Bisnis

AICE Klaim Telah Perhatikan Kesehatan Buruh Hamil Jubir Serikat Buruh Sebut 13 Buruh AICE Keguguran

Manajemen Aice Indonesia, PT Alpen Food Industry (AFI)angkat bicara terkait aksimogok kerja sekitar 600 buruh es krim AICE yang dilakukan sejak 22 Februari 2020. Dalam aksi ini, beban kerja berat terhadap buruh hamil hingga menyebabkan keguguran menjadi poin yang krusial. Juru Bicara Serikat Buruh Demokratik Kerakyatan (F SEDAR), Sarinah mengatakan, dalam satu tahun terdapat 20buruh perempuan yang tidak dapat melahirkan bayinya dengan selamat.

"Kemarin ada kejadian lagi 2, jadi ada 20 kasus yang kami data," tambahnya. Menurut Sarinah, buruh di PT AFI baru mendapatkan keringanan kerja setelah usia kandungannya mencapai tujuh bulan. Ketika usia kehamilan sudah mencapai tujuh bulan, buruh diperbolehkan bekerja non shift dengan waktu kerja siang hari saja.

"Ibu hamil di Alpen (PT AFI) itu kalau usia kandungannya udah 7 bulan, udah tinggi, udah besar perutnya, baru dikasih non shift, bukan cuti loh, dan boleh kerja cuman siang hari aja," kata Sarinah. "Sementara kita kan tahu, usia kandungan rentan itu nggak cuma usiatujuh bulan tapi juga masa awal kehamilan atautrimester pertama itu juga sangat rentan," sambungnya. Menurut Sarinah, hal ini lah yang mengakibatkan tingginya kasus keguguran buruh di PT AFI.

Pihaknya pun telah melaporkan kasus ini pada perusahaan dan pengawas. Namun, Sarinah menilai respons pengawas terlalu lambat. "Sudah kita laporkan dari bulan November tapi pengawas baru datangFebruari 2020 ini, Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah 2 Kabupaten Bekasi lamban banget," ujarnya.

Sementara itu, dilansir dari ,Legal Corporate Alpen Food Industry, Simon Audrey Halomoan Siagian meyakini pihaknya sudah memenuhi ketentuan yang disebutkan dalam Pasal 72 UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Pasal tersebut memuat larangan pengusaha mempekerjakan pekerja perempuan hamil masuk pada shift malam (23.00 07.00). Namun hal itu hanya berlaku bagi pekerja perempuan hamil yang menurut keterangan dokter berbahaya untuk bekerja pada shift malam.

Sementara, jikatidak ada risiko kandungan maka pelarangan itu tidak berlaku. Kendati demikian, pasal yang sama mewajibkan perusahaan memberi buruh perempuan yang bekerja shift malam dengan makanan bergizi. "Kami sudah lakukan itu."

"Kami selalu berikan susu kotak dan makanan yang bergizi setiap malam entah roti atau makanan lain dalam rangka suplai gizi ibu ibu yang mengandung," ujarnya. Tak hanya itu, menurut Simon, setiap dua minggu sekaliPT AFImendatangkan bidan. Mereka jugamenyediakan pelayanan perawat dan dokter di unit pelayanan kesehatan setiap harinya untuk memastikan kesehatan buruh, termasuk buruh hamil.

Berdasarkan catatan perusahaan, terdapat 14 dari 91 buruh hamil yang mengalami keguguran. Angka itu dinilai cukup tinggi. Oleh karena itu, manajemen memutuskan untuk melakukan Medical Check Up oleh RS Omni khusus pada buruh hamil yang mengalami keguguran.

Menurut Simon,pihak rumah sakit mendapati bahwa keguguran tidak berkaitan dengan kondisi kerja. Terlebih, perusahaan juga telah memindahkan sementara tugas mereka dari posisi yang dilarang. Adapun posisi yang dilarang dalam ketentuan undang undang adalah tugas dalam posisi berdiri, posisi yang bersentuhan dengan mesin yang bergetar, dan posisi yang membuat mereka mengangkat benda berat.

"Kami pastikan semua pekerja hamil bekerja sesuai aturan perundang undangan," ujarnya.

Berita Terkait

Sebelum 30 April 2020 Segera Lapor SPT Tahunan Secara Online Login djponline.pajak.go.id

Nurofia Fauziah

Penyelesaian Jiwasraya Butuh Proses Panjang Jokowi

Nurofia Fauziah

Sri Mulyani Butuh Tambahan Utang hingga Rp 45 Triliun Per Pekan Biayai Defisit

Nurofia Fauziah

6 Triliun Hingga Pertengahan Mei 2020 BCA Restrukturisasi Kredit Senilai Rp 82

Nurofia Fauziah

Reksadana Sinar Mas Aman Diperdagangkan Pasar Sempat Bergejolak

Nurofia Fauziah

Pertamina Janjikan Kompensasi unruk Korban Tumpahan Minyak ONWJ di Karawang

Nurofia Fauziah

Mau Gunakan Jasa Pengiriman ke Luar Negeri? Perhatikan Hal Berikut  

Nurofia Fauziah

Penurunan Harga Solar Bisa Selamatkan Perekonomian Bambang Haryo

Nurofia Fauziah

Bus Apron di Ngurah Rai Diusulkan Berusia Tak Lebih dari 10 Tahun 2 Kali Terbakar

Nurofia Fauziah

Kementerian BUMN Sebut Asabri Masih Mampu Bayar Klaim Nasabah

Nurofia Fauziah

TelkomGroup Usung Solusi DIGIClinic Tantangan Integrasi Sistem Fasilitas Kesehatan Secara Digital

Nurofia Fauziah

Lempar Bola menuju Mahfud MD Kementerian BUMN Angkat Tangan Soal Kasus Asabri

Nurofia Fauziah

Leave a Comment