Nasional

Amnesty Internasional Desak Pemerintah Cabut Larangan LGBT Daftar CPNS

Amnesty International Indonesia meminta syarat syarat diskriminatif bagi peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 segera dicabut. Ketentuan yang dimaksud yakni larangan bagi wanita hamil dan pelamar lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) untuk mengikuti seleksi CPNS 2019. "Persyaratan yang bersifat diskriminatif harus segera dicabut karena melanggar konstitusi dan tidak sesuai dengan kewajiban Indonesia di bawah hukum HAM internasional," ujar Direktur Eksekutif Amnesty International Usman Hamid melalui keterangan tertulis yang diterima, Minggu (24/11/2019).

Amnesty pun mengaku kecewa dengan adanya sejumlah ketentuan diskriminatif tersebut. Menurut Usman, proses perekrutan seharusnya didasarkan pada kompetensi dan bukannya menyampingkan kelompok tertentu. "Indonesia seharusnya merekrut kandidat terbaik untuk menjadi pegawai negeri sipil, bukannya menerapkan persyaratan yang mengandung kebencian terhadap kelompok tertentu dan tidak berdasar," kata dia.

Sebelumnya, anggota Ombudsman Ninik Rahayu mengatakan bahwa kebijakan tersebut tertuang dalam persyaratan peserta CPNS 2019 untuk Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Kejaksaan Agung (Kejagung). Menurut dia, kebijakan larangan wanita hamil mengikuti CPNS 2019 merupakan sebuah diskriminatif. "Jadi itu kan ada di pengumuman proses rekrutmen Kemhan, persyaratan CPNS 2019 di Kemhan itu membuat kualifikasi tidak menerima perempuan yang sedang hamil," ujar Ninik saat dihubungi, Kamis (21/11/2019).

Sementara itu, terkait pelamar LGBT yang dilarang mendaftar CPNS 2019, Ninik mengaku kebijakan tersebut diterapkan pada Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kejagung. Menurut laporan yang diterima Ninik, Kemendag telah menghapus kebijakan tersebut. Namun, Kejaksaan Agung masih menerapkan aturan tersebut. "Saya dengar Kemendag sudah diubah, sudah bisa menerima, persyaratan itu sudah dihilangkan, yang masih ada itu di persyaratan Kejaksaan Agung," kata dia.

Berita Terkait

Spirit UU PA 1960 Jangan Sampai Hilang

Nurofia Fauziah

Menaker Pastikan Tenaga Medis Hingga Relawan Covid -19 Dilindungi Program Jaminan Kecelakaan Kerja

Nurofia Fauziah

Singgung Nama Karni Ilyas Rocky Gerung Ungkap Jawaban Mengapa Tidak Pernah Muncul Lagi di ILC

Nurofia Fauziah

sang Menantu Abdi Setiawan Minta Doa buat Kesembuhan sang Mertua Kabarkan Kondisi Terkini Wiranto

Nurofia Fauziah

Pemadaman Listrik yang Bikin Resah: Penyebab Awal hingga Dampak Gangguan yang Dialami Warga

Nurofia Fauziah

TVRI SD Kelas 4-6 Senin 11 Mei 2020 Jawaban Berapa Liter Air Mineral Caca Sekarang

Nurofia Fauziah

35 Kasus Baru Virus Corona di Indonesia Diumumkan Total 69 di Antaranya umur Balita BREAKING NEWS

Nurofia Fauziah

Begini Tanggapan Manajemen VIRAL Pencuri di Minimarket Kepergok Bikin Pegawai Geram & Emosi

Nurofia Fauziah

Ini Solusi Bawaslu Anggaran APD Bagi Penyelenggara di Pilkada Belum Cair

Nurofia Fauziah

Yunarto Wijaya Analisa Sosok Sandiaga & AHY Maju Pilpres 2024 Siapa yang Paling Berpeluang Menang

Nurofia Fauziah

Mahasiswa hingga IRT Sudah Jadi ‘Agen Qurban’ Andakah Selanjutnya

Nurofia Fauziah

Proses Hukum KPK Penting buat Seleksi Jaksa-jaksa ‘Nakal’

Nurofia Fauziah

Leave a Comment