Corona

Ahli Kesehatan Sebut Protokol yang wajib Dilakukan Jika Sekolah Kembali Buka di Tengah Pandemi

Sekolah di beberapa wilayah di berbagai negara kembali dibuka meski pandemi virus corona belum berakhir. Ahli kesehatan menyebut pihak sekolah harus melakukan banyak perubahan jika hendak membuka kembali sekolah untuk para siswa. Ahli menyebut kelas dan bus sekolah akan menampung lebih sedikit murid.

Sedangkan pertemuan resmi seperti rapat guru atau pertemuan orang tua murid akan dilakukan melalui telekonferensi. Sekolah sekolah di Amerika Serikat biasanya akan meminta panduan dari Akademi Pediatrik Amerika (AAP)sertaPusat Pengendalian dan Pencegahan AS. Juru Bicara AAP, dr. Tanya Altmann, menyebut pihak sekolah harus menambah fasilitas kesehatan yang mumpuni.

Di antaranya adalah cek kesehatan, cek suhu tubuh sebelum masuk, hingga proses bertahap untuk kedatangan tamu ke sekolah. Pengunjung sekolah pun harus benar benar dibatasi. Altmann menyebut anak anak, terlebih yang memiliki penyakit bawaan, sangatlah rentan tertular virus.

Maka dari itu setiap sekolah di AS harus benar benar menyediakan segala fasilitas kesehatan dan aturan pembatasan. Altmann menjelaskan guru harus bisa mendesain kelas dengan murid yang lebih sedikit. Ruangan yang membuat murid bersentuhan atau berdesakan harus ditutup.

Serta memastikan semua murid rajin mencuci tangan dan menghindari saling meminjam barang. Jika sampai ada murid yang sakit, maka harus segera diperiksa dan dipulangkan atau dibawa ke rumah sakit. "Kita harus cepat mengujinya, mendiagnosis, dan mengisolasi, lalu melacak kontak," kata Altmann.

"Pelacakan ini lebih mudah dilakukan jika murid yang sakit berada di kelas yang hanya sedikit muridnya," sambungnya. Pakar kesehatan jiwa anak, Geoffrey Canada, mengkhawatirkan akan adanya klaster baru setelah sekolah sekolah dibuka. Canada menyebut nantinya akan ada epidemi berupa krisis kesehatan jiwa pada anak anak.

"Kita akan menghadapi epidemi pada anak anak di negara ini (AS)," kata Canada. "Kasihan anak anak, mereka tahu orang yang meninggal, mereka tahu orang yang sakit." "Udara yang mereka hirup, orang yang lewat di depanmu di jalan, tiba tiba mereka bahaya untukmu," ucapnya.

Canada memprediksi akan ada banyak siswa yang mengalami trauma. Sehingga pihak sekolah juga harus bersiap pada kesehatan jiwa anak didiknya.

Berita Terkait

Perantau Asal Pemalang Senang Dapat Bantuan Pemprov Jateng Tak Kunjung Dapat Bansos Pemprov Jakarta

Nurofia Fauziah

Sesak Napas saat Pidato Lalu Isolasi di Rumah Kronologi Bupati Karawang Positif Corona

Nurofia Fauziah

dan Jepang Korsel Wishnutama Luruskan Pernyataan Luhut yang Akan Tarik Wisatawan China

Nurofia Fauziah

712 Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RS Wisma Atlet Update 25 Juni

Nurofia Fauziah

Lebih dari 1 Juta Orang Berhasil Sembuh dari Covid-19 Kabar Baik dari Seluruh Dunia

Nurofia Fauziah

Masyarakat agar Lindungi Kelompok umur Rentan di Atas 45 Tahun & Pemilik Penyakit Penyerta

Nurofia Fauziah

Doni Monardo Persilakan KPK Sadap Teleponnya 

Nurofia Fauziah

MUI DKI Jakarta Akui Salat Jumat Dua Gelombang Tidak Memungkinan di Indonesia

Nurofia Fauziah

Doni Monardo Ungkap Penyebab Peningkatan Kasus Covid-19 Jawa Timur yang Sempat Lebihi DKI Jakarta

Nurofia Fauziah

Ini Lima Arahan Terbaru Presiden Jokowi Terkait Penanganan Pandemi Covid-19

Nurofia Fauziah

Yurianto Harap Tak Ada Lagi Penolakan Tegaskan Pemakaman Jenazah Corona Sesuai Protokol Medis

Nurofia Fauziah

Jateng 10 Ribu Penambahan Kasus Sembuh Lebih Banyak dari Tambahan Positif Ini Sebaran per Provinsi

Nurofia Fauziah

Leave a Comment