Travel

5 Fakta di Balik Makanan di Pesawat yang Jarang Diketahui Penumpang

Saat naik pesawat terbang, biasanya penumpang disajikanmakanan di pesawat. Meskipun terlihat lezat, namun makanan di pesawat biasanya memiliki rasa yang tidak terlalu gurih. Bahkan tidak sedikit penumpang pesawat yangmenganggap makanan di pesawat dimasak dengan sedikit bumbu.

Padahal pada kenyataannya tidak seperti itu. Selama penerbangan, indera perasa manusia menjadi tumpul, sehingga makanan apapun terasa sedikit hambar. Biasanya makanan di pesawat akan dibuat dengan menyesuaikan indera perasa.

Sehingga rasanya akan sangat berbeda jika dimakan di darat. Tentu saja tidak ada makanan yang dimasak di pesawat. Seluruh makanan yang disajikan pramugari disiapkan di dapur bandara sebelum pesawat berangkat.

Karena makanan dimasak di darat, maka pramugari membutuhkan waktu beberapa saat sebelum menyajikannya. Sebelum disajikan, makanan harus dipanaskan terlebih dahulu. Bagaimana dengan makanan yang harus disajikan dalam keadaan dingin?

Makanan seperti salad, buah, cheesecake, atau sandwich, biasanya didinginkan menggunakan es kering atau dry ice. Dengan cara ini, makanan tersebut akan tetap tersaji dalam kondisi dingin dan segar. Mengapa pramugari menyajikan minuman dan kudapan terlebih dahulu?

Pramugari membutuhkan waktu 20 25 menit untuk memanaskan makanan. Sehingga biasanya mereka menyajikan minuman dan snack terlebih dahulu, sebelum menyajikan makanan utama. Kebanyakan orang berpikiran pramugari tentu akan lebih memilih bekerja melayani orang orang 'mewah' dalam pesawat kelas bisnis atau kelas utama.

Dibandingkan melayani ratusan penumpang pesawat di kelas ekonomi yang sering merasa kebingungan saat naik pesawat. Namun ternyata hal itu tidak ada di pikiran mayoritas pramugari. Dikutip dari New York Post, banyak perusahaan penerbangan memiliki sistem promosi, di mana pramugari pertama kali akan memulai bekerja dalam kelas ekonomi.

Namun beberapa perusahaan mempersilakan pramugari memilih di mana mereka akan bekerja untuk penerbangan tersebut. Berdasarkan pendapat sejumlah pramugari, bekerja dalam kabin mewah membuat mereka bekerja lebih keras. Heather Wilde, seorang mantan pramugari, mengatakan pekerjaannya jauh lebih mudah saat bekerja di kelas ekonomi.

"Ketika terbang dalam pesawat kelas ekonomi, semuanya akan terasa lebih mudah. Pramugari senior akan menangani dokumen, sedangkan yang lain akan menangani makanan dan minuman," jelas Wilde dalam situs Quora. Sementara dalam kelas bisnis dan kelas utama, lanjut Wilde, tidak akan ada waktu untuk beristirahat. Nuralia Mazlan, yang juga seorang pramugari menambahkan, melayani 100 orang di kelas ekonomi lebih baik daripada 16 orang di kelas bisnis.

Berita Terkait

Situ Janawi di Kabupaten Majalengka, Tawarkan Pesona ‘Telaga Suci’ nan Jernih

Nurofia Fauziah

Panduan Transportasi, Harga Tiket dan Tips Liburan ke Candi Borobudur ala TribunTravel

Nurofia Fauziah

Jangan Percaya 4 Mitos Ini Jika Ingin Mendapatkan Tiket Pesawat Murah

Nurofia Fauziah

Raffi Ahmad & Nagita Slavina Ajak Rafathar menuju Universal Studios Singapore Fans

Nurofia Fauziah

Cerita Khansa, Pendaki Cilik Asal Cibubur yang Gapai Puncak Tertinggi Kilimanjaro Afrika

Nurofia Fauziah

5 Makanan yang Masih Aman Dikonsumsi Meski Sudah Berjamur, Simak Cara Mengonsumsinya

Nurofia Fauziah

Suasananya Obati Rindu Kampung Halaman 7 Tempat Nikmati Kuliner Tradisional Jogja

Nurofia Fauziah

Gara-gara ‘Kaos Setan’ Penumpang Wanita ini Malah Dapat Masalah

Nurofia Fauziah

Ini 8 Hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Gunakan Transportasi Kereta Api

Nurofia Fauziah

Yuk Isi Libur Lebaran ke Destinasi Paling Hits di Depok

Nurofia Fauziah

7 Hotel Murah di Puncak Bogor, Tarif Inap Mulai Rp 81 Ribu per Malam

Nurofia Fauziah

Ke-Santuy-an Tahun Baru Ala Havana di Santika Garut

Nurofia Fauziah

Leave a Comment