Corona

4 Tips Melewati Masa Pandemi Corona dalam Kehidupan Rumah Tangga

Guna mencegah perkembangan penularan covid 19 atau virus corona, sejumlah pemerintah dan instansi telah mengeluarkan sejumlah kebijakan. Sejumlah daerah diketahui memberi kebijakan agar siswa siswi untuk belajar di rumah. Sedangkan sejumlah kantor perusahaan memberikan kebijakan agar karyawannya bekerja dari rumah.

Ditambah lagi, pemerintah mengimbau warga untuk menjaga jarak atau social distancing , termasuk dengan anggota keluarga di rumah. Lantas bagaimana agar keluarga mampu menjalankan berbagai macam kebijakan untuk mencegah penyebaran covid 19 dengan tenang dan tidak mengganggu keharmonisan? Psikolog Kurniasih Dwi Purwanti atau biasa disapa Unie mengungkapkan beberapa hal yang harus diperhatikan keluarga untuk melewati masa pandemi covid 19.

Berikut 4 hal yang harus diperhatikan keluarga untuk melewati masa pandemi covid 19. Poin pertama yang harus dilakukan keluarga untuk melewati masa pandemi covid 19 adalah dengan memberi pemahaman terhadap anggota keluarga. Terutama, pemahaman akan kebijakan pemerintah.

Pemahaman tersebut harus bisa diterima seluruh anggota keluarga, termasuk anak anak. "Sampaikan dengan bahasa yang jelas, lugas dengan diskusi singkat di rumah, bila perlu dengan gambar untuk anak anak," ungkapnya. Selain itu, Unie mengungkapkan orangtua harus berperan aktif dalam masa masa social distancing.

Terutama, aga kebijakan belajar di rumah betul betul mampu dilaksanakan dengan baik. Unie menyebut belajar di rumah sebenarnya biasa terjadi dalam kondisi normal. Akan tetapi situasi pandemi covid 19 membuat belajar di rumah dilakukan dalam waktu yang lama.

"Karena situasi mendadak ini jadi perlu pemahaman dari semua," ujar Unie. Unie mengungkapkan sikap dan tindakan orangtua menjadi hal penting dalam masa masa anak belajar di rumah. Beberapa hal yang harus dilakukan orangtua menurut Unie yaitu :

Diskusi tiap tahapan yang harus dilakukan Membuat jadwal yang realistis untuk anak belajar Selingi dengan kegiatan bermain di rumah

Kegiatan motorik halus dan motorik kasar di dalam rumah Makan snack, dll. "Selain itu awasi dan evaluasi tiap harinya, dan jangan lupa selalu diawali dengan doa dan diakhiri juga doa," ujar Unie.

Tidak dipungkiri, menyebarnya virus asal Kota Wuhan China hingga berbagai penjuru dunia mengakibatkan kepanikan. Unie mengungkapkan, setiap orang harus bisa mengontrol stress. "Stress menghadapi situasi ini akan menurunkan imunitas tubuh," ujarnya.

Unie pun memberikan beberapa macam hal yang bisa dilakukan agar psikis tetap terjaga, yaitu : Cukup tidur Cukup asupan makanan bergizi

Aktivitas fisik ringan Tetap keep dengan sosial, perkuat hububgan dan dukungan sosial, via media, telepon, WA, dll Olah rasa (perasaan), melihat sisi positif dari situasi ini, dan berusaha tetap tenang. serta tidak lebay namun tidak lalai

Batasi media dan TV, dalam artian cari sumber yang dipercaya untuk mendapat informasi Selain itu, Unie juga mengungkapkan agar seluruh anggota keluarga menjaga kebersihan. Terlebih bagi anggota keluarga yang beraktivitas di luar rumah.

"Jangan langsung menyentuh anggota keluarga lain, ke anak anak, istri, atau suami," ungkapnya. "Paling tidak cuci tangan kaki, muka, jika bisa langsung mandi dan berganti pakaian," ujar Unie.

Berita Terkait

Ahli Kesehatan Sebut Protokol yang wajib Dilakukan Jika Sekolah Kembali Buka di Tengah Pandemi

Nurofia Fauziah

Total 9.771 Kasus Pasien Sembuh Jadi 1.391 Update Kasus Corona di Indonesia per 29 April 2020

Nurofia Fauziah

Ini Kata Akademisi UGM Kalung Eucalyptus Disebut sebagai Antivirus Covid-19

Nurofia Fauziah

Perintahkan Rapid Test hingga APD Tenaga Medis Disiapkan Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Corona

Nurofia Fauziah

Pasien Positif 4.241 Kasus DKI Jakarta Masih Terbanyak UPDATE Corona Indonesia di 34 Provinsi

Nurofia Fauziah

Sesak Napas saat Pidato Lalu Isolasi di Rumah Kronologi Bupati Karawang Positif Corona

Nurofia Fauziah

Pemerintah Disebut Lebih Pilih Selamatkan Ekonomi Ketimbang Kesehatan Masyarakat

Nurofia Fauziah

Berikut 60 Mal di Jakarta yang Berencana Buka Lagi 5 Juni Nanti & Ancaman Anies Baswedan

Nurofia Fauziah

Kurangnya Persiapan Dinilai sebagai Penyebab 3.300 Petugas Medis di Italia Tertular Virus Corona

Nurofia Fauziah

5 Miliar buat Hadapi COVID-19 Tempo Scan Tuntaskan 100% Bantuan Rp 17

Nurofia Fauziah

DKI Jakarta Terbanyak 1.510 Orang Hingga Kini Total 5.057 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Indonesia

Nurofia Fauziah

Angka Positif Covid-19 di Lima Provinsi Ini Masih Tinggi

Nurofia Fauziah

Leave a Comment