. Nus Kei sempat mengirimkan pesan kepadaJohnKeiterkait permintaan bertemu hanya berdua. Dalam pesan whatsapp yang dikirimNusKei, dia meminta agarJohnKeitidak membawa anak buah.

Pertemuan berdua itu guna menyelesaikan masalah terkait pembagian uang hasil penjualan tanah secara kekeluargaan. Informasi tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. "Kita dapat dari barang bukti yang ada di WhatsApp. SempatNusKeisampaikan di situ, 'Tolong John kitaketemu ajaberdua. Jangan membawa kita punya anggota, ini urusan pribadi kita berdua'. Tetapi (pesanNusKei) tak ditanggapiJohnKei," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2020).

Kepada polisi,JohnKeimengaku kecewa terhadap pamannya atauNusKeikarena merasa dikhianati. Namun,JohnKeibelum menjelaskan secara detail pengkhianatan seperti apa yang dilakukan pamannya. "Dia akui merasa dikhianati olehNusKei, salah satunya masalah uang atau tanah ini. Masih ada beberapa lain yang belum diungkapkanJohnKei. Cuma dia sampaikan setiap ditanyakan itu. 'Saya dikhianati olehNusKei'," ungkap Yusri.

Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan urine terhadapJohnKeidan 29 anak buahnya yang ditangkap terkait kasuspenyerangandi Tangerang dan Jakarta Barat. Hasilnya, jelas Yusri, dua dari 30 tersangka dinyatakan positif menggunakan narkoba. "Terakhir semua kita cek urine dan sementara masih lanjut 30 orang ini. Baru dua orang dinyatakanpositifnarkoba, kita masih tunggu hasil urine lainnya," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2020).

Dari dua orang tersebut, Yusri memastikan bukanJohnKeiyang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba. Nus Kei mengaku ingin berdamai denganJohnKei, orang yang diduga hendak melakukan pembunuhan berencana terhadap dirinya. Alasannya adalah karenaJohnKeidanNusKeimasih memiliki ikatan keluarga. Dalam hal ini,NusKeimerupakan paman dariJohnKei.

"Ya kalau memang dipertemukan kenapa tidak, kami ini keluarga. Kalau ditarik lurus itu masih satu keturunan. Kalau bisa, kita berkumpul hidup damai," kataNusKeidi Klaster Australia,GreenLakeCity, Tangerang, Selasa (23/6/2020). Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus memastikan proses hukum tetap berjalan. "Ini pidana murni ya, silahkan saja di pengadilan tapi proses tetap berjalan karena ini Pasal 340, pembunuhan yang direncanakan," ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Kasuspenyerangandan penganiyaan ini dilatarbelakangi masalah pribadi antaraJohnKeidanNusKei. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana menyebut keduanya masih memiliki ikatan keluarga. "AntaraJohnKeidanNusKeidilandasi permasalahan pribadi terkait adanya ketidakpuasan pembagian uang hasil penjualan tanah," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana saat merilis kasus ini, Senin (22/6/2020).

Permasalahan tersebut tidak menemui penyelesaian hingga akhirnya terjadi aksi saling ancam. "Dengan dilandasi tidak adanya penyelesaian, mereka saling mengancam melalui HP," ujar Nana. Ia mengatakan, anak buahJohnKeilebih dulu melakukan penganiayaan di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, sekitar pukul 11.30 WIB.

"KelompokJohnKeiberjumlah lima sampai tujuh melakukan penganiayaan terhadap kelompokNusKei," kata Nana. Akibat penganiayaan tersebut, jelas Nana, satu orang meninggal dunia usai dibacok. Sedangkan, seorang anak buah Nus Kei lainnya mengalami putus jari tangan. "Korban ER meninggal dunia. Satu orang lain putus jari tangan, jari tangan putus berinisial AR," ujar dia.

Tak berselang lama setelah penganiayaan di Cengkareng, kelompokJohnKeimenuju perumahanGreenLakeCitydi Cluster Australia. Nana menuturkan, lokasi yang dituju kelompokJohnKeimerupakan kediamanNusKei. Akan tetapi, saat ituNusKeisedang tidak berada di kediamannya. Hanya ada istri dan anakNusKei.

Berita Terkait

Berikut ketentuan & Cara Daftar Pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang II Dibuka 20 April 2020

Nurofia Fauziah

Menko Luhut Imbau Masyarakat Manfaatkan Teknologi untuk Ciptakan Start Up

Nurofia Fauziah

Kementerian PPPA Salurkan Paket Khusus Bagi Perempuan & Anak

Nurofia Fauziah

Senam Irama hingga Soal TPS buat UTBK Jadwal & Live Streaming TVRI Belajar dari Rumah

Nurofia Fauziah

Hingga Superindo Alfamart PROMO JSM! 24 26 Januari 2020 Di Berbagai Minimarket Indonesia Indomaret

Nurofia Fauziah

Permainan Tradisional Anak & Memasak Hemat Gas Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Senin 20 Juli 2020

Nurofia Fauziah

Kemenkumham ‘Diserbu’ 2406 5 Instansi & 10 Formasi Paling Banyak Dilamar Pendaftar CPNS 2019

Nurofia Fauziah

Gubernur Sumbar Sambut Cukup Meriah Kedatangan Ratusan Turis China Di Tengah Heboh Virus Corona

Nurofia Fauziah

Jokowi Tanya Netizen: Ibu Kota RI Sebaiknya Pindah ke Mana? Alasannya Apa?

Nurofia Fauziah

Pemerintah Jamin Pasien Ditanggung BPJS Kesehatan 2 WNI di Depok Positif Virus Corona

Nurofia Fauziah

Pemuda Bawa Bendera saat Demo Masih Ditahan sang Ibu Ungkap Kabar Terkini Lutfi Alfiandi POPULER

Nurofia Fauziah

Menpan RB Tjahjo Kumolo Klarifikasi Pernyataannya soal ASN Pensiun Dapat Rp 1 Miliar

Nurofia Fauziah

Leave a Comment