Sains

5 Fenomena Gerhana Matahari Total yang Pernah Terjadi di Indonesia, Tahun 1983 Paling Mencekam

Inilah 5 Gerhana Matahari Gerhana Matahari Total yang pernah terjadi di Indonesia. Gerhana Matahari terjadi ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari, sehingga menyebabkan cahaya Matahari tertutup oleh Bulan. Pada hari ini, Selasa 2 Juli 2019 nanti akan terjadi Gerhana Matahari Total, yakni fenomena ketika Matahari tertutup sepenuhnya oleh Bulan.

Namun, peristiwa ini tidak bisa diamati dari Indonesia. Fenomena ini terjadi di atas Samudra Pasifik dan hanya bisa dilihat secara langsung di beberapa negara Amerika Selatan seperti Chile dan Argentina. Kendati demikian, di Indonesia pernah terjadi Gerhana Matahari Total beberapa kali.

Fenomena yang langka tersebut tentu menjadi spesial. Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016 saat itu tidak bisa di nikmati diseluruh wilayah Indonesia. Hanya beberapa kota saja yang bisa menikmati fenomena ini, yaitu Bengkulu, Palembang, Palangkaraya, Balikpapan, Tanjung Pandan, Palu dan Ternate.

Pada saat itu, kota kota besar lain di Indonesia, seperti Jakarta dan Surabaya tetap dapat mengamati gerhana namun bukan gerhana total. Bulan akan tetap terlihat menutupi piringan Matahari, tetapi tidak 100%, atau kota Jakarta dan Surabaya hanya akan mengalami gerhana matahari sebagian saja. Keadaan langit yang tidak kebagian gerhana total juga tidak akan terlalu gelap, bahkan justru tidak terasa sedang terjadi gerhana.

Gerhana Matahari Total yang terjadi pada 24 Oktober 1995 di Indonesia tersebut berdurasi sekitar 2 menit. Gerhana Matahari Total melintasi pulau kecil di ujung utara Indonesia, Pulau Sangihe di Sulawesi Utara. Gerhana Matahari Total yang terjadi pada 11 Juni 1983 ini melewati Jawa dan Sulawesi.

Pada saat itu terjadi kehebohan dan suasana yang sedikit mencekam. Jalanan sepi karena saat itu warga dilarang untuk ke luar rumah. Saat itu, ada informasi yang beredar yakni menyaksikan gerhana bsa membuat mata buta.

Kegiatan atau aktivitas di luar pun diliburkan sementara. Saat itu, saluran telebisi yang dimiliki Indonesia, TVRI menyiarkan langsung fenomena ini. TVRI menyiarkan langsung momen gerhana matahari total dari atas Candi Borobudur.

Gerhana Matahari Total pada 18 Maret 1988 melintasi wilayah Sumatera dan Kalimantan. Tahun 1990 an di Indonesia juga pernah terjadi Gerhana Matahari Total. Kendati demikian, belum banyak dokumen yang mencatat peristiwa ini.

Dua Gerhana Matahari Total yang terjadi pada era tahun 1900 an yakni Gerhana Matahari tanggal 18 Mei 1901 yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan dengan durasi 6,5 menit. Kemudian ada juga Gerhana Matahari tanggal 9 Mei 1929 di Takengon, Aceh dengan durasi 5,1 menit. Gerhana Matahari Total memiliki lima fase utama dalam proses terbentuknya.

Saat di mana piringan Bulan pertama kali ‘menggigit’ piringan Matahari, menandakan bermulanya gerhana. Fase ini disebut Gerhana Matahari Sebagian (Partial Solar Eclipse). Saat di mana hampir keseluruhan piringan Matahari telah terhalangi oleh piringan Bulan.

Matahari akan menghilang dan langit akan menggelap seperti saat senja. Puncak Gerhana adalah fase yang paling ditunggu tunggu para pengamat langit. Fase puncak gerhana akan berlangsung selama maksimal 2 menit.

Saat di mana kita akan kembali melihat silau Matahari, menandakan piringan Bulan sudah mulai bergerak membuka piringan Matahari. Saat di mana piringan Bulan telah kembali membuka keseluruhan piringan Matahari, menandakan gerhana telah usai.

Berita Terkait

Harus Pakai Inovasi Lokal yang Punya TKDN Tinggi Bangun Ibu Kota Baru BPPT

Nurofia Fauziah

Perubahan Warna Langit Jadi Pertanda? Topan Hagibis Terjang Jepang Hingga Tewaskan 4 Orang

Nurofia Fauziah

Berikut Fakta Unggas Satu Ini Bebek Dijadikan Google Doodle dalam Peringatan Hari Ibu

Nurofia Fauziah

18 Desember 1856 – Kelahiran J.J. Thomson Fisikawan Inggris Penemu Elektron Hari dalam Sejarah

Nurofia Fauziah

Begini Penjelasan Ilmiah Kenapa Wisatawan Bisa Terseret ‘Ombak Pembunuh’ di Pantai Selatan

Nurofia Fauziah

Ada Hujan Meteor hingga Gerhana Matahari Catat Ini 12 Fenomena Langit Indonesia di Bulan Desember

Nurofia Fauziah

Perhelatan Paris Air Show 2019 Siap Pamerkan Pesawat Listrik Sampai Taksi Terbang

Nurofia Fauziah

Para Ahli Buka Suara Soal Anak Anak SD Yang Bermain Dekat Pusaran Angin Puting Beling

Nurofia Fauziah

Ahli Psikologi Ungkap Rasa Takut VS Rasa Penasaran Pada Cerita Horor KKN di Desa Penari Viral

Nurofia Fauziah

Ini Dia Drone Yang Hampir Memicu Perang AS Iran, Lihat Kehebatan Dan Harganya

Nurofia Fauziah

Tahun Depan 10 Startup Bermitra dengan Industri Pusat Unggulan Iptek Hasilkan 863 Hak Paten

Nurofia Fauziah

BMKG Sebut Hoax Beredar Pesan Soal Suhu Udara Capai 40 Derajat

Nurofia Fauziah

Leave a Comment