Kesehatan

8 Warna Kotoran Telinga Ini Ternyata Menunjukan Kondisi Kesehatan Seseorang, Penting Diperhatikan!

Warna kotoran telinga abu abu, hitam, merah, coklat, kering hingga yang berbau menunjukan kondisi kesehatan seseorang. Perhatikan warna kotoran saat kalian membersihkan rongga telinga. Pasalnya dari warna dan bentuk sisa lilin telinga tersebut dapat dilihat kondisi kesehatan seseorang beberapa hari terakhir.

Pada umumnya kotoran telinga adalah lilin yang melindungi rongga telinga dari benda asing yang mungkin masuk. Maka dengan berubahnya warna kotoran telinga, akan telihat apa saja yang tertangkap. Dilansir oleh Brightside, berikut ada 8 macam warna kotoran telinga.

Jika kotoran telinga berwarna abu abu tanpa gejala lain, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, mungkin hanya debu. Warna kotoran telinga ini adalah hal biasa bagi penduduk kota karena udara di kota kota agak tercemar. Jika kalian melihat ada bekas darah saat membersihkan telinga, itu dapat menunjukkan bahwa gendang telinga berlubang.

Dalam hal ini dipengaruhi oleh infeksi, yang menyebabkan otitis dan akibatnya memperburuk pendengaran. Itulah mengapa perlu mengunjungi dokter. Jika kotoran telinga berlebihan dan berwarna gelap, ini dapat menunjukkan bahwa tubuh tengah stres.

Itulah sebabnya harus mencoba menghabiskan beberapa hari di lingkungan yang tenang dan damai. Jika itu terjadi hanya sekali, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun, jika telingamu gatal dan menjadi lebih kuat, maka harus mengunjungi dokter karena warna hitam dari kotoran telinga menandakan infeksi jamur.

Warna putih kotoran telinga dapat menandakan bahwa ada kekurangan vitamin dan unsur mikro di dalam tubuh, khususnya zat besi dan tembaga. Karena itu disarankan untuk menambahkan kacang dan oatmeal ke dalam menu. Tidak buruk mengonsumsi vitamin juga. Jika ada bau tidak sedap yang kuat dari kotoran telinga, itu bisa menandakan infeksi di dalam telinga tengah.

Terlepas dari baunya, kalian mungkin juga mendengar suara berisik atau merasakan pendengaran berkurang. Jika kalian memiliki gejala gejala ini, ada baiknya mengunjungi dokter THT. Jika konsistensi kotoran telinga telah berubah baru baru ini, dapat menunjukkan awal dari proses peradangan.

Jika demikian, ada baiknya membuat janji dengan spesialis. Penjelasan termudah untuk kekeringan kotoran telinga adalah kurangnya lemak tanpa lemak di dalam tubuh. Terlepas dari itu, alasannya bisa jadi dermatitis dan penyakit kulit lainnya, yang bisa membuat kulit kering.

Berita Terkait

Kadar Lemak & Garamnya Tinggi Hati-hati Konsumsi Mi Instan! Nutrisinya Rendah

Nurofia Fauziah

Bijak Sebelum Membeli Suplemen Vitamin buat Perkuat Imunitas Tubuh

Nurofia Fauziah

Lindungi Kesehatan Si Buah Hati dengan 5 Nutrisi Ini!

Nurofia Fauziah

Siti Badriah Makan Taoge Tiap Hari Biar Cepat Hamil, Ternyata Ini Manfaat Taoge Menurut Pakar

Nurofia Fauziah

Begini Penjelasan Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty Perempuan Bisa Hamil Saat Berada di Kolam Renang

Nurofia Fauziah

Gula Batu Memiliki Kalori Paling Tinggi Dibanding Jenis Gula Lainnya

Nurofia Fauziah

Ini Penjelasan Ahli Bulan Ramadan Diprediksi sebagai Puncak Penyebaran Virus Corona di Indonesia

Nurofia Fauziah

dari Jeruk hingga Cabai 9 Makanan yang Kaya dengan Vitamin C

Nurofia Fauziah

Jadi Pendonor Sumsum Tulang untuk Ani Yudhoyono, Ini Risiko yang Akan Dirasakan Pramono Edhie

Nurofia Fauziah

Menaikkan Berat Badan Bayi dengan Rutin Berikan Buah-buahan Ini Apa Saja

Nurofia Fauziah

Mandi Air Hangat hingga Makan Pedas Redakan Hidung Mampet 8 Tips Atasi Hidung Tersumbat karena Flu

Nurofia Fauziah

Hanya dengan Minum Air Sebelum Makan Cara Menurutkan Berat Badan Tanpa Diet ataupun Olahraga

Nurofia Fauziah

Leave a Comment