Techno

Alasan Kenapa Indonesia wajib Bangun SDM Berbasis Teknologi Digital

Adopsi teknologi digital dalam kerangka revolusi industri 4.0 diyakini dapat mempercepat realisasi 5 program prioritas Presiden Joko Widodo dalam periode pemerintahan 2019 2024. Teknologi digital seperti cloud computing, internet of things (IoT), artificial intelligence, big data analytics dinilai mampu mengakselerasi pencapaian kelima program prioritas Presiden Jokowi itu yakni pembangunan sumber daya manusia ( SDM), kelanjutan pembangunan infrastruktur, penyederhanan regulasi, reformasi birokrasi, dan transformasi ekonomi. "Infrastruktur sangat penting tapi itu isu kemarin, harusnya sudah selesai. Sekarang lebih kepada how to connect nya," ujar Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (SDPPI Kemkominfo) Ismail dalam keterangannya, Sabtu (28/12/2019).

Menurut dia, 5 program prioritas Presiden Jokowi selaku visi Indonesia menuju 2024 itu sangat membutuhkan adopsi teknologi digital serta dukungan information, communication, and technology (ICT). Menurut Ismail, adopsi itu mesti benar benar merakyat, sehingga dengan potensi Indonesia sebagai pasar yang besar, kita tidak ingin hanya menjadi penonton saja dan harus menjadi tuan rumah, paparnya. Terkait potensi pasar yang besar, lanjut dia, Indonesia butuh kompetensi peningkatan keahlian (skill) yang dapat diwujudkan dalam industri aplikasi lokal.

Pemerintah ingin agar produk lokal dibangun sejak awal, aplikasi butuh cloud, artificial intelligence, big data, dan teknologi ini diwujudkan dalam aplikasi lokal. "Inilah ekosistem berbasis teknologi digital dalam revolusi industri 4.0," ujar Ismail. Sementara itu, Agus F Abdillah, Chief Product and Services Officer Telkomtelstra, menilai kompetensi skill SDM di Indonesia merupakan salah satu faktor utama dalam mendorong industri masuk dalam transformasi digital sesuai tren revolusi industri 4.0.

"Dalam setiap revolusi industri butuh kompetensi skill yang berbeda beda, dimana revolusi industri 4.0 membutuhkan kemampuan yang mengarah kepada teknologi digital seperti artificial intelligence, cloud computing, machine learning," terang Agus. Menurut dia, dengan kondisi Indonesia yang akan didominasi generasi milenial, berusia 10 tahun hingga 39 tahun, tantangan terbesar adalah menyiapkan skill teknologi terdepan untuk SDM sedini mungkin.

Berita Terkait

3 Besar Dompet Digital Indonesia Untuk Transaksi Ritel, Transportasi dan Pengiriman Makanan Online

Nurofia Fauziah

Si Full Speed Flagship yang Cepat di Beragam Bidang Review realme X2 Pro

Nurofia Fauziah

VIDEO: Menggenggam Samsung Galaxy A50 dan A30, Ponsel Berlayar Poni

Nurofia Fauziah

FBI Curigai FaceApp sebagai Aplikasi Berbahaya Berasal dari Rusia

Nurofia Fauziah

Gelontor 40 Juta Dolar, Telkomsel Bentuk Anak Usaha Baru

Nurofia Fauziah

Pelanggan XL PRIORITAS Kini Bisa Menikmati Kuota Besar buat Nelpon

Nurofia Fauziah

5 Destinasi Wisata Malam Untuk Liburan Singkat

Nurofia Fauziah

Sosok Penting di Balik Kecanggihan Quad Camera 64 MP Realme XT Fotografer National Geographic

Nurofia Fauziah

Ini Harga Smart TV Sharp yang Punya Fitur Pengingat Adzan

Nurofia Fauziah

Huawei Dikabarkan akan Merilis Smartphone Unggulan Terbaru Setelah Huawei Mate 30

Nurofia Fauziah

Kisah Febri Sebagai Mitra Gojek Sewa Rumah hingga Beauty Class

Nurofia Fauziah

Pre-order 17 April 2020 Spesifikasi Lengkap iPhone SE Generasi Kedua & Harganya

Nurofia Fauziah

Leave a Comment